• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tarif E-Parking Dinilai Mencekik, Ratusan Ojek Geruduk Gedung DPRD Lebak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 16 November 2023 - 14:58
in Nusantara
Ratusan tukang ojek saat melakukan aksi demo di gedung DPRD Lebak (foto Yasril/indopos.co.id)

Ratusan tukang ojek saat melakukan aksi demo di gedung DPRD Lebak (foto Yasril/indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ratusan tukang ojek Stasion Rangkasbitung mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Lebak,Banten.

Kedatangan tukang ojek yang tergabung dalam paguyuban Gojek Stasion Rangkasbitung (Gostra) tersebut dalam rangka menyuarakan aspirasi tentang kebijakan penerapan E-Parking di Pasar Rangkasbitung yang dinilai telah mencekik warga kecil seperti tukang ojek, penarik gerobak serta tukang becak.

BacaJuga:

MTQ ke-34 Kalbar di Kayong Utara Sukses Digelar, Kubu Raya Rebut Gelar Juara Umum

Kebakaran Meluas, Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Total

Berpusat di Darat, Gempa Bumi Dangkal Getarkan Wilayah Pati di Jawa Tengah

Menurut Arif Soleh, perwakilan tukang ojeg dalam orasinya mengatakan, jika kebijakan E-Parking sangatlah memberatkan warga terutama yang berprofesi sebagai tukang ojeg, tukang becak dan penarik gerobak. Hal itu dikarenakan, sistem E Parking yang mengharuskan warga membayar parkir, ketika memasuki kawasan Pasar Rangkasbitung sebesar Rp 2000, tentu saja, jika dikalikan dengan jumlah memasuki kawasan pasar, masyarakat sangat keberatan.

“Bisa dibayangkan, jika kita masuk ke kawasan Pasar Rangkasbitung, maka kita harus bayar E-Parking sekitar Rp2000, nah, kita harus kadang masuk wilayah Pasar dalam sehari adal empat atau lima kali, berapa coba yang harus kita keluarkan dalam sehari untuk parkir,”kata Arif Soleh, kepada Wartawan di halaman Gedung DPRD Lebak, Kamis(16/11/2023).

Kata Arif, pihaknya bukan menolak adanya program E Parking, akan tetapi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak seharusnya bisa memberikan pengecualian kepada tukang ojeg, pendorong gerobak dan tukang becak, dengan cara mengeluarkan kartu member, dan tentu saja pihaknya siap jika dibebankan biaya member yang terjangkau.

“Kita bukan mau gratis masuk kawasan Pasar dan melintasi jalur E-Parking. Kita cuma minta pemerintah daerah mengeluarkan kebijakan bagi warga kecil seperti kami, seperti memberlakukan member dengan membayar iuran bulanan yang terjangkau, misalnya Rp10.000 per bulan,”ucap Arif lagi.

Imam, perwakilan tukang Ojek lainnya menyatakan kedatangan ratusan tukang ojeg tersebut hanya meminta agara pemerintah mengeluarkan member parkir bagi tukang ojeg, tukang becak dan penarik gerobag. Ia menilai bukan sebuah pekerjaan yang sulit jika Pemda memberika member parkir kepada ia dan rekan rekannya, karena pemilik toko dikawasan Rangkasbitung juga sudah diberikan kebijakan menggunakan member parkir.

Selain tuntutan pemberlakuan member parkir bagi tukang ojek, ia juga meminta agar Disperindag menghapus pungutan kepada tukang becak dan penarik becak yang biasa mangkal di pasar Rangkasbitung.

“Pemilik toko juga bisa mendapatkan member parkir, masa kami tidak diberikan. Bisa dibayangkan, hasil uang narik ojeg kita bisa berkurang hanya karena digunakan untuk membayar parkir,”kata Imam.

Menanggapi tuntutan dari tukang ojeg stasion kereta api Rangkasbitung, ketua Komisi ll DPRD Lebak, Rully Sugiharto dihadapan masyarakat mengatakan, pihaknya akan menampung aspirasi dari masyarakat dan akan segera memanggil Disperindag Lebak.”Kami tampung aspirasi masyarakat khususnya para tukang ojek. Tentu kami akan panggil Disperindag untuk membahas masalah ini,”kata Rully.

Sementara itu, Kepala Disperindag Lebak, Orok Sukmana belum bisa dimintai keterangan soal permintaan tukang ojek Stasion Rangkasbitung. Karena ketika dihubungi lewat telepon, selalu tidak mengangkat. Dilain pihak, kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag, Yani mengaku akan mengkaji seluruh usulan dari berbagai pihak, terutama yang diprioritaskan untuk member pedagang.

“Ini masih dalam tahap uji coba. Kita sedang kaji seluruh usulan dari berbagai pihak. Prioritas utama member untuk pedagang,”kata Yani.(yas)

Tags: DPRD Lebak

Berita Terkait.

mtq
Nusantara

MTQ ke-34 Kalbar di Kayong Utara Sukses Digelar, Kubu Raya Rebut Gelar Juara Umum

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:19
Karhutla
Nusantara

Kebakaran Meluas, Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:02
Gempa-Jateng
Nusantara

Berpusat di Darat, Gempa Bumi Dangkal Getarkan Wilayah Pati di Jawa Tengah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:30
Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, Tim Gabungan Fokus Pemadaman Udara
Nusantara

Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, Tim Gabungan Fokus Pemadaman Udara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:10
Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Nusantara

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:32
Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel
Nusantara

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2199 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.