• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat Sebut CCS yang Ditanyakan Gibran ke Mahfud MD adalah Solusi Palsu Transisi Energi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 23 Desember 2023 - 20:21
in Headline
Pengamat Ekonomi selaku Direktur Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira. (Dok Indopos.co.id)

Pengamat Ekonomi selaku Direktur Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira. (Dok Indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam debat calon wakil presiden (Cawapres), Jumat (22/12/2023) malam, Cawapres dari nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menanyakan soal regulasi Carbon Capture and Storage (CCS) kepada Cawapres dari nomor urut 3 Prof Dr Mahfud MD.

Pada sesi tanya jawab, Cawapres Gibran mengajukan pertanyaan singkat kepada Mahfud MD, bagimana regulasi untuk Carbon Capture and Storage (CCS)? Cawapres Mahfud MD menjawab terkait tahapan membuat regulasi yakni harus melalui naskah akademik.

BacaJuga:

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Diketahui, CCS atau penangkapan dan penyimpanan karbon adalah salah satu cara mengurangi emisi karbon, yang dapat menjadi kunci untuk membantu mengatasi pemanasan global. Prosesnya terdiri dari tiga langkah, yang meliputi menangkap karbon dioksida yang dihasilkan oleh pembangkit listrik atau aktivitas industri, seperti pembuatan baja atau semen; mengangkutnya; dan kemudian menyimpannya jauh di bawah tanah.

Pengamat Ekonomi selaku Direktur Center of Economics and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira, menegaskan CCS ini masih problematik bahkan masuk dalam solusi palsu transisi energi.

Bhima menegaskan model CCS menyuntikan karbon ke dalam tanah sehingga menimbulkan beberapa masalah. Pertama, teknologi CCS relatif mahal. Bahkan di AS saja banyak proyek CCS tidak berjalan karena tingkat kegagalan cukup tinggi. Jadi CCS bisa dibilang teknologi yang belum terbukti. Kedua, CCS merupakan cara agar Indonesia tetap bergantung pada energi fosil khususnya migas.

“Seolah masalah emisi karbon selesai dengan CCS padahal masalah utama nya adalah eksploitasi dan konsumsi produk migas yang berlebihan,” tandas Bhima kepada indopos.co.id, Sabtu (23/12/2023).

Ketiga, lanjut Bhima, CCS adalah skema teknologi yang membuat Indonesia akan ketergantungan impor dari negara maju.

“CCS masuk dalam dokumen Just Energy Transition Partnership (JETP) dan dikhawatirkan ini adalah skenario negara maju agar Indonesia terus berutang untuk impor teknologi berkedok transisi energi,” tegas Bhima.

Bhima berpendapat, untuk mengatasi dampak emisi karbon terhadap pemanasan global (global warming), perlu rencana penutupan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara yang lebih riil misalnya 5 PLTU ditutup per tahun.

“Kemudian membatalkan rencana pembangunan 14 GW PLTU batubara di kawasan industri. Mempercepat regulasi yang mendukung energi terbarukan salah satunya dengan mensahkan RUU Energi Terbarukan. Subsidi dan insentif pemerintah yang selama ini masuk ke sektor fosil bisa dialihkan bertahap ke energi yang lebih bersih,” tutup Bhima. (dam)

Tags: carbon capture and storageCCSDebat CawapresDebat PilpresGibran Rakabuming RakaMahfud MD

Berita Terkait.

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Headline

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:40
Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2241 shares
    Share 896 Tweet 560
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1558 shares
    Share 623 Tweet 390
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.