• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BRIN: Hujan Bisa Percepat Penyebaran Spora Antraks

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 21 Juli 2023 - 06:06
in Nasional
brin

Peneliti Pusat Riset Veteriner BRIN Rahmat Setya Adji dalam sebuah diskusi tentang penyakit antraks di Gedung B.J. Habibie, Kompleks BRIN, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2023). (ANTARA/Sugiharto Purnama)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan hujan bisa mempercepat penyebaran penyakit antraks akibat spora yang hanyut terbawa arus air hujan dan mencemari lingkungan.

“Di lokasi penyembelihan hewan ternak yang belum dekontaminasi, lalu ada hujan yang membuat spora mengalir ke tempat lain,” kata Peneliti Ahli Muda dari Pusat Riset Veteriner BRIN, Rahmat Setya Adji dalam sebuah diskusi di Gedung B.J. Habibie, Kompleks BRIN, Jakarta Pusat, Kamis.

BacaJuga:

Penghulu Diperkuat, KUA Didorong Jadi Simpul Pembangunan Masyarakat

Pimpinan DPD Dorong Pembenahan Menyeluruh MBG, Ingatkan Jangan Timbulkan Masalah Baru

Kasus BGN Jadi Alarm Keras, Said Didu: MBG Jangan Sampai Jadi Bancakan Pejabat

Rahmat menuturkan pernah ada kasus antraks yang menyebar luas di Gorontalo karena warga setempat menyembelih hewan ternak terinfeksi antraks di sawah.

Darah hewan ternak itu mengalir ke sungai, lalu penyakit antraks menyebar ke 11 kecamatan di wilayah tersebut.

“Dari satu kecamatan menyebar ke 11 kecamatan karena bakteri antraks mengalir ke sungai, kemudian spora menempel di rumput pinggir sungai, lalu diambil peternak dan diberikan kepada hewan ternak,” ujarnya.

Antraks adalah penyakit bakterial pada hewan domestik maupun liar, terutama hewan herbivora. Penyakit itu disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis yang bisa menghasilkan spora bila terekspos oksigen.

Hewan herbivora berisiko sebagai pengantar antraks kepada manusia. Spora antraks tahan terhadap lingkungan ekstrem, keasaman ekstrem, panas ekstrem, dan bisa bertahan hidup antara 150 sampai 200 tahun.

Cara mengatasi antraks adalah dengan melakukan vaksinasi pada hewan ternak. Bila penyakit itu sudah menginfeksi manusia, maka diobati dengan mengonsumsi antibiotik yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Rahmat menyarankan agar merebus daging dengan air mendidih selama 30 menit, karena bakteri antraks rapuh terhadap pemanasan basah. Sedangkan, pemanasan kering yang dibuat sate membutuhkan panas hingga 120 derajat selama satu jam.

Saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menerapkan kegiatan vaksinasi hingga surveilans pada hewan ternak sebagai strategi pengendalian penyakit antraks di Indonesia.

Langkah pencegahan dan pengendalian dilakukan pada sumbernya melalui vaksinasi hewan di area endemi, kontrol lalu lintas hewan ternak dari daerah endemi ke daerah bebas, hingga tindakan disposal pada hewan ternak yang terinfeksi bakteri antraks. (bro)

Tags: AntraksBadan Riset dan Inovasi NasionalBRINhujanSpora Antraks

Berita Terkait.

Short-Course
Nasional

Penghulu Diperkuat, KUA Didorong Jadi Simpul Pembangunan Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:25
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Nasional

Pimpinan DPD Dorong Pembenahan Menyeluruh MBG, Ingatkan Jangan Timbulkan Masalah Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05
Rantang
Nasional

Kasus BGN Jadi Alarm Keras, Said Didu: MBG Jangan Sampai Jadi Bancakan Pejabat

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:39
KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim
Nasional

KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:19
Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Nasional

Waspadai Ancaman Ebola, DPR Minta Barantin Perketat Pengawasan di Semua Pintu Masuk RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:32
Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Nasional

Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:15

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1158 shares
    Share 463 Tweet 290
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1423 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.