• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Duet Anies-Cak Imin, Jadi Sejarah Pertemuan Dua Entitas Politik Islam

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 11 September 2023 - 17:05
in Politik
Deklarasi-Anies-co

Pasangan AMIN (Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar). (foto - istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deklarasi Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi bakal Capres dan Cawapres 2024 mendapat apresiasi dari Direktur Eksekutif Center for Strategic Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari yang menyebut sebagai peristiwa sejarah pertemuan dua entitas politik Islam.

“Sebuah peristiwa politik yang menggabungkan 2 entitas politik Islam, yakni Islam Moderat dan Islam Tradisional terpampang ketika deklarasi Anies-Cak Imin,” kata Sholeh kepada INDOPOS.CO.ID, Senin (11/9/2023).

BacaJuga:

Pemilu Tinggal Klik, DPR Minta Anggaran E-Voting Masuk Rencana 2027

BEM Bersatu Sebut Dugaan Jejaring Politik di Balik Aksi Tolak MBG

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Ia menjelaskan, peristiwa politik yang menjadi sejarah perpolitikan nasional ini, karena selama ini koalisi yang menggambarkan Ke-Indonesiaan selalu antara kelompok nasionalis dengan kelompok agamis.

“Jadi belum pernah terjadi persatuan dua kelompok dalam jalur agamis secara langsung,” jelasnya.

Kata Sholeh, mungkin Anies Baswedan bisa disebut juga berasal dari sisi nasionalis, namun sejak Pikada Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu, Anies labih dikenal sebagai bagian dari kelompok Islam Moderat.

“Penyatuan dua entitas agamis yang selama ini dianggap tidak akan pernah terjadi, ternyata pada Pilpres 2024 mendatang dapat kita saksikan,” tuturnya.

Ia pun menegaskan bahwa kekuatan Islam tradisional yang dimaksud adalah kelompok Nadhlatul Ulama (NU) yang tentunya menjadi basis massa dari PKB.

“Maka bergabungnya PKB ke Koalisi Perubahan adalah sebuah ‘plot twist’ yang membuat terpana dan membuat koalisi capres lainnya, seperti Kubu Prabowo dan Ganjar Pranowo menjadi gelagapan,” cetusnya.

Karena jika menilik kekuatan dari parpol pendukung, Ganjar Prabowo tinggal berharap dari pendukung PPP untuk meraih simpati dari pemilih NU.

“Tetapi PPP sendiri sedang tidak baik-baik saja, dalam berbagai survei partai yang didirikan oleh NU itu bahkan belum melewati ambang batas parlemen 4 persen,” tandasnya.

Situasi yang sama juga dirasakan kubu Prabowo Subianto, yang salah satu parpol pendukungnya adalah PAN yang memiliki ceruk suara dari sisi Islam Moderat.

“Namun menurut berbagai lembaga survei, pemilih PAN sebagian besar lebih condong ke Anies Baswedan. Sehingga Sulit bagi PAN untuk mempertahankan pemilihnya jika tidak ikut dalam gerbong Anies Baswedan,” imbuhnya.

“Terlebih jika PKS tetap berada dalam koalisi Anies-Cak Imin maka akan menjadi dampak luar biasa dalam gerbong Koalisi Perubahan ini,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: Anies BaswedanAnies-Cak IminCak ImincapresCawapresMuhaimin IskandarPilpres 2024

Berita Terkait.

E-Voting
Politik

Pemilu Tinggal Klik, DPR Minta Anggaran E-Voting Masuk Rencana 2027

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:46
BEM
Politik

BEM Bersatu Sebut Dugaan Jejaring Politik di Balik Aksi Tolak MBG

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33
Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri
Politik

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:31
tito
Politik

Jadi Benteng Integritas Pemilu, DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:18
Festival-Etik-2026
Politik

Festival Etik DKPP 2026 Dibanjiri Jurnalis Muda, Tumbuhkan Optimisme Menuju Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:27
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Politik

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:49

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7117 shares
    Share 2847 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1093 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.