• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Anies Menyapa Warga Kotamobagu: Akan Pertimbangkan Pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 5 Februari 2024 - 20:31
in Nasional
Capres Anies Baswedan kampanye akbar di Lapangan Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/2/2024). Foto: TimNas AMIN

Capres Anies Baswedan kampanye akbar di Lapangan Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/2/2024). Foto: TimNas AMIN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan membuka opsi memekarkan Bolaang Mongondow Raya menjadi provinsi baru. Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 ini mengatakan hal tersebut dalam orasi di kampanye akbar di Lapangan Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/2/2024).

Dalam orasinya, Anies mendapat aspirasi soal pemekaran wilayah Bolaang Mongondow Raya.

BacaJuga:

Sengketa Tanah Tridharma, Pondok Labu, Warga Desak BPN Jangan Bela Pengusaha

Viva Yoga Dorong Pembangunan Kawasan Transmigrasi Subulussalam

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jateng dan Jatim terkait Kasus Suap Pajak

“Itu menjadi salah satu hal yang Insya Allah akan kita pertimbangkan untuk diperjuangkan,” ujar Anies di depan warga.

Anies menginginkan perjuangan menawarkan perubahan berjalan secara teknokratik. Dia beralasan tidak ingin terjadi adanya diskriminasi antarwilayah di sebuah provinsi.

Anies bercerita tentang adanya wilayah yang tidak mendapat anggaran cukup.

“Tidak dapat perhatian cukup. Jalannya tidak dibangun dengan baik, pendidikannya tertinggal,” ujar dia.

Ketika hal itu terjadi menurut Anies yang dibutuhkan adalah pengelolaan tersendiri. Melihat hal itu, Anies mendengar aspirasi dan berjanji akan menjadikan harapan warga menjadi kenyataan.

“Dan Insya Allah di dalam visi misi kami bahkan kami tegaskan, kami membuka ruang untuk mempertimbangkan daerah pemekaran sebagai jalan keluar untuk menyelesaikan masalah pembangunan,” katanya.

Dia menegaskan hal itu semua bisa dikerjakan kalau dirinya mempunyai wewenang.

“Kalau tidak punya wewenang, mana bisa. Cuma protes, usul, protes, usul, betul tidak?” tutur Anies.

Anies pun menegaskan ingin melihat Indonesia yang adil dan makmur untuk semua.

Dalam debat Capres semalam Anies mengatakan masalah terbesar di republik ini adalah ketimpangan. Dia bilang banyak anak-anak hebat, dengan kemampuan tinggi tapi mempunyai kesempatan kecil.

Persoalannya, kata dia, bukan mereka tidak mampu dalam hal perekonomian.

“Tapi kesempatannya kecil. bukan tidak mampu, bukan soal kemampuan, ini soal kesempatan. kalau kemampuan ada tanpa kesempatan menimbulkan frustrasi,” ujar Anies.

Anies mengutip Caleg DPR RI dari Partai NasDem Dapil Kotamobagu, Tatong Bara yang mengatakan anak-anak di wilayahnya selepas SMA memiliki kemampuan tinggi tapi tidak mempunyai kesempatan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Anies mempertanyakan apakah hal ini perlu dilanjutkan. Dia menjelaskan solusinya adalah perubahan.

Selain berbicara pemekaran wilayah, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga berjanji membangun universitas di Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

“Inya Allah kita bangun universitas di sini (Kotamobagu). Supaya anak-anak di sini dapat kesempatan bisa sekolah vokasi, bisa sekolah akademi tapi mereka akan bisa mendapat pendidikan tanpa harus pergi meninggalkan kampung halaman jauh-jauh,” kata Anies.

Anies menjelaskan kalau anak-anak pergi sekolah ke tempat jauh maka akan membutuhkan biaya besar. Anak-anak yang datang dari keluarga tak mampu kata dia akan sulit kuliah.

“Betul tidak? Kalau dibangun di tempat yang dekat rumahnya dengan biaya terjangkau maka siapa saja bisa mengenyam pendidikan tinggi. Jadi prinsip kami ingin agar ada kesetaraan pembangunan,” beber Anies. (dil)

Tags: Anies Baswedancapreskampanye

Berita Terkait.

bpn
Nasional

Sengketa Tanah Tridharma, Pondok Labu, Warga Desak BPN Jangan Bela Pengusaha

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:12
viva
Nasional

Viva Yoga Dorong Pembangunan Kawasan Transmigrasi Subulussalam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:45
Budi-P
Nasional

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jateng dan Jatim terkait Kasus Suap Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:26
Abdul-Mu'ti
Nasional

Tak Ada Anak Tertinggal, 164 Ribu Murid Difabel Dapat Akses Layanan Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:44
Mendagri
Nasional

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:33
Tito
Nasional

Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Regional Sumatera, Mendagri: Reward Jadi Balance Pembinaan Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2212 shares
    Share 885 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.