• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

COP28 dan Keberlanjutan Transisi Energi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 22 November 2023 - 21:12
in Ekonomi
cireco

Dr. Taufan Hunneman, Ketua Umum Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika. Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. Taufan Hunneman, Dosen Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) Cirebon

INDOPOSCO.ID – COP28 mendatang akan diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab, 30 November-12 Desember 2023. COP28 (Konferensi Para Pihak) adalah forum untuk membicarakan Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP-UNFCCC).

BacaJuga:

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Mulai Usut Impor Galvanis

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen

Sejak COP21 tahun 2015 di Paris, COP berkisar pada bagaimana menerapkan Perjanjian Paris, yakni menjaga kenaikan suhu rata-rata global jauh di bawah 2 derajat celsius, serta mengupayakan membatasi kenaikan hingga 1,5 derajat celsius di atas suhu sebelum revolusi industri pertengahan Abad 19. Kemudian juga memastikan skema pendanaan, untuk mendorong reduksi emisi gas rumah kaca (GRK) dan pembangunan berketahanan iklim.

Selaras surat yang disampaikan Presiden COP28 (Sultan Ahmed Al Jaber) pada Juli 2023, kepada segenap delegasi partisipan, bahwa agenda COP 28 tetap fokus pada paradigma mempercepat transisi energi dan mengurangi emisi sebelum tahun 2030. Selanjutnya melakukan transformasi pendanaan iklim, dengan memenuhi janji-janji lama dan menetapkan kerangka kerja untuk kesepakatan baru di bidang pendanaan.

Nyaris semua negara gagal memenuhi target penurunan emisi, sehingga suhu Bumi terus meningkat. Di tengah darurat iklim seperti ini, COP28 kembali menghadirkan harapan untuk membawa dunia ke jalur yang lebih berkelanjutan. Suhu Bumi terus meningkat, suhu yang memanas serta sejumlah bencana terjadi di berbagai belahan dunia. Fenomena ini menggarisbawahi mendesaknya pengurangan emisi gas rumah kaca dalam skala masif.

Komitmen pendanaan negara maju
Pada COP27 akhir tahun lalu di Mesir, muncul kesepakatan dana global untuk “kerugian dan kerusakan” (loss and damage), sebagai komitmen bantuan pendanaan negara maju membantu negara-negara berkembang dan rentan, yang didera bencana iklim. Pada pembicaraan pertemuan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dana loss and damage mengacu pada biaya yang dikeluarkan atas cuaca ekstrem atau dampak yang dipicu oleh iklim, seperti naiknya permukaan laut. Pendanaan iklim sejauh ini fokus pada pengurangan emisi karbon, bagian dari upaya menghambat pemanasan global.

Merujuk laporan terbaru yang diterbitkan Institute for Environment and Human Security (UNU-EHS) di Universitas PBB, solusi pengurangan emisi gas rumah kaca harus segera dilaksanakan, sebelum iklim Bumi, sistem produksi pangan dan cadangan air kolaps. Laporan iklim terbaru yang diterbitkan lembaga prestisius tersebut menyiratkan kemuraman, daampak yang mengerikan dan tidak dapat dicegah bagi manusia dan planet Bumi.

Menurut Jack O’Connor, penulis utama dan peneliti senior di UNU-EHS, saat kita mendekati titik kritis ini, kita sudah mulai merasakan dampaknya. Sekali kita melewatinya, akan sulit untuk kembali ke masa lalu, akan segera terjadi jika ekosistem global yang rusak tidak dapat dikembalikan lagi.

Menjadi tugas penting yang dihadapi para perunding di Dubai untuk membahas kembali dana kerugian dan kerusakan (yang dibentuk pada COP27), serta menyepakati kerangka kerja tujuan global adaptasi (GGA) Perjanjian Paris.

Permasalahan lain yang mungkin mendapat banyak perhatian, dan tercermin dalam beberapa jalur negosiasi, termasuk transisi energi dan transformasi sistem pangan. Sebagaimana yang sering terjadi, diskusi dan negosiasi mengenai pendanaan iklim kemungkinan besar akan menjadi focus utama.

Pasca-COP27 sejumlah negara pulau-pulau kecil dan berkembang, aktif mendorong kompensasi. Mereka meminta perundingan tentang komitmen pendanaan negara maju sebagai agenda utama COP27. Bagi negara-negara miskin di Afrika, komitmen pendanaan dari negara maju akan menjadi parameter keberhasilan COP 27, kendati implementasinya adalah proses yang lain lagi.

Selama ini mayoritas negara maju terkesan selalu menunda-nunda pembayaran kompensasi, sebagaimana komitmen sebelumnya yang muncul pada COP21 di Paris, soal pendanaan USD100 miliar, namun realisasinya tidak pernah jelas. Kesepakatan pada pembicaraan iklim COP27 untuk menyiapkan dana “kerugian dan kerusakan” menandai tonggak sejarah dalam perjuangan panjang untuk mendapatkan bantuan bagi masyarakat miskin di garis depan pemanasan global.

Aliansi Negara Pulau Kecil (AOSIS) mengatakan, anggotanya di Pasifik dan Karibia telah melakukan semua upaya di COP27 untuk mendapatkan dana yang telah mereka kejar selama 30 tahun, sejak masalah kerugian dan kerusakan pertama kali diangkat oleh delegasi Vanuatu.
Bagi Indonesia, pendanaan aksi iklim memang perlu, seperti narasi pendanaan global “loss and damage” yang berkembang selama COP27.

Page 1 of 2
12Berikutnya
Tags: taufan hunnemanTransisi EnergiUniversitas Catur Insan Cendekia Cirebon

Berita Terkait.

baja
Ekonomi

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Mulai Usut Impor Galvanis

Rabu, 16 September 2026 - 02:20
kdmp
Ekonomi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Selasa, 15 September 2026 - 16:19
Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen
Ekonomi

Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 13:49
Permintaan Masyarakat Naik, PGN Perluas Jargas Surabaya-Gresik, Sasar 59.990 Sambungan
Ekonomi

Permintaan Masyarakat Naik, PGN Perluas Jargas Surabaya-Gresik, Sasar 59.990 Sambungan

Selasa, 15 September 2026 - 10:20
Bahlil Ungkap Strategi Jaga Harga BBM di InTechSEA 2026, Minyak Rusia Mulai Masuk
Ekonomi

Bahlil Ungkap Strategi Jaga Harga BBM di InTechSEA 2026, Minyak Rusia Mulai Masuk

Senin, 14 September 2026 - 20:10
Kendalikan Inflasi, Mendagri Tito Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, dan Beras
Ekonomi

Kendalikan Inflasi, Mendagri Tito Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Ayam, Telur, dan Beras

Senin, 14 September 2026 - 19:45

OLAHRAGA

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN
Olahraga

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 15 September 2026 - 09:45

INDOPOSCO.ID – Enam karateka terbaik Indonesia resmi dilepas untuk memburu prestasi di Asian Games 2026 Nagoya. PB Federasi Olahraga Karate-Do...

SelengkapnyaDetails
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1644 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.