• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PDC Dorong Tempesantren Mandiri, Omzet Tembus Rp75 Juta per Bulan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 27 September 2026 - 11:13
in Ekonomi
Hery-Lesmana

Direktur Utama PT Patra Drilling Contractor (PDC) Hery Lesmana (kiri) didampingi Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal, KH Amin, saat mengunjungi rumah produksi Tempesantren pada Kamis (25/9/2026). Foto: Dokumen PDC

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berawal dari produksi tempe sekitar 30-40 kilogram per hari, usaha Tempesantren yang dikelola Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal, Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, kini mampu memproduksi hingga 1 kuintal tempe per hari atau sekitar 3 ton per bulan.

Pertumbuhan usaha yang memberdayakan santri dan masyarakat sekitar tersebut tidak lepas dari dukungan PT Patra Drilling Contractor (PDC). Perusahaan konsisten mendorong pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat, termasuk melalui pemberdayaan di lingkungan pesantren.

BacaJuga:

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

BNI Sahabat Sekolah Rakyat Bekali Siswa Sulsel dengan Literasi Keuangan

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Direktur Utama PDC, Hery Lesmana, bersama jajaran mengunjungi rumah produksi Tempesantren pada Kamis (25/9/2026). Kedatangan tersebut disambut pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal, KH Amin Royani, serta kepala desa setempat.

Hery mengatakan, PDC telah memberikan dukungan berupa pembangunan rumah produksi, pengadaan peralatan, modal kerja, serta pendampingan dan pelatihan. Dukungan tersebut turut mendorong peningkatan kapasitas produksi Tempesantren secara signifikan.

“Sekarang sudah meningkat bahkan lebih dari 1 kuintal per hari,” kata Hery di lokasi rumah produksi.

Menurutnya, dukungan kepada Tempesantren berangkat dari adanya kesesuaian antara visi PDC dengan upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pondok pesantren. Sebagai perusahaan jasa penunjang industri migas, PDC juga memiliki unit bisnis Food Lodging Services yang dinilai memiliki keterkaitan dengan pengembangan usaha pangan masyarakat.

“Kami merasa cocok di sini. Kami juga melihat leverage-nya besar karena pesantren ini bisa membantu masyarakat. Sehingga kami melakukan pendampingan di sini,” tuturnya.

Untuk pembangunan rumah produksi dan pengadaan peralatan, PDC telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp240 juta. Bantuan tersebut juga mencakup modal kerja serta peralatan produksi yang lebih higienis.

Tak hanya bantuan sarana dan modal, PDC memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pengelola Tempesantren. Usaha tersebut kini telah mengantongi sertifikasi halal dan tengah dalam proses memperoleh sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hery mengatakan, terdapat tiga target utama dalam program pendampingan tersebut, yakni meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki tingkat higienitas, serta memperluas pemasaran produk.

“Jadi target kami ada tiga. Pertama, produksi meningkat dua kali lipat; kedua, tingkat higienitas meningkat jauh; dan ketiga, secara pemasaran produk laku terjual. Dari tiga target tersebut, semuanya tercapai dan bahkan lebih dari target kami,” ujarnya.

Ke depan, Tempesantren juga disiapkan untuk mengembangkan produk turunan berupa keripik tempe yang ditargetkan dapat menembus pasar ritel modern.

“Ke depan, usaha ini akan dikembangkan dengan membuat keripik tempe yang harapannya bisa masuk ke supermarket. Namun ada beberapa syarat, seperti aspek higienitas dan izin dari BPOM,” tambahnya.

Perkembangan Tempesantren kini tidak hanya terlihat dari peningkatan kapasitas produksi. Produk tempe yang dihasilkan juga telah masuk dalam rantai pasok Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan memasok kebutuhan tempe ke tiga titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah sekitar.

Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal, KH Amin, mengatakan selain memasok SPPG, produk Tempesantren juga dipasarkan melalui warung-warung di sekitar pesantren.

“Tiga titik SPPG yang disuplai dari sini,” tuturnya.

Menurut Kiai Amin, pengembangan Tempesantren menjadi salah satu upaya pesantren membangun kemandirian ekonomi sekaligus memberikan ruang pembelajaran kewirausahaan bagi para santri.

Pihaknya berharap dukungan dan kerja sama dengan PDC dapat terus berlanjut sehingga usaha yang telah berkembang tersebut dapat makin besar. Selain pengembangan keripik tempe, pesantren juga memiliki rencana membangun pabrik tahu sebagai bagian dari ekspansi usaha.

“Harapannya, kerja sama ini bisa terus dilanjutkan, jangan diputus. Kami sudah cukup lama bekerja sama. Dulu pernah diberikan laptop, kemudian kemarin diberikan modal, dan ini yang ketiga kalinya dengan modal yang lebih besar lagi,” jelasnya.

Pesantren yang dipimpin Kiai Amin tersebut juga menerapkan pendidikan tanpa biaya bagi para santri. Saat ini terdapat sekitar 70 santri putra-putri tingkat Madrasah Aliyah, sedangkan jumlah santri tingkat Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah mencapai lebih dari 200 orang.

“Di sini enggak bayar, karena bagaimana caranya harta kita juga keluar. Total di sini santri putra-putri (tingkat Madrasah Aliyah) 70-an, sementara yang MI dan MTs 200 lebih,” tutur Kiai Amin.

Omzet Rp75 Juta Sebulan

Pertumbuhan kapasitas produksi juga berdampak terhadap kinerja usaha Tempesantren. Marketing Tempesantren, Makrus Ali, mengatakan produksi yang telah mencapai sekitar 1 kuintal per hari menghasilkan omzet sekitar Rp2,5 juta per hari atau Rp75 juta per bulan.

Dari omzet tersebut, Tempesantren mencatat pendapatan bersih sekitar Rp500 ribu per hari atau Rp15 juta per bulan setelah dikurangi kebutuhan bahan baku dan operasional produksi.

“Pendapatan bersih Rp500 ribu per hari dari omzet Rp2,5 juta yang diputar untuk bahan baku dan operasional,” kata Makrus.

Dengan kapasitas produksi dan pemasaran yang terus berkembang, Tempesantren kini dinilai telah mampu berdiri secara mandiri. Usaha tersebut sekaligus diharapkan menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi santri serta salah satu penggerak ekonomi masyarakat di sekitar pesantren.

Kisah Tempesantren menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren dapat berkembang dari usaha sederhana menjadi kegiatan produktif yang memiliki pasar, menciptakan pendapatan, serta membuka akses keterlibatan santri dan masyarakat dalam aktivitas ekonomi.(rmn)

Tags: Patra Drilling ContractorPDCPonpes Tarbiyatul Ath’faltempeTempesantren

Berita Terkait.

SD-Negeri-091686
Ekonomi

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Minggu, 27 September 2026 - 13:05
Bantuan
Ekonomi

BNI Sahabat Sekolah Rakyat Bekali Siswa Sulsel dengan Literasi Keuangan

Minggu, 27 September 2026 - 09:21
mendag
Ekonomi

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Minggu, 27 September 2026 - 04:14
escrow
Ekonomi

Guru Besar IPDN Ingatkan Bahaya Infus Permanen untuk Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 26 September 2026 - 21:11
transnusa
Ekonomi

TransNusa Perkuat Ketepatan Waktu Penerbangan Lewat Teknologi Skywise

Sabtu, 26 September 2026 - 17:56
Guruh Soekarnoputra Wafat, Hendrawan: Beliau Tajam Menganalisis dan Berjiwa Seni Tinggi
Ekonomi

Kelola 58 Rig, Pertamina Drilling Bidik National Champion Well Construction

Sabtu, 26 September 2026 - 17:34

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3861 shares
    Share 1544 Tweet 965
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    963 shares
    Share 385 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.