• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Debat Sengit Ganjar dan Prabowo Soal Penanganan Pelanggaran HAM Berat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 13 Desember 2023 - 00:04
in Politik
Calon presiden nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto berdebat soal penanganan masalah HAM berat saat debat Pilpres 2024. Foto: YouTube KPU RI

Calon presiden nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto berdebat soal penanganan masalah HAM berat saat debat Pilpres 2024. Foto: YouTube KPU RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan calon presiden nomor urut 3 Prabowo Subianto terlibat debat sengit, saat pembahasan penanganan pelanggaran HAM berat masa lampau. Perdebatan itu terjadi pada segmen tanya jawab debat Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Mulanya Ganjar menyampaikan, ada 12 kasus pelanggaran HAM berat yang sudah dikeluarkan. Mulai peristiwa 65, penembakan misterius, Talangsari, penghilangan paksa hingga tragedi Wamena.

BacaJuga:

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu, KPU Jakarta Perkuat Literasi dan Integritas Penyelenggaraan Pemilu

Pilkada Tanpa Wakil, Akankah Politik ‘Bagi-Bagi Peran’ Berakhir?

Gerindra Puncaki Elektabilitas, PDIP dan Golkar Terus Membuntuti

Tahun 2009 DPR sudah keluarkan empat rekomendasi kepada presiden pada saat itu. Satu, membentuk pengadikan HAM Ad Hoc. Kedua, menemukan 13 korban penghilangan paksa. Ketiga, memberikan konpensasi dan pemulihan dan keempat merapikasi konvensi antipenghilangan paksa sebagai upaya pencegahan.

“Pertanyaan saya dua, kalau bapak ada di situ apakah akan membuat pengadilan HAM dan membereskan rekomendasi DPR?,” tanya Ganjar saat debat perdana capres di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

“Pertayaan kedua, apakah bapak bisa membantu di mana kuburan yang hilang agar mereka bisa berziarah?,” tambahnya.

Prabowo merespons pertanyaan Ganjar. Ia menunjuk bahwa Mahfud MD justru yang menghandel persoalan tersebut. “Pak Ganjar, justru tadi Anda sebut tahun 2009 kan. Dari sekian tahun yang lalu kan. Masalah ini ditangani justru oleh (calon) wakil presiden Anda,” jawab Prabowo.

Ia menganggap pertanyaan soal kasus HAM kerap ditujukan kepada ketika momen kontestasi Pemilu. Padahal ia telah berkali-kali menjawab persoalan tersebut.

“Jadi apalagi yang mau ditanya kepada saya, saya sudah menjawab berkali-kali ada rekam jejak digitalnya. saya sudah jawab berkali-kali. Setiap 5 tahun kalau polling saya naik ditanya lagi soal itu,” tegas Prabowo.

Ia menegaskan persoalan HAM telah diselesaikan. Bahkan sebagian orang yang menjadi tahanan politik (tapol) ketika masa lampau, saat ini justru berada di pihaknya.

“Jadi saya katakan, saya merasa bahwa saya yang sangat keras membela HAM. Nyatanya orang-orang yang dulu ditahan, tapol-tapol yang katanya saya culik, sekarang ada di pihak saya membela saya,” timpal Prabowo.

“Jadi, masalah HAM jangan dipolitisasi mas Ganjar,” sambungnya.

Ganjar memang mengakui sosok Prabowo cukup tegas. Namun, ketika ditanya permasalahan HAM tidak mengenai konteksnya.

“Prabowo punya ketegasan luar biasa. Tapi, sayang pada dua jawaban ini sama sekali tidak punya ketegasan,” nilai Ganjar.

Ia berjanji, jika terpilih menjadi presiden akan membantu menyelesaikan persoalan HAM berat. Sehingga pembahasannya tidak terus berulang ketika Pilpres.

“Maka kalau boleh saya meminta, kalau saya jadi presiden, saya akan bereskan ini. Agar kemudian dalam kontestasi Pilpres berikutnya ini tidak akan muncul lagi. Karena presidennya tegas menuntaskan pekerjaan itu pada eranya,” ucap Ganjar.

Prabowo kembali menegaskan, bahwa dirinya serius menangani persoalan HAM berat. Jika diperlukan menggelar rekomendasi yang diinginkan DPR saat itu, tentu ia merasa tak keberatan.

“Loh, kok dibilang tidak tegas. Saya tegas akan menegakkan HAM. Masalah yang bapak tanyakan agak tendesius. Kenapa 13 orang hilang pada saat itu ditanya kepada saya. Itu tendensius dan wakil bapak yang mengurusi selama ini,” ujar Prabowo.

“Jadi, kalau memang keputusan mengadakan pengadilan HAM. Ya, kita adakan pengadilan HAM. Ngga ada masalah,” sambung Prabowo. (dan)

Tags: capresDebat Capres-CawapresDebat PilpresGanjar PranowoPelanggaran HAM BeratPrabowo Subianto

Berita Terkait.

KPU DKI Jakarta
Politik

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu, KPU Jakarta Perkuat Literasi dan Integritas Penyelenggaraan Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:36
Surat-Suara
Politik

Pilkada Tanpa Wakil, Akankah Politik ‘Bagi-Bagi Peran’ Berakhir?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:43
Gerindra
Politik

Gerindra Puncaki Elektabilitas, PDIP dan Golkar Terus Membuntuti

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:05
Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan
Politik

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16
Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil
Politik

Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:31
Usai Dipanggil Ditjen Pajak, Hensa Buka Fakta di Balik Siniar Bareng Ferry Latuhihin
Politik

Usai Dipanggil Ditjen Pajak, Hensa Buka Fakta di Balik Siniar Bareng Ferry Latuhihin

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:15

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2541 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3841 shares
    Share 1536 Tweet 960
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    838 shares
    Share 335 Tweet 210
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.