• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat: Bawaslu Memble, Ketidaknetralan Aparat Desa Terus Dipertontonkan

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 25 November 2023 - 15:45
in Headline
Gedung-Bawaslu-co

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di Jakarta. Foto: Dok Bawaslu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah ‘dikavling’ oleh Parpol bahkan Presiden. Sehingga tidak akan netral, hanya melihat Presiden dukung siapa. Pernyataan tersebut diungkapkan Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus dalam keterangan, Sabtu (25/11/2023).

Meski Bawaslu sudah ‘dikavling’, bukan berarti mereka lepas bekerja sendiri. Bawaslu harus bersikap tegas, media juga harus terus menyuarakan dan DPR harus awasi pelaksanaan UU Pemilu. Dan Presiden sebagai penanggung jawab Pemilu Jurdil harus menjadi bagian terdepan memberi contoh dan perintahkan aparaturnya bersikap netral dan bertindak tegas bila ada pelanggaran.

BacaJuga:

Bertemu Prabowo 2 Kali di 2026, Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang

Indonesia-Arab Saudi Makin Mesra, Riset Kampus Didorong Tembus Dunia Usaha

“Salah satu potensi pelanggaran yang tengah diusut Bawaslu adalah saat Deklarasi APDESI di Jakarta beberapa waktu lalu. Namun sayangnya, belum selesai hal satu itu, lagi-lagi dalam Rakerda APDESI di Jawa Barat, mereka mengundang Capres Prabowo Subianto,” katanya.

Dalam sambutannya, Prabowo berkata, “Saya berharap dan berdoa bahwa saudara tidak lupa dengan saya,” katanya. Menanggapi hal itu, Petrus mengatakan sebagai pelanggaran mencuri start dan menggunakan APDESI.

“Saya kira pola-pola curi start dan menggunakan instrumen negara untuk kepentingan pemenangan Pilpres, hanya bisa dilakukan oleh Paslon yang didukung Jokowi yaitu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming,“ kata Petrus.

Oleh karena itu, Rakerda Apdesi di Jabar itu pasti masih dalam semangat yang sama yaitu memenangkan Prabowo-Gibran dan itu menyalahi aturan dan prinsip netralitas para aparatur negara.

Tingkah paslon ini bukan tanpa alasan. Kata Petrus, ada peran Presiden Jokowi, karena anaknya berada dalam kontestasi. “Rezim Jokowi di ujung pemerintahannya mulai menerapkan pola-pola orde baru yaitu menggunakan instrumen kekuasaan yang dimiliki lalu memperalat dan mendayagunakan aparatur negara untuk mencapai kemenangan dalam Pileg dan Pilpres,” ujarnya.

Sementara itu, Aktivis Hukum Feri Amsari menilai penghentian pengusutan itu sebagai indikasi kekhawatiran Bawaslu atas diri mereka sendiri. “Bawaslu sepertinya mengkhawatirkan posisi mereka sendiri, karena yang diselidiki adalah Wamendes yang menjadi tim sukses dari anak presiden,” terangnya.

Menurut Feri, bukti ketidaknetralan itu sudah sangat jelas. “Saya pikir sangat jelas ada bukti video yang memperlihatkan keterlibatan Wamendes. Dan sejauh ini, Bawaslu tidak melakukan tindak lanjut untuk memeriksa dan menelaah perkara itu,” ujarnya.

Feri juga menyebut hal itu mengindikasikan adanya kecurangan pemilu yang tidak hanya dilakukan penyelenggara negara, tetapi juga penyelenggara pemilu. “Ini kan mengindikasikan bahwa kecurangan pemilu tidak hanya dilakukan oleh penyelenggara negara yang menyalahgunakan program-program negara untuk kepentingan calon-calon tertentu. Dan penyelenggara seperti Bawaslu berdiam diri membiarkan kecurangan itu terjadi di depan mata,” tegasnya.

Ia pun mendorong agar Bawaslu melakukan langkah konkret untuk menjamin netralitas. Kendati demikian, pihaknya juga tengah menyiapkan langkah hukum lain. “Langkah-langkah konkret harusnya di Bawaslu, tapi kami sedang memikirkan untuk melakukan langkah hukum lain berupa pengaduan di Pengadilan TUN, ini sedang kami telaah, melihat potensi dan kemungkinannya terutama cara-cara Bawaslu menyikapi masalah ini,” ujarnya. (nas)

Tags: BawasluKPUparpolTPDI

Berita Terkait.

putin
Headline

Bertemu Prabowo 2 Kali di 2026, Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Kamis, 3 September 2026 - 14:49
JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang
Headline

JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang

Kamis, 3 September 2026 - 11:50
5 Hari di Batam, Daihatsu Kumpul Sahabat Padukan Otomotif dan Hiburan
Headline

Indonesia-Arab Saudi Makin Mesra, Riset Kampus Didorong Tembus Dunia Usaha

Kamis, 3 September 2026 - 11:18
Inflasi Beras Agustus 2026 Melandai, Harga Medium dan Premium Nasional Mulai Turun
Headline

Inflasi Beras Agustus 2026 Melandai, Harga Medium dan Premium Nasional Mulai Turun

Kamis, 3 September 2026 - 09:02
Kuasa Hukum Budi Arie Tanggapi Laporan Dugaan Makar: Jangan Kriminalisasi Pernyataan Politik
Headline

Kedubes Ukraina Imbau WNI Waspadai Tawaran Jadi Tentara Rusia

Rabu, 2 September 2026 - 22:35
Yusril Minta Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia Diverifikasi Menyeluruh
Headline

Yusril Minta Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia Diverifikasi Menyeluruh

Rabu, 2 September 2026 - 19:45

OLAHRAGA

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda
Olahraga

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 09:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mempertimbangkan komposisi pemain yang akan diturunkan menghadapi Laos U-20 dalam laga kedua...

SelengkapnyaDetails
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.