• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat Minta Prabowo-Gibran Tak Bagi-bagi Jatah Kursi Kekuasaan ke Oposisi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 25 April 2024 - 17:21
in Nasional
Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti. (Dok. Lima)

Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti. (Dok. Lima)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti, menyampaikan bahwa banyak pesan tersebar luas yang menyerukan perlunya penghormatan terhadap pemenang setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Menurutnya, imbauan semacam ini telah menjadi hal umum bagi publik.

“Menghormati pilihan masyarakat yang tidak memilihnya dengan berada di luar kekuasaan koalisinya. Senyatanya, yang memilih pasangan Prabowo-Gibran adalah 58 persen. Sisanya yakni 42 persen menyatakan tidak memilihnya,” katanya dikonfirmasi indopos.co.id pada Kamis (25/4/2024).

BacaJuga:

ICE Institute Percepat Transformasi Pembelajaran Digital, Ribuan Mahasiswa Nikmati Kampus Tanpa Batas

KPU Jakarta Soroti Dua “Gap” Pengaturan Lembaga Survei dalam WAPOR Asia Pacific

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Artinya, kata Ray, mereka memilih untuk berseberangan dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Alias berada di posisi oposisi.

“Di sinilah pentingnya sang pemenang menghormati pilihan 42 persen rakyat itu. Jangan menarik-nariknya ke dalam koalisi dalam bentuk penjatahan kabinet dan sebagainya,” tuturnya.

Ray menjelaskan, Prabowo-Gibran sebaiknya tidak lagi berusaha menarik atau menawari partai-partai yang tidak termasuk dalam koalisi mereka.

Karena jelas, dukungan yang diberikan oleh rakyat kepada mereka bukan untuk diperjualbelikan dengan janji posisi dalam kabinet atau kekuasaan lainnya, tak peduli alasan apa pun.

“Biarkanlah partai-partai tersebut tetap di luar pemerintahan sebagai kontribusi penting dalam memperkuat dan menjaga tradisi demokrasi yang sehat,” jelas Ray.

Ray berujar, selain itu, partai-partai yang tidak mendukung Prabowo-Gibran seharusnya mempertahankan kepercayaan yang diberikan oleh pemilihnya dengan tidak bergabung dalam koalisi Prabowo-Gibran.

“Jika pada akhirnya mereka tetap bergabung, sebaiknya hal ini diumumkan sebelum pemilihan presiden dilakukan. Hal ini khususnya penting bagi 3 partai politik yang mengadvokasi perubahan,” ujar Ray.

Selain itu, partai-partai ini sama sekali tidak memiliki dasar moral dan lainnya untuk bergabung ke koalisi Prabowo-Gibran.

“Mereka juga harus menghormati suara rakyat yang memilih mereka. Bukan hanya menghormati pemenang saja,” tandasnya.

Tak hanya itu, ada lagi yang menjadi kekhawatiran pasangan Prabowo-Gibran. Meskipun mereka memenangkan pemilihan dengan margin 58 persen dalam satu putaran, tampaknya ini tidak memberikan mereka kekuatan yang cukup untuk mengelola pemerintahan.

“Meskipun, di sisi lain, pencapaian ini dianggap sebagai bukti kepercayaan penuh dari rakyat pada mereka. Jika demikian, dengan dukungan besar dari pemilih, apa yang membuat mereka ragu-ragu dalam mengelola pemerintahan?,” kata Ray.

Ray menambahkan, dengan kemenangan 58 persen, apa yang membuat pasangan Prabowo-Gibran tidak percaya diri mengelola kekuasaan.

“Dalam hal ini, pemenang juga sudah semestinya move on. Move on dari rasa masih bersaing. Pemilu sudah selesai. Prabowo-Gibran sudah mendapat 58 persen suara. Saatnya move on, yang menang berkuasa, yang kalah beroposisi,” pungkasnya. (fer)

Tags: koalisioposisiPrabowo - GibranPresiden Terpilihray rangkuti

Berita Terkait.

ice
Nasional

ICE Institute Percepat Transformasi Pembelajaran Digital, Ribuan Mahasiswa Nikmati Kampus Tanpa Batas

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:40
dody
Nasional

KPU Jakarta Soroti Dua “Gap” Pengaturan Lembaga Survei dalam WAPOR Asia Pacific

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:23
bowo
Nasional

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12
sutan
Nasional

Ketua DPD RI Sambut Skema Top Up Anggaran Daerah, Dinilai Ringankan Beban Fiskal

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:02
dokter
Nasional

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:11
DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:56

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3016 shares
    Share 1206 Tweet 754
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.