• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Pemimpin Pilihan Kita

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 9 Januari 2024 - 16:17
in Politik
Yanuardi Syukur, Dosen Antropologi Universitas Khairun. Foto: Istimewa

Yanuardi Syukur, Dosen Antropologi Universitas Khairun. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

oleh Yanuardi Syukur, Dosen Antropologi Universitas Khairun

Tak lama lagi kita akan memilih pemimpin nasional yakni presiden dan wakil presiden. Dua tokoh tersebut adalah hasil kompromi politik yang paling final dari partai politik di Indonesia. Suka atau tidak suka, mereka adalah hasil terbaik dari negosiasi dan pertimbangan dari partai politik kita.

BacaJuga:

Kritik Seskab Teddy, GP Marhaen Sebut Amien Rais “Halu”

Investasi RI Tak Efisien, DPR: Ini Alarm Keras buat Pemerintah

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Sebagai warga biasa, apa yang dapat kita lakukan terkait pilpres nanti? Tentu, yang pertama kita harus memilih. Siapapun pilihannya itulah yang menurut kita terbaik. Namun siapapun yang nanti terpilih itulah yang pasti terbaik untuk bangsa kita. Suka atau tidak suka, pemimpin terbaik akan lahir dan harus ada sebagai penerus kepemimpinan nasional sebelumnya.

Salah satu problematika saat ini adalah adanya kampanye negatif terkait calon yang berbeda. Tidak jarang kita lihat orang menjelekkan calon lainnya yang mereka tidak setujui. Ada semacam pikiran bahwa karena dia bukan pilihan saya maka dia harus tampil buruk, dengan begitu maka calon saya akan terlihat baik.

Memburukkan kandidat seakan menjadi salah satu cara untuk menaikkan calon pilihannya sendiri. Menurut saya, ini tidak dewasa dan tidak relevan dengan semangat kebangsaan kita. Memburukkan calon adalah bagian dari sikap tidak pancasilais, sebab pancasila mengajarkan berbagai nilai keadaban, termasuk dalam politik.

Nilai keadaban dalam politik misalnya lebih berfokus pada adu gagasan, yakni bagaimana para calon atau pendukungnya menunjukkan bahwa pemikiran mereka itu terbaik dan relevan untuk bangsa. Itu lebih pas dan progresif dan akan membuat bangsa kita lebih maju.

Sebaliknya, adu kekuatan dalam bentuk caci-maki atau memproduksi berita-berita hoaks adalah bagian dari ketidakberadaban dalam politik. Saat ini cukup mudah orang membuat berita hoaks, bahkan pada level tertentu ada yang memproduksi itu sebagai senjata untuk menjatuhkan lawan.

Satu hal yang penting dalam menghadapi hoaks adalah bagaimana pandangan kita terhadap hoaks itu. Banyak orang yang tidak sadar bahwa berita atau konten yang mereka konsumsi adalah hoaks.

Pemerintah sebenarnya telah ada kanal untuk itu, dan media tertentu juga ada, akan tetapi tidak begitu banyak penjelasan ketimbang konten-konteks hoaks yang beredar. Maka, kuncinya ada pada diri kita, jangan sampai termakan berita hoaks.

Akhirnya, siapapun yang terpilih ada satu hal yang harus kita perhatikan yakni bagaimana mengantisipasi agar sisi buruk tabiat manusia atau kekuasaan itu tidak berdampak buruk pada bangsa dan negara. Manusia pada dasarnya baik akan tetapi pada posisi tertentu ia bisa saja keluar dari orbit baiknya dan menjadi yang tidak baik.

Selain memilih di pilpres nanti, antisipasi tabiat buruk dari manusia atau kekuasaan perlu kita diskusikan. Pemimpin haruslah taat pada konstitusi, dan ketaatan itu seharusnya ketaatan dalam arti sebenarnya, bukan dari arti artifisial saja.

Kita berharap pemimpin terpilih nanti adalah yang terbaik. Untuk itu, kampanye negatif dalam berbagai bentuknya perlu dihindari. Labelling yang tidak menyehatkan perlu ditinggalkan. Kita adalah bangsa beradab, dan keadaban dalam politik perlu kita tinggikan, yakni berpolitik dengan cara yang terhormat dan tidak menjatuhkan orang lain untuk menaikkan calon yang diusung.*

Tags: pemilupilpresyanuardi syukur

Berita Terkait.

Amien-Rais
Politik

Kritik Seskab Teddy, GP Marhaen Sebut Amien Rais “Halu”

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:45
Amin-AK
Politik

Investasi RI Tak Efisien, DPR: Ini Alarm Keras buat Pemerintah

Kamis, 30 April 2026 - 10:41
Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Politik

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Minggu, 26 April 2026 - 21:36
sutan
Politik

Bangun Ekosistem Ekonomi Kawasan, Ketua DPD RI: Sumbagsel Miliki Fondasi dan Potensi Besar

Minggu, 26 April 2026 - 14:14
Ahmad-Doli-Kurnia-Tandjung
Politik

RUU Pemilu, Golkar Bidik Parliamentary Threshold Ideal 4-6 Persen Demi Demokrasi Berkualitas

Rabu, 22 April 2026 - 12:07
I-Nyoman-Parta
Politik

DPR Desak Aturan Turunan UU PPRT: Jangan Mengulang Kesalahan!

Rabu, 22 April 2026 - 11:26

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3661 shares
    Share 1464 Tweet 915
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1293 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2570 shares
    Share 1028 Tweet 643
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1032 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.