• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Di Acara Gebyar Bina Keluarga, Menko PMK Dorong Pembangunan Manusia Berkelanjutan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 13 Desember 2023 - 00:40
in Nasional
Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendi (kiri) hadir dan membuka Gebyar Bina Keluarga Balita untuk 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Kegiatan tersebut digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta, Selasa (12/12/2023). Foto: Dok. Kemenko PMK

Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendi (kiri) hadir dan membuka Gebyar Bina Keluarga Balita untuk 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Kegiatan tersebut digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta, Selasa (12/12/2023). Foto: Dok. Kemenko PMK

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendi, hadir dan membuka Gebyar Bina Keluarga Balita untuk 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Kegiatan tersebut digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta, Selasa (12/12/2023). Dalam arahannya Muhadjir menekankan pentingnya membangun manusia Indonesia berkelanjutan guna memanfaatkan bonus demografi dan menghadapi Indonesia Emas 2045.

“Ini harus menjadi perspektif baru BKKBN untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Saya mohon Pak Kepala BKKBN bisa membuat platform itu. Jangan-jangan kita ini berpikiran bahwa setelah stunting selesai, (semuanya) beres. Ini yang harus jadi pembangunan manusia Indonesia berkelanjutan, itu harus betul-betul dipastikan,” kata Muhadjir yang didampingi Kepala BKKBN Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K).

BacaJuga:

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

Dalam acara yang digelar di gedung auditorium kantor BKKBN di Jakarta Timur itu juga dihadiri Ketua Umum Persit Katika Chandra Kirana Ny. Uli Maruli Simanjuntak, Bupati Tabanan (Bali) Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM, Bupati Solok (Sumatera Barat) H. Epyardi Asda, M.Mar dan sejumlah pejabat di lingkungan kementerian dan lembaga. Selanjutnya Muhadjir menekankan, pemenuhan gizi itu tidak hanya selesai di Baduta (Bayi di bawa dua tahun), tapi mau sampai Balita, nanti kemudian remaja, sampai menjadi manusia produktif, itu harus dijamin pemenuhan gizi.

“Sekarang ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia itu 72,3. Tetapi dari skor sebenarnya kita sudah lumayan bagus yaitu 72,3. Itu artinya apa? Artinya termasuk negara yang IPM tinggi. Jadi kan ada rendah sedang tinggi dan yang terakhir itu sangat tinggi. Untuk sangat tinggi itu skornya harus 80, di atas 80 itu baru sangat tinggi, di dunia ini tidak sampai 20 negara yang sudah mencapai sangat tinggi. Nah Indonesia untuk bisa mencapai sangat tinggi itu berarti masih butuh sekitar 8 poin. Tapi luar biasa saya berkunjung ke beberapa daerah itu sudah banyak yang mendekati sangat tinggi,” jelas Muhadjir.

Senada dengan hal itu, Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo menyebutkan perlu kehati-hatian dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia.

“Jadi 2035 terjadi aging population, pada tahun tersebut banyak orang tua yang pendidikannya rendah, ekonominya juga rendah. Nah, inilah yang menjadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama. Mungkin Pak Bupati Solok akan merasakan ini, kalau Pak Bupati Tabanan tidak. Nah, itu karena beliau sudah lepas dari middle income trap. Nah, inilah yang perlu kita hati-hati bersama dalam menyarankan untuk menyiapkan sumber daya manusia,” kata dr. Hasto.

Hasto berpesan pada orang tua hebat untuk betul-betul mendampingi keluarga di sekitarnya. Bangunlah jiwanya, bangunlah raganya, stunting baru membangun raganya, tetapi jiwanya belum.

“Karena apa gunanya kita gagah tinggi, tapi senyum sendiri ngomong sendiri? Apa gunanya kita tidak stunting, gagah tinggi besar, tetapi mental disorder error. Kalau ada dia pasti kacau, hati-hati, hari ini angkanya 9,8 persen,” ujar dr. Hasto.

Sementara itu Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM ibu ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan sebagai Duta Orang Tua Hebat Tingkat Nasional. Dalam forum Gebyar BKB untuk 1000 HPK tahun 2023 ini, menerima penghargaan.

Di samping sebagai sebuah pengakuan, juga merupakan motivasi yang diberikan oleh BKKBN Republik Indonesia kepada pemerintah Kabupaten Tabanan dalam rangka memastikan tingkat kesehatan anak-anak di Kabupaten Tabanan terjaga dengan baik.

Terkait dengan hal tersebut, Komang mengatakan Kabupaten Tabanan telah berkomitmen untuk memberikan perhatian secara serius terhadap kesehatan anak-anak yang ada di Kabupaten Tabanan.

“Komitmen ini kami teguhkan karena seperti yang kita ketahui bahwa prevalensi stunting di Indonesia saat ini sebesar 21,6 persen. Sementara target yang ingin dicapai oleh Bapak Presiden Republik Indonesia adalah sebesar 14 persen,” ucap Bupati Tabanan. (ney)

Tags: Gebyar Bina Keluarga BalitaKemenko PMKMuhadjir EffendiPembangunan Manusia Berkelanjutan

Berita Terkait.

menag
Nasional

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:48
pratikno
Nasional

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:19
uu
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:11
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Nasional

Disdik DKI Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:28
MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7048 shares
    Share 2819 Tweet 1762
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.