• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kemenkes: Perlu Gerakan Massal Berikan Vaksinasi Rabies ke Anjing

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 3 Juni 2023 - 02:22
in Headline
vaksin

Warga Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai melakukan vaksinasi antirabies secara mandiri terhadap anjing peliharaan guna mencegah penularan virus rabies. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kesehatan menilai perlu adanya gerakan massal memberikan vaksinasi rabies, terutama kepada anjing yang berpotensi mengalami rabies.

“Karena sudah ada wilayah kejadian luar biasa (KLB), maka harus dilakukan gerakan massal serentak yang dipimpin oleh pemerintah daerah yang melibatkan seluruh dinas terkait untuk melakukan penyisiran terhadap hewan-hewan, terutama anjing, yang memang akan berpotensi menjadi rabies. Anjing tersebut kemudian diberikan vaksinasi,” ujar Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril seperti dikutip Antara, Jumat (2/6/2023).

BacaJuga:

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

Indonesian Soldier Killed, House Urges UN to Review Protection of UNIFIL Troops

Tercatat, sudah ada dua kabupaten yang menyatakan KLB rabies, yaitu Kabupaten Sikka dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia menambahkan gerakan massal perlu melibatkan komunitas pencinta hewan, terutama pecinta anjing, baik tingkat nasional maupun daerah.

“Paling utama saat ini adalah penanganan pada hewan pembawa rabies, seperti anjing, kucing, dan kera sehingga vaksinasi rabies pada populasi anjing dan kucing minimal 70 persen dicapai, di mana saat ini baru 40 persen. Anjing dan kucing harus dipelihara dan jangan sampai ada hewan pembawa rabies berkeliaran,” kata dia.

Terkait dengan status KLB, lanjutnya, dalam epidemiologi berada satu tingkat di bawah wabah, yang artinya KLB rabies ini masih bisa ditangani di tingkat lokal oleh pemerintah bersama masyarakat setempat.

Dengan status KLB, ada beberapa tindakan yang harus dilakukan untuk melokalisasi, baik dari sisi hewan maupun manusia.

Dalam kesempatan sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi mengatakan salah satu kunci keberhasilan vaksinasi, yakni kekebalan kelompok serta semua anjing harus divaksin.

“Jadi bukan hanya anjing-anjing di rumah, justru anjing-anjing liar itu yang harus divaksin, termasuk anak anjing,” katanya.

Ia menambahkan hal yang tak kalah penting yakni manajemen populasi anjing.

“Jadi harus dilakukan kontrol populasi, tidak bisa kita membiarkan anjing berkeliaran di luar apalagi tidak ada pemiliknya,” tuturnya. (wib)

Tags: anjingKemenkesVaksinasi Rabies

Berita Terkait.

Prajurit
Headline

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Pasukan
Headline

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Prajurit
Headline

Indonesian Soldier Killed, House Urges UN to Review Protection of UNIFIL Troops

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Prajurit
Headline

Prajurit TNI Jadi Korban, DPR RI Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan
Headline

Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:26
bahlil
Headline

Respons Bahlil terkait Usulan KPK: di Golkar Tiap Munas Ada Ketua Umum Baru

Sabtu, 25 April 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.