• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Dini

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 24 Mei 2023 - 03:03
in Nasional
stunting

Arsip foto - Pengendara motor melintas di dekat mural kampanye pencegahan stunting di Jakarta, Rabu (16/12/2020). Antara/Dokumen Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini yaitu sejak masa kehamilan.

“Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, saat masa kehamilan atau sebelum kelahiran, dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan memastikan kecukupan nutrisi ibu dan bayi,” kata Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kemenko PMK, Agus Suprapto di Jakarta, Selasa (23/5).

BacaJuga:

Seni Grafis Indonesia Ungkap Kisah Pelayaran Kuno

Ancaman Penyakit Zoonosis, DPR: Jangan Tunggu Hantavirus Membesar Baru Bertindak

Respons Desakan DPR, Kemenkes Siapkan Pendampingan Medis dan Psikis Santriwati di Pati

Kemenko PMK, lanjut dia, mendorong kementerian/lembaga terkait dan juga pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

“Kemenko PMK mengajak kementerian dan lembaga, serta pemda hingga tingkat kelurahan dan desa untuk memberikan perhatian khusus terhadap program pencegahan dan penanganan stunting demi terciptanya SDM unggul dan berkualitas,” ucap Agus, dikutip dari Antara.

Agus yang pernah menjabat Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK itu menambahkan pencegahan stunting sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting.

“Berbagai langkah strategis, guna mencegah bayi lahir dengan kondisi sudah stunting, merupakan salah satu agenda prioritas yang perlu menjadi perhatian bersama,” terangnya.

Agus menjelaskan salah satu kunci untuk menyukseskan program pembangunan SDM perlu dimulai dengan memastikan generasi penerus bangsa lahir dalam keadaan sehat dan tidak mengalami stunting.

“Selain itu juga memastikan generasi penerus bangsa agar dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal dan menjadi generasi unggul dan berkualitas,” tambahnya.

Agus menegaskan intervensi pada masa kehamilan menjadi salah satu fokus pemerintah. “Selain intervensi pada masa kehamilan, intervensi pencegahan stunting juga diintensifkan pada remaja putri, guna memastikan remaja putri yang nantinya akan menikah dan menjadi calon ibu dapat memiliki kondisi kesehatan yang baik dan tidak mengalami anemia,” tuturnya.

Menurutnya, masalah anemia menjadi perhatian khusus dalam program pencegahan dan penanganan stunting karena remaja putri yang mengalami anemia berpotensi menderita anemia saat masa kehamilan.

“Kami kembali mengingatkan bahwa mengoreksi anemia pada calon pengantin mendukung upaya pencegahan stunting, karena jika calon pengantin perempuan menderita anemia maka berpeluang menderita anemia saat hamil sehingga berisiko melahirkan bayi berat badan lahir rendah dan meningkatkan risiko melahirkan bayi stunting,” ungkap Agus. (mg1)

Tags: Kemenko PMKpencegahanstunting

Berita Terkait.

Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan
Nasional

Seni Grafis Indonesia Ungkap Kisah Pelayaran Kuno

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:31
Virus
Nasional

Ancaman Penyakit Zoonosis, DPR: Jangan Tunggu Hantavirus Membesar Baru Bertindak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:49
Perempuan
Nasional

Respons Desakan DPR, Kemenkes Siapkan Pendampingan Medis dan Psikis Santriwati di Pati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:44
Layanan-Haji
Nasional

Kuota Tetap, Pendaftar Terus Bertambah: Muslim Pro Soroti Urgensi Daftar Haji Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:04
Pelatihan
Nasional

Perkuat Komitmen ESG, PGN Transformasikan Sampah Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42
peradi
Nasional

Peradi SAI Dorong Revisi UU Advokat dan Regenerasi Profesi di Era Modern

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:30

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.