• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kampanye di NTT, Stunting Jadi Perhatian Serius Ganjar Pranowo

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 2 Desember 2023 - 10:30
in Nasional
jarco

Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyoroti stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), saat berkampanye Pilpres 2024, di Kupang, Jumat (1/12/23) kemarin.

Menurut eks Gubernur Jawa Tengah ini, stunting, merupakan salah satu persoalan serius di daerah itu, selain persoalan lain, seperti ketersediaan air bersih dan perdagangan orang. Stunting ditandai dengan penampilan fisik yang pendek. Namun, tidak semua anak yang berpenampilan pendek dicap sedang mengalami stunting.

BacaJuga:

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Pakar kesehatan masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof Endang Achadi mengatakan stunting tidak sama dengan anak yang pendek karena faktor genetik atau kerdil.

“Stunting bukan semata pada ukuran fisik pendek, tapi lebih pada konsep bahwa proses terjadinya stunting bersamaan dengan proses terjadinya hambatan pertumbuhan dan perkembangan organ lainnya, termasuk otak, jantung, ginjal dan lain-lain,” kata Endang, dalam sebuah webinar bedah buku tentang stunting, beberapa waktu lalu.

Dalam orasi kampanye di Kupang, Ganjar mengatakan, penurunan angka stunting, khususnya di NTT, menjadi perhatian serius dia dan Mahfud MD. Dia menargetkan angka stunting turun di bawah 9 persen di NTT, jika dia dan Mahfud MD, terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2024.

Ganjar melanjutkan, target tersebut dapat diwujudkan dengan memberi dukungan gizi dan akses layanan kesehatan kepada perempuan selama masa kehamilan dan menyusui.

Dia melanjutkan, cara lain mengatasi stunting adalah dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sampai bayi menginjak usia 6 bulan dan juga melakukan sosialisasi pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) sehat untuk mendukung pertumbuhan bayi.

Menurut Ganjar, solusi mengatasi stunting hanya mungkin terwujud, jika di setiap desa tersedia Fasilitas Kesehatan (Faskes) dan Tenaga Kesehatan (Nakes) seperti bidan dan dokter. “Stunting itu soal akses kesehatan yang mestinya dibikin satu puskesmas di satu desa atau Pustu (Puskesmas Pembantu) yang dilengkapi satu nakes dan dokter,” kata Ganjar.

“Itu meski kita wujudkan sehingga mereka dapat menangani pola ibu mengandung sampai melahirkan seribu hari pertama,” imbuhnya.

Sejak awal kampanye Pilpres 2024, pasangan Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud telah mencanangkan program Satu Desa, Satu Faskes dan Satu Nakes, sebagai salah satu program unggulan yang akan mereka jalankan jika kelak keduanya terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres 2024. (nas)

Tags: Ganjar Pranowokampanyenttstunting

Berita Terkait.

gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07
imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6447 shares
    Share 2579 Tweet 1612
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1698 shares
    Share 679 Tweet 425
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    958 shares
    Share 383 Tweet 240
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.