• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jepang dan Inggris Resesi, Komisi XI DPR Minta IKN dan Food Estate Ditinjau Ulang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Februari 2024 - 11:10
in Ekonomi
iknn

Ilustrasi IKN. Foto: Setkab untuk INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inggris dan Jepang tenggelam dalam jurang resesi. Dua negara dengan kapasitas ekonomi besar di dunia itu mengalami penyusutan ekonomi selama dua kuartal berturut-turut. Apaka mandeknya perekonomian dua negara itu dapat berkontribusi ke pelemahan ekonomi global, termasuk Indonesia?

“Bagi saya hal iri tidak berpengaruh signifikan terhadap Indonesia,” kata anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Muharam, mengawali pembicaraannya kepada media, Jumat (23/2/2024).

BacaJuga:

Semangat Sumpah Pemuda, Pertamina Perluas Ruang Inovasi dan Kewirausahaan Anak Muda

Pertamina Perkuat Benteng Energi ASEAN, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global

Bekali Siswa Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

Ecky pun menjabarkan alasannya, Jepang sudah lemah ekonominya sejak sepuluh tahun terakhir.

“Jepang mengalami stagnan perekonomiannya sudah sangat lama banget ya, bahkan sudah mencapai satu dekade. Dan sejak Covid-19 Jepang memang belum mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dan terbukti tidak berpengaruh signifikan ke Indonesia saat ini,” ucapnya.

“Bahkan, meski Jepang termasuk yang FDI (Foreign Direct Investment-sumber pendanaan proyek pembangunan) nya termasuk tinggi di Indonesia, seperti halnya Singapura, Hong Kong, dan Tiongkok, namun hal (resesi) itu belum berdampak ke Indonesia,” terangnya.

Begitu pula dengan resesi Inggris, kata Ecky, dari konteks hubungan perdagangan maupun neraca pembayaran Indonesia dengan Inggris itu tidak signifikan.

“Jadi Inggris akan lebih jauh lagi pengaruhnya terhadap kepada Indonesia, dan Inggris juga memang mengalami perlambatan ekonomi sejak terjadi isu keluar dari Brexit, atau keluar dari Uni Eropa Inggris sampai sekarang itu belum juga pulih pertumbuhan ekonominya,” ungkapnya.

“Jadi saya masih punya optimisme bahwa tidak ada pengaruh signifikan dari Resesi di kedua negara tersebut,” tutur Ecky.

Dirinya pun turut mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan memanasnya geopolitik internasional, seperti halnya perang Ukraina dan Rusia, serta aneksasi Israel terhadap Palestina juga tidak berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia.

“Kita juga harus bersyukur bahwa apa yang di khawatirkan dalam geopolitik internasional seperti perang di Ukraina dan Palestina yang dijajah oleh Israel tidak terjadi eskalasi yang lebih besar yang bisa berdampak pada Indonesia,” jelasnya.

Meski begitu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini justru mewanti-wanti Indonesia akan mengalami perlambatan ekonomi bukan didasari atas resesi Jepang dan Inggris. Melainkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ataupun pemerintahan berikutnya, pengganti Jokowi salah dalam mengambil kebijakan fiskalnya.

“Yang harus kita waspadai adalah pertama Indonesia harus melakukan kebijakan fiskal yang yang lebih prudence ya. Jadi, di mana pengeluaran kita untuk cicilan utang baik, termasuk bunganya sudah sangat signifikan dari APBN kita, harus dicari inovasi baru. Yaitu mendapatkan pembiayaan yang lebih murah sehingga beban Bunganya juga tidak terlalu besar,” tuturnya.

Waspada yang kedua, menurut Ecky adalah dari segi kualitas pembelanjaan, maka belanja pemerintah itu harus difokuskan kepada hal-hal yang memiliki multiplier effect kepada pertumbuhan ekonomi.

Dia pun mencontohkan kebijakan pemerintah Jokowi yang melakukan pembelanjaan pemborosan APBN adalah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

“Pembelanjaan Negara untuk IKN yaitu yang luar biasa yang sesungguhnya tidak terlalu banyak multiplayer effect terhadap pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya IKN, pembelanjaan Negara yang boros lainnya adalah program Food Estate, yang terbukti tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan dalam jangka pendek dan menengah,” ungkap Ecky.

“Jadi menurut saya kedua program pemerintahan Jokowi ini harus dikaji ulang. Karena bisa saja Indonesia sendiri yang mengalami resesi karena salah kebijakan,” cetusnya.

Selain itu, Ecky juga menyarankan untuk terus melakukan peneknaan terhadap nilai mata uang rupiah.

“Saran saya berikutnya adalah kebijakan dalam bidang moneter. Tekanan terhadap Rupiah terhadap Dollar Amerika masih juga belum kembali normal ya masih fluktuatif di atas Rp15.500 ya ini harus ditekan ke angka Rp 15.000. Semoga saja usai ketegangan di Pemilu 2024 ini, hal itu bisa ditekan,” harapnya.

“Dan siapapun presiden pengganti Jokowi harus juga lebih maksimal memainkan peran di tingkat internasional. Agar perubahan situasi geopolitik dapat di mitigasi sehingga tidak berefek ke Indonesia,” tutupnya. (dil)

Tags: Ecky Awal MuharamFood EstateIKNresesi

Berita Terkait.

perta
Ekonomi

Semangat Sumpah Pemuda, Pertamina Perluas Ruang Inovasi dan Kewirausahaan Anak Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12
ascope
Ekonomi

Pertamina Perkuat Benteng Energi ASEAN, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:09
ht
Ekonomi

Bekali Siswa Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:28
antam
Ekonomi

ANTAM Raup Laba Rp9,66 Triliun, Melonjak 46 Persen hingga September 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:50
krista
Ekonomi

KRISTA InterFOOD 2026 Hadir di NICE PIK 2, Libatkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34
bc
Ekonomi

Gelar Customs Visit Customer, Bea Cukai Berikan Asistensi Berkelanjutan kepada Pelaku Usaha

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:51

OLAHRAGA

liverpool
Olahraga

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Editor Nasuha
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Liverpool bersiap menghadapi Chelsea pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/2027 di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB....

SelengkapnyaDetails
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5128 shares
    Share 2051 Tweet 1282
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1258 shares
    Share 503 Tweet 315
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.