• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Investigasi Pesawat Jatuh, TNI AU Belum Libatkan Pihak Luar

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 18 November 2023 - 06:15
in Headline
Agung-Sasongkojati

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati (kiri) memberi keterangan kepada wartawan terkait jatuhnya dua pesawat tempur EMB-314 Super Tucano di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (17/11/2023). Foto : Antara/Genta Tenri Mawangi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – TNI Angkatan Udara sejauh ini belum melibatkan pihak luar untuk menginvestigasi jatuhnya dua pesawat tempur EMB-314 Super Tucano di Pasuruan yang menyebabkan empat prajurit TNI AU gugur dalam tugas.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati menjelaskan investigasi pesawat tempur jatuh itu saat ini digelar oleh Pusat Kelaikan dan Keselamatan Terbang Kerja TNI AU (Puslaiklambangjaau) bekerja sama dengan Skadron Teknik (Skatek) Pangkalan Udara (Lanud) Abdurachman Saleh.

BacaJuga:

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

“Untuk investigasi, saat ini kami sudah bisa melaksanakan sendiri. Kami juga lulusan dari sekolah-sekolah investigasi di luar (negeri, red), yang cukup andal khususnya di bidang militer, dan kebetulan pesawat tempur Super Tucano dilengkapi dengan flight data recorder (FDR),” kata Kadispenau saat jumpa pers di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (17/11/2023).

Dia menambahkan umumnya pesawat tempur versi lama tidak dilengkapi dengan perangkat seperti FDR, tetapi untuk model dan seri baru sudah dilengkapi dengan perangkat tersebut.

Flight data recorder merupakan perangkat pesawat yang merekam dan menyimpan data teknis pesawat, antara lain ketinggian, kecepatan, kendali dan posisi pesawat. Data tersebut berguna untuk menyelidiki penyebab pesawat manakala mengalami insiden, misalnya jatuh.

Agung mengatakan adanya perangkat seperti flight data recorder di pesawat tempur Super Tucano dapat memudahkan investigasi, terutama dari aspek waktu. Dia menyebut tidak hanya FDR, Super Tucano juga memiliki perangkat yang dapat merekam situasi sekitar pesawat (head-up display).

Walaupun demikian, kata Agung, investigasi pesawat jatuh tidak hanya menganalisa data pesawat saat kecelakaan terjadi, tetapi harus melihat rangkaian, terutama sebelum pesawat jatuh.

Dalam kesempatan yang sama, dia menyebut ada dua tim investigasi yang dikerahkan ke lokasi kejadian, yakni pertama, tim inti dan kedua, tim pendukung.

“Tim inti dari Pusat Kelaikan dan Keselamatan Terbang Kerja TNI Angkatan Udara, didampingi oleh tim dari Skadron Teknik dan Depo Teknik, selanjutnya didampingi pasukan dari Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat). Itu dua tim. Jumlah sekitar masing-masing 10, tetapi (bisa) lebih banyak lagi (karena ada yang ditugaskan) untuk angkut-angkut,” kata Kadispenau.

Tim investigasi TNI AU, yang dipimpin langsung oleh Komandan Puslaiklambangjaau Marsekal Muda TNI Benedictus Benny Koessetianto, pada Jumat pagi berhasil mencapai lokasi jatuhnya pesawat, yang berada di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Tidak hanya lokasinya yang tinggi, lokasi jatuhnya pesawat juga berada di sekitar lereng gunung dan perkebunan warga.

Kadispenau menyebut tim investigasi juga berhasil memperoleh flight data recorder dua pesawat yang jatuh. Perangkat itu juga telah diangkut dan dibawa ke Lanud Abdulrachman Saleh.

“Mudah-mudahan bisa kami baca untuk bisa memberi penjelasan lebih lanjut,” kata dia.

Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI AU jatuh di lereng Gunung Bromo, kawasan Taman Nasional Gunung Bromo, Tengger, Semeru, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis, saat mereka menjalani sesi profisiensi latihan formasi bersama dua pesawat tempur Super Tucano lainnya.

Empat pesawat itu lepas landas dari Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh pada pukul 10.51 WIB dalam keadaan baik.

“Pesawat ini dalam kondisi baik, penerbangnya baik, flight (penerbangan) dari empat pesawat dengan delapan kru di dalamnya. Mereka semua menjalankan prosedur dengan baik, pre take off, pre start engine baik,” kata Kadispenau dikutip Antara.

Namun pada 11.18 WIB dua pesawat yang nomor registrasi masing-masing TT-3111 dan TT-3103 hilang kontak.

Dua pesawat yang jatuh itu mengangkut empat kru, yang seluruhnya gugur dalam tugas.

Letkol Pnb Sandhra “Chevron” Gunawan (Komandan Skadron Udara 21) saat itu bertugas menerbangkan pesawat dengan nomor registrasi TT-3111, dan di kursi penumpang ada Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya (Kepala Dinas Personel Lanud Abdulrachman Saleh).

Setelah itu, pesawat dengan nomor registrasi TT-3103 diterbangkan oleh Mayor Pnb Yuda A. Seta (Kepala Ruang Operasi Lanud Abdulrachman Saleh) dan di kursi penumpang ada Kolonel Pnb Subhan (Danwing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh).

Seluruh awak penumpang gugur dalam tugas, dan jasad mereka berhasil ditemukan, Kamis (16/11/2023).

Prosesi pemakaman terhadap para prajurit AU itu berlangsung pada hari Jumat (17/11). Para prajurit itu menerima kenaikan pangkat satu tingkat (anumerta), dimakamkan di Malang dan Madiun.

Tiga prajurit yang dimakamkan di TMP Suropati, Malang, Jawa Timur, Jumat, ialah Marsekal Pertama TNI (Anumerta) Subhan, Marsekal Pertama TNI (Anumerta) Widiono Hadiwijaya dan Kolonel Penerbang (Anumerta) Sandhra Gunawan.

Sementara Letkol Pnb (Anumerta) Yuda A. Seta dimakamkan di TMP Madiun, Jawa Timur, Jumat (17/11/2023). (aro)

Tags: jatuhpesawatTNI AU

Berita Terkait.

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.