• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemenkeu Sebut Industri Keuangan Syariah Indonesia Terus Bertumbuh

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 26 Februari 2024 - 22:08
in Ekonomi
Arief-Wibisono

Staf Ahli Menteri Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan Arief Wibisono memberikan pemaparan dalam peluncuran "Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (KEKSI) 2023" yang diikuti secara virtual Jakarta, Senin (26/2/2024). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCOID – Staf Ahli Menteri Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan Arief Wibisono mengungkapkan industri keuangan syariah di Indonesia terus bertumbuh.

Hal itu salah satunya tercermin pada aset keuangan syariah Indonesia yang tumbuh 6,75 persen pada September 2023, dengan nilai aset mencapai Rp2.452,57 triliun.

BacaJuga:

WYCE Hadirkan Collagen Drink Pertama dengan Korean Heartleaf, Tawarkan Solusi Kulit Sehat dari Dalam

Tinjau Pelayanan Kepabeanan Tanjung Priok, Menkeu Dorong Percepatan Arus Logistik Nasional

Bank Jakarta Siapkan 4 Strategi untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

“Industri keuangan syariah di Indonesia terus mengalami peningkatan,” kata Arief dalam peluncuran “Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (KEKSI) 2023” seperti dikutip Antara, Senin (26/2/2024).

Aset keuangan syariah tersebut meliputi pasar modal syariah senilai Rp1.457,73 triliun atau 59,44 persen, perbankan syariah Rp831,19 triliun atau 33,92 persen, dan industri keuangan non-bank (IKNB) Rp162,85 triliun atau 6,64 persen.

Di sisi lain, market share industri keuangan syariah terhadap industri nasional juga terus mengalami kenaikan. Secara rinci, ia menyebutkan market share pasar modal syariah 20,52 persen, perbankan syariah 7,27 persen, dan IKNB syariah 5 persen.

Kinerja positif industri keuangan syariah Indonesia mendapatkan pengakuan secara global. Ia merujuk pada data the Global Islamic Economy Indicator (GIEI) dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2023 yang dirilis oleh DinarStandard di Dubai, Uni Emirat Arab, di mana Indonesia menempati posisi ketiga setelah Malaysia dan Arab Saudi.

Peringkat Indonesia pada 2023 meningkat bila dibandingkan capaian sebelumnya yang berada di peringkat empat.

Namun, Arief mengatakan porsi aset keuangan syariah terhadap keuangan nasional terbilang masih sangat rendah, yakni hanya sekitar 10,81 persen.

Untuk itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah nasional, salah satunya melalui penguatan pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Dalam UU tersebut, pemerintah mengatur tentang perluasan bisnis dan spin off unit usaha syariah, baik pada sektor perbankan, pasar modal, maupun IKNB.

“Semoga UU P2SK merupakan inisiatif nyata dalam pengembangan keuangan syariah,” tutur dia. (wib)

Tags: Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah IndonesiaKemenkeuKeuangan Syariah Indonesia

Berita Terkait.

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik
Ekonomi

WYCE Hadirkan Collagen Drink Pertama dengan Korean Heartleaf, Tawarkan Solusi Kulit Sehat dari Dalam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:49
Tinjau Pelayanan Kepabeanan Tanjung Priok, Menkeu Dorong Percepatan Arus Logistik Nasional
Ekonomi

Tinjau Pelayanan Kepabeanan Tanjung Priok, Menkeu Dorong Percepatan Arus Logistik Nasional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:41
agus
Ekonomi

Bank Jakarta Siapkan 4 Strategi untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:06
emp
Ekonomi

Penjualan hingga Laba Bersih Naik Dua Digit, EMP Siapkan Langkah Ekspansi Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:15
menkop
Ekonomi

Ferry Resmikan Koperasi Nasional Laskar Juang Indonesia, Wujudkan Ekonomi Berdikari

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:04
btn
Ekonomi

Tak Lagi Ribet, BTN dan Pinhome Hadirkan Pengalaman End-to-End Beli Rumah Secara Digital

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:12

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2216 shares
    Share 886 Tweet 554
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1137 shares
    Share 455 Tweet 284
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1216 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.