• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

ACCMSME Sepakati Feasibility Study Analisis Kesenjangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM ASEAN

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:05
in Ekonomi
ACCMSME-co

Forum ACCMSME 2023 yang dihadiri oleh perwakilan dari 10 Negara Anggota ASEAN Jakarta, Selasa (24/10/2023). Foto: KemenkopUKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) selaku focal point Indonesia pada forum kerja sama ASEAN Coordinating Committee on Micro Small and Medium Enterprises (ACCMSME) kembali ikut serta dalam The 16th ACCMSME and Related Meetings yang berlangsung di Singapura.

Pertemuan bertujuan untuk memperbarui progres terkait prioritas dan proyek di bawah forum ACCMSME 2023, serta persiapan Keketuaan ASEAN Laos 2024.

BacaJuga:

Pegadaian Raih Penghargaan Khusus di Ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026

Krista Exhibitions Gelar Empat Pameran Internasional Sekaligus, Perkuat Daya Saing Industri Indonesia

Pelaku Usaha Kecil Prasejahtera Kini Punya Kesempatan Berkembang

Pertemuan dihadiri oleh ACCMSME dari perwakilan dari 10 Negara Anggota ASEAN, mitra dialog seperti Jepang, Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris, serta mitra kerja sama internasional di antaranya seperti the ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC), the Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ), US-ASEAN Business Council (US-ABC), ASEAN Foundation, dan lain-lain.

“Pertemuan ACCMSME ke-16 telah menyepakati untuk melakukan feasibility study mengenai analisis kesenjangan untuk menyediakan akses pembiayaan bagi UMKM di ASEAN. Studi akan mengkaji lebih lanjut apakah fasilitas pembiayaan regional dapat menjadi langkah yang efektif untuk mengatasi kesenjangan dimaksud,” ungkap Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM sekaligus Head of Delegation ACCMSME Indonesia Yulius dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

KemenKopUKM pada tahun ini telah sukses menyelenggarakan The 6th ASEAN Inclusive Business Summit (IB Summit).

Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Destry Anna Sari mengatakan, IB Summit telah menghasilkan 2 outcome document, yakni Plan of Action for the Promotion of Inclusive Business in ASEAN dan Joint Ministerial Statement Declaration on Promoting Inclusive Business Models: Empowering Micro, Small and Medium Enterprises for Equitable Growth.

“KemenKopUKM telah berhasil meningkatkan komitmennya terhadap IB dengan menjadi tuan rumah High-Level Ministerial Meeting for Ministers Responsible for MSME Development in ASEAN Member States (AMS). Ini merupakan momentum pertama bertemunya Menteri yang Menangani UMKM di ASEAN,” kata Destry.

Pertemuan ACCMSME ke-16 juga mencatat progress implementasi project-project di ASEAN, seperti ASEAN Access, ASEAN SME Academy, ASEAN Mentorship Entrepreneurship Network (AMEN), serta ASEAN SME Policy Index (ASPI).

Sementara itu National Coordinator ACCMSME Henra Saragih mengatakan reformasi hukum mengenai UMKM dari 2018 sampai saat ini telah mengalami progress yang cukup signifikan.

Untuk memberikan kemudahan kepada UMKM, Pemerintah telah menetapkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, serta diatur lebih teknis melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, sebagai peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang Cipta Kerja.

“Selain menjadi instrumen evaluasi agar kita dapat terus meningkatkan kualitas penyusunan kebijakan UMKM nasional, ASPI diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pembuat kebijakan agar mampu menghasilkan kebijakan UMKM yang tepat di level nasional maupun kawasan,” tuturnya.

Selain itu, menyadari urgensi UMKM untuk bergegas melakukan transisi usaha menuju ekonomi sirkular yang dapat memberikan peluang bisnis yang besar dan membuka lapangan pekerjaan yang luas saat ini, KemenKopUKM juga terus mendorong penyiapan strategi implementasi ekonomi sirkular, baik di Indonesia maupun di kawasan.

“Sebagai bentuk sustainability event tersebut, KemenKopUKM telah sukses menyelenggarakan Policy Dialogue: MSMEs and Circular Economy on the Occasion of Indonesia’s ASEAN Chairmanship 2023, 25-26 Juni 2023 di Jakarta dengan output Policy Recommendations to Enhance ASEAN MSMEs’ Participation in The Circular Economy,” katanya.

Back to back dengan Pertemuan ACCMSME ke-16, telah diselenggarakan beberapa side event di antaranya International Seminar on Enhancing Financial Accessibility of MSMEs, tanggal 18 Oktober 2023, yang diorganisir oleh ASEAN-ROK Financial Cooperation Centre (FCC), dengan asistensi dari the Korea SMEs and Startups Agency (KOSME), Korea Credit Guarantee Fund (KODIT), dan Korea Securities Depository (KSD).

Seminar tersebut bertujuan untuk bertukar pengalaman mengenai kebijakan pengembangan UMKM dan mengidentifikasi lingkup kerja sama yang lebih konkret antara ASEAN dan Korea mengenai akses pembiayaan UMKM, salah satunya dengan metode crowdfunding terutama bagi start-up.

ASEAN Social Enterprise Development Programme 2.0 diselenggarakan pada 19 Oktober 2023 dan diorganisir oleh ASEAN Foundation bekerja sama dengan platform asal China Tiktok. Pada event tersebut hadir 4 perwakilan Wirausaha Sosial Indonesia, yakni Komerce, PetaNetra, PT Disabilitas Kerja Indonesia, dan Tulibot.

Sebagai penutup sesuai alphabetical order, Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi host ACCMSME ke-18 yang direncanakan akan dilaksanakan di Bali pada Oktober 2024.(dan)

Tags: ACCMSMEASEAN Laos 2024KemenKopUKM

Berita Terkait.

Penghargaan
Ekonomi

Pegadaian Raih Penghargaan Khusus di Ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23
krista
Ekonomi

Krista Exhibitions Gelar Empat Pameran Internasional Sekaligus, Perkuat Daya Saing Industri Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:47
mkroo
Ekonomi

Pelaku Usaha Kecil Prasejahtera Kini Punya Kesempatan Berkembang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:30
mitsubishi
Ekonomi

GIIAS 2026: Rifat Sungkar Ungkap Keunggulan New Xforce HEV, Mitsubishi Tebar Promo Besar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:09
PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature
Ekonomi

PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:21
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.