• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Bahlil Terus Yakinkan Xinyi Meski Ada Konflik Rempang

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 3 Oktober 2023 - 00:30
in Headline
bahlil

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/10/2023). Rapat Kerja Komisi VI dengan Menteri Investasi dan Kepala BP Batam tersebut membahas tindak lanjut permasalahan lahan di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan terus berkoordinasi dan meyakinkan Xinyi Group meski ada konflik di Rempang, Kepulauan Riau.

Menurut Bahlil, Xinyi memahami kondisi yang terjadi, namun investor asal Tiongkok itu berharap konflik tersebut bisa segera selesai dengan baik.

BacaJuga:

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

“Insya Allah mereka (Xinyi) mau memahami. Karena perwakilan saya di sana, sebelum rapat ini saya telepon, Insya Allah mereka memahami tapi juga mereka berpikirnya agar bisa sama-sama kita selesaikan dengan baik, dan kalau bisa diharapkan bisa cepat,” kata Bahlil seperti dikutip Antara, Senin (2/10/2023).

Bahlil juga memastikan tidak ada penekanan dari pihak Xinyi terkait rencana investasi di Rempang. “Posisinya tidak sampai menekan kita. Mudah-mudahan kita mampu selesaikan ini dengan baik-baik semuanya, juga bisa dengan cepat,” tuturnya.

Bahlil mengungkapkan pemerintah memang perlu memberikan kepastian kepada calon investor yang akan masuk terkait hal-hal yang terjadi dan dibutuhkan mereka. Akan tetapi, di sisi lain, pemerintah juga perlu bijak mengurai masalah yang terjadi di Rempang.

Mantan Ketua Umum Hipmi itu juga mengaku telah melakukan langkah-langkah antisipasi agar investor tidak hengkang. Hal itu dilakukan lantaran saat ini Indonesia berada di tengah kompetisi global untuk menarik investasi asing.

“Kami sudah melakukan langkah-langkah antisipastif agar investornya juga mau sedikit sabar menunggu. Karena kalau tidak, ya sudah, pergi. Kita ini sedang berkompetisi dengan negara lain. Kita sedang berkompetisi dengan negara lain yang menyiapkan clear and clean,” katanya.

Total investasi di Rempang, Kepulauan Riau mencapai 11,6 miliar dolar AS (setara Rp174 triliun) dan diklaim merupakan proyek pembangunan ekosistem industri yang besar.

Di kawasan tersebut bukan hanya ada perusahaan kaca asal China yakni Xinyi Group, namun juga beberapa perusahaan lainnya.

Setidaknya ada 10 proyek yang akan digarap sebagaimana disepakati dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) pada 28 Juli 2023 lalu antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Xinyi International Investments Limited, perusahaan-perusahaan yang akan berinvestasi di Rempang, Kepri.

Ke-10 proyek tersebut yaitu pembangunan kawasan industri terintegrasi; pabrik pemrosesan pasir silika; industri soda abu; industri kaca panel surya; industri kaca float; industri silikon industrial grade; industri polisilikon; industri pemrosesan kristal; industri sel dan modul surya; serta industri pendukung. (wib)

Tags: bahlil lahadaliaMenteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)RempangXinyi

Berita Terkait.

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57
Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern
Headline

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:31
Syarief-Sulaeman-Nahdi
Headline

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:46
Analisis
Headline

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:06
Aparat
Headline

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04
SPBU
Headline

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    950 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1517 shares
    Share 607 Tweet 379
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.