• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini Lima Skema Penempatan Kerja Menjadi PMI yang Prosedural

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 11 Juni 2024 - 02:22
in Headline
diskusi

Pranata Humas Ahli Madya BP2MI Dina Lutfia saat memberikan Sosialisasi tentang Penempatan dan Pelindungan PMI di Depok, Jawa Barat. Foto: Dok INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengemukakan, sejumlah skema penempatan calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang mencoba peruntungan bekerja ke luar negeri. Salah satunya, Government to Government (G to G).

Pranata Humas Ahli Madya BP2MI Dina Lutfia mengatakan, program Government to Government (G to G) atau antarpemerintah sangat direkomendasikan bagi calon pekerja migran Indonesia, lantaran menjamin perlindungan di negara penempatan.

BacaJuga:

Polemik Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN, Gerindra Sebut Sah dan Sudah Dilaksanakan di Presiden era Sebelumnya

Momentum Iduladha, Purbaya Sebut Nilai Kurban Selaras dengan Amanah Menjaga Keuangan Negara

Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha 2026 di Masjid Istiqlal

“Dari sisi pekerjaan, perlindungan maupun pascanegara penempatan dijamin perlindungannya,” kata Dina Lutfia dalam diskusi bertema ‘Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia’ kerja sama BP2MI bersama PT Indonesia Digital Pos (IDP) di Kota Depok, Jawa Barat, Senin (10/6/2024).

Terdapat tiga negara yang menjadi tujuan penempatan G to G. Di antaranya, dua negara berada Asia dan satu negara di Eropa. Dengan bidang pekerja yakni, manufaktur, perikanan hingga perawat.

“Saat ini G to G ada di beberapa negara. Utamanya ke Korea Selatan, Jepang, dua tahun terakhir ke Jerman. Satu tahun terakhir ke Qatar,” jelas Dina.

Selain itu, skema Government to Private (G to P). Artinya dari Pemerintah Indonesia ke pihak luar negeri yang berbadan hukum, biasanya perusahaan swasta. “Paling tidak, harus berbadan hukum dan terdaftar,” ujar Dian.

Ada skema Private to Private (P to P), dilakukan kerja sama P3MI dengan mitra usaha atau pemberi kerja. Serta skema Untuk Kepentingan Perusahaan Sendiri (UKPS) hingga Mandiri.

“Gambarannya (UKPS) adalah biasa bekerja di perusahaan swasta, dia menempatkan karyawannya ke luar negeri biasa di sektor oil dan gas,” terang Dian.

Ia mengimbau, masyarakat jika tertarik bekerja ke luar negeri untuk mengikuti prosedur penempatan yang benar sesuai aturan pemerintah. Sehingga mendapat perlindungan hukum di negara penempatan kerja.

“Utamanya tentang perlindungan.
ketika bekerja ke luar negeri dengan dokumen yang lengkap. Bekerja melalui lembaga atau pun pemerintah, perlindungannya ketika teman-teman berangkat sampai kepulangan,” imbaunya.

Jumlah pekerja migran Indonesia saat ini ada 9 juta. Ada 3,6 juta yang terdaftar di Sistem Komputerisasi (Sisko) P2MI. Sementara ada 5,4 juta diasumsikan berangkat secara non-prosedural.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Konten Indoposco dan Indopos.co id Juni Armanto menyatakan, semua pekerjaan itu selalu ada risikonya. Baik yang bekerja di luar negeri maupun dalam negeri.

“Kalian pernah melihat di sosmed tentang pekerja migran (non prosedural, red), yang dianiaya tidak dibayar. Kemudian dia bikin konten di sosmed untuk meminta bantuan. Itu lah salah satu keuntungan sisi media sosial, selain sisi media massa,” ucap Juni Armanto.

Pekerja migran itu bikin konten tujuannya meminta pertolongan kepada Pemerintah Indonesia. Juga netizen atau masyarakat Indonesia. “Jadi jangan takut bekerja di luar negeri. Netizen kita pasti mendukung, dapat dukungan pasti ketika ada masalah seperti itu,” jelas Aro disapannya. (dan)

Tags: BP2MIpekerja migran

Berita Terkait.

banong
Headline

Polemik Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN, Gerindra Sebut Sah dan Sudah Dilaksanakan di Presiden era Sebelumnya

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:11
purbaya
Headline

Momentum Iduladha, Purbaya Sebut Nilai Kurban Selaras dengan Amanah Menjaga Keuangan Negara

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:01
gibran
Headline

Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha 2026 di Masjid Istiqlal

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:44
menag
Headline

Menag Gaungkan Spirit Iduladha 2026, Ajak Berbagi dan Menjaga Kehidupan

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:31
API-IMA Ingatkan Risiko Pasar Jika Transisi Kebijakan Ekspor Tidak Terarah
Headline

Suhu Makkah Tembus 47 Derajat, DPR Desak Pengawasan Ketat Jemaah Lansia

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:31
hantavirus
Headline

Pulang Berlayar dari Somalia, 4 ABK di Jakbar Sempat Suspek Hantavirus

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:47

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5675 shares
    Share 2270 Tweet 1419
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3001 shares
    Share 1200 Tweet 750
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2506 shares
    Share 1002 Tweet 627
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2304 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    1210 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.