• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Sorot Tajam Pengamat Respons Kaesang Jadi Ketum PSI

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 27 September 2023 - 12:50
in Politik
PSI-Kaesang-co

Kaesang Pangarep berpidato usai resmi jadi Ketum PSI. Foto: Instagram/@psi_id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menyebut ada tiga hal penting di balik penunjukan Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pertama, menunjukan betapa tidak konsistenya seorang Kaesang.

Sebab 2 tahun lalu, dia bersuara lantang tidak mau terjun ke dunia politik, namun kini seperti pepatah menjilat ludahnya sendiri. Perilaku tersebut mirip dengan ayahnya, yang sering terlihat tidak konsisten.

BacaJuga:

Jadi Benteng Integritas Pemilu, DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

Festival Etik DKPP 2026 Dibanjiri Jurnalis Muda, Tumbuhkan Optimisme Menuju Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks

“Ternyata diakuinya saat pidato, setelah dipiiih jadi Ketua Umum PSI bahwa ia akhirnya masuk dunia politik karena terinspirasi oleh ayahnya,” kata Ubedilah melalui gawai, Jakarta, Rabu (27/9/2023).

Kedua, menunjukan PSI adalah partai yang mengkhianati klaim dirinya sebagai partai kader. Kaderisasi PSI mengalami stagnasi justru disaat baru berusia muda.

“Itu juga berarti kaderisasi sirkulasi kekuasaan di elit PSI tidak berjalan,” nilainya.

Proses begitu cepatnya Kaesang menjadi anggota, lalu menjadi Ketua Umum PSI bisa dimaknai telah mengabaikan AD/ART. Sebab dalam ART PSI pasal 18 disebutkan bahwa syarat menjadi pengurus di Dewan Pimpinan Pusat adalah seseorang telah menjadi kader paripurna.

Di dalam AD PSI pasal 13 disebutkan bahwa Kader Paripurna adalah anggota yang telah mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan Pimpinan Pusat.

“Nah apakah Kaesang sudah pernah ikut pelatihan kader tingkat nasional itu? Nyatanya tidak, dapet kartu anggotapun baru,” sindir Ubedilah.

Ketiga, menunjukan bahwa PSI bukan partai modern, sebab sangat menggantungkan nasibnya pada seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ketergantungan pada Jokowi itu kini makin terbukti, selain terlihat dari narasi tegak lurus ke Jokowi juga sampai mengangkat darah daging Jokowi Kaesang sebagai ketua umumnya,” imbuhnya

Kaesang mengakui, sosok sang ayah, Jokowi menjadi inspirasinya untuk terjun ke politik. “Terus terang, saya masuk politik itu, ya, salah satu inspirasinya Bapak saya sendiri,” tutur Kaesang saat berpidato dalam forum Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI di Djakarta Theatre, Senin malam.

“Beliau ini orang yang sangat saya cintai dan saya hormati, saya ingin mengikuti jejak beliau berpolitik untuk kebaikan,” tambah Kaesang.(dan)

Tags: kaesang pangarepKopdarnasPartai Solidaritas Indonesia

Berita Terkait.

tito
Politik

Jadi Benteng Integritas Pemilu, DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:18
Festival-Etik-2026
Politik

Festival Etik DKPP 2026 Dibanjiri Jurnalis Muda, Tumbuhkan Optimisme Menuju Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:27
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Politik

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:49
Siswa
Politik

DPR Soroti Budaya Kecurangan di Pendidikan, Penguatan Integritas Jadi Harga Mati

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:10
Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik
Politik

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16
Sari Yuliati
Politik

Terpilih Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957, Sari Yuliati Targetkan Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    1331 shares
    Share 532 Tweet 333
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1524 shares
    Share 610 Tweet 381
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.