• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Inspirasi Perjuangan Anwar Ibrahim

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 7 September 2023 - 10:35
in Internasional
Yanuardi-Syukur-co

Yanuardi Syukur, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional. Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

oleh Yanuardi Syukur, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional

INDOPOSCO.ID – Di sela-sela menghadiri Konferensi Tingjat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43, Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim berbagi gagasan dan pemikirannya di acara ‘Temu Anwar’ yang digelar di Jakarta, Selasa (5/9/2023).

BacaJuga:

Kemenkop Bersama Koperasi Kita Miraino Hikari Lepas Pekerja Migran ke Jepang Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Acaranya dipandu dengan menarik oleh selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina serta Ahmad Dhani. Soalan berat jadi ringan pada acara malam itu yang dihadiri oleh banyak kalangan tersebut, termasuk selebriti Indonesia dan Malaysia.

Kita sudah tahu perjuangan lelaki 76 tahun tersebut tidak mudah. Lebih 10 tahun mendekam di penjara, tapi semangatnya untuk berjuang bagi bangsanya tetap membara sampai menjadi perdana menteri di tahun 2022 lalu.

Mengutip Pakar Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) Nurul Isnaeni, PhD, perjalanan hidup Anwar Ibrahim yang keras membuatnya menjadi pribadi yang matang, bukan hanya sebagai politisi, tapi juga negarawan.

Suatu waktu, Anwar bertemu B J Habibie. Habibie yang bersedih melihat penderitaan Anwar, meminta Anwar agar tinggal di Jakarta, akan tetapi Anwar memilih pulang ke Malaysia, sebab di negerinya itu dia bisa berjuang bagi bangsanya. Walau harus dipenjara (lagi), bagi Anwar itu konsekuensi dari perjuangan.

“Saya melihat always in the positive,” kata Anwar malam itu.

Masuk penjara adalah derita, bagi sebagian orang. Tapi bagi Anwar, untuk perjuangan, di penjara atau di luar penjara tetaplah perjuangan. Dia tidak mengeluh, apalagi harus berputus asa, apalagi dia teringat bagaimana perjuangan para Nabi dan Rasul di masa lalu yang diterpa badai ujian yang begitu berat dari yang dia rasakan.

Secara politik, Anwar berusaha berada di tengah. Dia dihadapkan pada anggapan sebagian masyarakat bahwa dia terlalu pro-Barat.

“Bahkan jika pemerintahan Anwar cenderung meningkatkan hubungan diplomatik yang lebih erat dengan Washington, Anwar harus memperhatikan sentimen yang ada di kalangan Muslim Melayu yang secara emosional mengidentifikasi perjuangan Palestina dan yang menegur dukungan AS terhadap Israel,” tulis Nawaljeet Singh Rayar, Associate Research Fellow di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura dalam tulisannya “East of West: How Anwar Ibrahim Decides? (17/4/2023). Pastinya, Anwar berusaha menghindari label “pro-Barat” tersebut.

Politisi kelahiran Cherok Tok Kun, Bukit Mertajam, Pulau Pinang tersebut juga mengajarkan satu hal: kekuatan jiwa. Kekuatan inilah yang menggerakkan para pejuang kita di masa lalu untuk melawan penjajah demi menegakkan marwah sebagai manusia dan komunitas.

Jiwa yang kuat adalah kunci, dan itulah yang membuat nama-nama tokoh kita masih harum; Bung Karno, Bung Hatta, Sjahrir, Natsir, Hamka, dan tokoh-tokoh perempuan luar biasa seperti Malahayati, Rasuna Said, Kartini, dan lain sebagainya. Pada jiwa yang kuat terhadap masa depan yang cerah.

Anwar juga bercerita tentang pentingnya iman dan pengetahuan. Keduanya adalah kesatuan, tidak terpisahkan; bahkan perlu hadir dalam satu tarikan nafas kita. Kita beriman kepada Allah SWT, dan konsekuensinya kita belajar memperkaya diri dengan berbagai pengetahuan. Setelah dapat pengetahuan, kita berbagi kepada sesama untuk mencerahkan masyarakat kita.

Saat dipenjara, Anwar memilih untuk menghafal Alquran, hadits, dan membaca buku. Teman-temannya dari seluruh dunia mengirimkannya buku, dan dia baca selahap-lahapnya. Maka, jika kita dengar ceramah Anwar kita akan dapat berbagai nama penulis besar seperti sejarawan Prancis Alexis de Tocqueville hingga filsuf Pakistan Muhammad Iqbal yang karyanya berpengaruh di dunia. Membaca karya orang besar sangat berguna untuk melatih pikiran kita adalah tidak hanya berpikir buat diri sendiri, akan tetapi berpikir dan bertindak untuk orang banyak.

“Manfaatkanlah waktu dengan tradisi ilmu,” nasihat Anwar ini sangat baik. Saat ini kita hidup dengan gadget, setiap hari kita bangun tidur buka handphone, begitu juga saat mau tidur. Akan tetapi, apakah yang kita baca? Jika membuka Instagram, Twitter (sekarang; X), atau Facebook, apakah yang kita baca dari situ? Maka, teramat sayang waktu digunakan untuk yang sia-sia, yang tidak bermakna. Anwar mengajar kita untuk menggunakan waktu sebaik mungkin, mumpung kita masih muda, masih kuat untuk beraktivitas.

“Ilmu yang bermanfaat untuk rakyat digarap daripada hasil pembacaan buku yang bermutu. Dengan luasnya akses kepada bahan bermutu, kecerdasan dan kematangan sesebuah masyarakat akan meningkat,” demikian kata Anwar suatu ketika.

Satu lagi yang penting kata beliau adalah mencintai keluarga. Anwar adalah pribadi yang sangat dekat dengan istri dan anak-anaknya. Anwar menikahi wanita kelahiran Singapura, Wan Azizah Wan Ismail pada 26 Februari 1980, dan memiliki lima anak perempuan dan seorang anak laki-laki: Nurul Izzah, Nurul Nuha, Mohd Ehsan, Nurul Ilham, Nurul Iman, dan Nurul Hana.

Anak sulungnya, Nurul Izzah, mengikuti karier ayahnya menjadi anggota parlemen. Anwar berpesan kepada kita semua agar mencintai keluarga kita sebaik-baiknya, sebab keluarga itulah yang menjadi penopang terbesar kita, terutama di saat kita berada di masa-masa sulit.

Nasihat Anwar Ibrahim—yang tersurat atau tersirat—sangat inspiratif untuk kita di tanah Melayu, Indonesia dan Malaysia. Kehadiran peserta dari kedua negara tersebut sangat bermakna untuk menguatkan ikatan antara kedua bangsa di tanah Melayu ini dan bagian dari ASEAN.

Presiden Joko Widodo mengibaratkan di ASEAN ini kita adalah keluarga yang harmonis, kompak, dan berprestasi. Maka, relasi antara Indonesia-Malaysia harus kita tingkatkan, begitu juga dengan keluarga besar negara ASEAN lainnya.*

Tags: Anwar IbrahimKTT ASEANMUIpm malaysiayanuardi syukur

Berita Terkait.

menkop
Internasional

Kemenkop Bersama Koperasi Kita Miraino Hikari Lepas Pekerja Migran ke Jepang Internasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:52
Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2286 shares
    Share 914 Tweet 572
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1620 shares
    Share 648 Tweet 405
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.