• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Pacu Reformasi Pasar Modal, Likuiditas hingga Tata Kelola Jadi Sorotan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:03
in Nasional
saham

Ilustrasi - Seorang pegawai sedang memotret layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta pada awal April 2023 lalu/ Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pasar modal Indonesia dinilai memiliki ruang yang semakin besar untuk menjadi salah satu penggerak utama pembiayaan pembangunan. Pemerintah pun mendorong agar penguatan pasar keuangan tidak berhenti pada bertambahnya jumlah investor, tetapi berlanjut pada terciptanya pasar yang lebih dalam, likuid, transparan, dan terpercaya.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan, pasar modal memiliki posisi strategis karena mempertemukan kebutuhan pembiayaan dunia usaha dengan dana yang tersedia di masyarakat.

BacaJuga:

AHY Tegaskan Ketahanan Air Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Rangkaian Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ASN Kemenduk bangga Tingkatkan Semangat Berkontribusi

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

“Pasar modal memegang peran strategis sebagai sumber pembiayaan swasta. Ia adalah jembatan yang menghubungkan kebutuhan pembiayaan korporasi dengan dana masyarakat. Ia adalah sumber pembiayaan yang efisien, transparan, dan berkeadilan,” ujar Juda dalam keterangan yang diterima, Selasa (11/8/2026).

Besarnya potensi tersebut tercermin dari dana yang berhasil dihimpun melalui pasar modal. Sepanjang semester I 2026, nilainya telah menembus lebih dari Rp125 triliun. Pada saat yang sama, jumlah investor pasar modal telah mencapai 28 juta investor.

Namun, capaian tersebut menurut Juda bukan alasan bagi industri untuk berhenti berbenah. Justru, pertumbuhan tersebut harus menjadi pijakan untuk memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pasar keuangan nasional.

“Kita perlu terus memperluas basis investor, menambah keragaman instrumennya, meningkatkan likuiditas, serta memperkuat tata kelola pasar modal Indonesia,” jelas Juda.

Dorongan tersebut menjadi semakin penting di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan dan target pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pasar modal yang semakin dalam dinilai dapat memberikan lebih banyak pilihan pembiayaan bagi korporasi sekaligus membuka ruang investasi yang lebih beragam bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah menginginkan ekosistem pasar modal yang bukan hanya besar dari sisi jumlah investor dan nilai penghimpunan dana, tetapi juga memiliki kualitas transaksi, instrumen, serta tata kelola yang semakin kuat.

Juda mengatakan pemerintah menyambut berbagai langkah reformasi yang saat ini dijalankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Agenda tersebut mencakup penguatan likuiditas, peningkatan transparansi, penguatan tata kelola, hingga upaya memperdalam pasar keuangan.

“Pemerintah menyambut baik agenda reformasi yang tengah dijalankan oleh OJK dan BI, mulai dari penguatan likuiditas, peningkatan transparansi, penguatan tata kelola, hingga pendalaman pasar yang tercakup dalam rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia,” tambahnya.

Dengan basis investor yang terus membesar dan penghimpunan dana yang semakin kuat, pemerintah berharap pasar modal Indonesia mampu memainkan peran yang lebih besar dalam menopang investasi dan pembiayaan sektor swasta. Tantangannya kini bukan lagi sekadar bagaimana membuat pasar modal tumbuh, melainkan bagaimana memastikan pertumbuhan tersebut menghasilkan pasar yang semakin sehat, likuid, kredibel, dan mampu menjadi fondasi pembiayaan ekonomi nasional dalam jangka panjang. (her)

Tags: likuiditaspasar modalpemerintah

Berita Terkait.

ahy
Nasional

AHY Tegaskan Ketahanan Air Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:22
wihaji
Nasional

Rangkaian Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ASN Kemenduk bangga Tingkatkan Semangat Berkontribusi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:10
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:33
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:21
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Nasional

Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:15

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.