• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kenaikan Kasus Covid-19 Alarm Peningkatan Kewaspadaan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 5 Mei 2023 - 14:29
in Nasional
Tenaga kesehatan bersiap memberikan vaksinasi Covid-19 dosis penguat kepada warga di Jakarta, Selasa (21/2/2023). Vaksinasi penting untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi viirus corona penyebab Covid-19. (ANTARA)

Tenaga kesehatan bersiap memberikan vaksinasi Covid-19 dosis penguat kepada warga di Jakarta, Selasa (21/2/2023). Vaksinasi penting untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi viirus corona penyebab Covid-19. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Iwan Ariawan menyampaikan bahwa tren kenaikan angka kasus penularan Covid-19 harus dijadikan sebagai alarm untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Ia mengatakan bahwa angka kasus penularan Covid-19 yang sebelumnya bisa ditekan sampai di bawah 1.000 per hari belakangan meningkat menjadi 2.000-an kasus per hari.

BacaJuga:

Kunjungi Ponpes Habib Rizieq, Menkop: Koperasi Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

“Kondisi ini harus kita sikapi dengan kehati-hatian dan tidak menularkan atau tertular Covid-19,” katanya di Jakarta, Jumat.

Menurut Iwan, peningkatan kasus Covid-19 yang belakangan terjadi antara lain dipengaruhi oleh munculnya subvarian baru virus corona penyebab Covid-19 seperti Arcturus dan Kraken.

Selain itu, peningkatan signifikan mobilitas dan interaksi masyarakat menjelang hingga setelah Lebaran juga meningkatkan risiko penularan Covid-19.

“Kami memang sudah memprediksi adanya kenaikan kasus kali ini, sebab adanya pergerakan masyarakat yang masif selama mudik dan Lebaran,” kata Iwan, Jumat (5/5/2023), seperti dikutip dari Antara.

Iwan, yang tergabung dalam Tim Serologi Survei Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, memperkirakan penularan Covid-19 di Indonesia bisa tetap terkendali karena mayoritas penduduk sudah punya antibodi SARS-CoV-2 hingga 98,5 persen berkat vaksinasi dan infeksi alami.

Dia juga menyampaikan bahwa tren peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi sejak 29 April 2023, dengan angka kasus 2.074 dalam sehari, kemungkinan memuncak dan mencapai angka 5.000 kasus per hari dalam dua pekan.

Guna menekan risiko penularan, ia mengatakan, warga yang mengalami gejala Covid-19 dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter.

“Kalau ada yang memiliki gejala seperti flu, batuk, pilek, demam, segera periksa antigen, paling tidak kita tahu apakah Covid-19 atau bukan,” katanya.

Orang muda yang terserang Covid-19 tetapi tanpa gejala, menurut dia, harus segera menjalani isolasi mandiri dan memberitahukan orang-orang yang melakukan kontak dengannya ke petugas kesehatan atau kerabat supaya mereka bisa diperiksa.

Warga lanjut usia yang terserang Covid-19, ia melanjutkan, dianjurkan segera mengakses pelayanan kesehatan.

Iwan tidak merekomendasikan penggunaan obat tanpa resep dokter pada pasien Covid-19, meskipun yang bersangkutan hanya mengalami gejala ringan serupa influenza.

“Kalau dia usia muda, gejala ringan atau tidak bergejala, kalau mau pakai obat sendiri dengan resep dokter untuk atasi gejala tidak masalah, kecuali asupan suplemen untuk menjaga stamina tubuh (boleh tanpa resep dokter),” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kalau kita yang tidak punya dugaan sakit, kalau yang belum vaksin segera lengkapi sampai booster. Prokesnya juga tetap dilakukan dengan pakai masker dan cuci tangan,” katanya.

Menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 1.423 pasien Covid-19 dilaporkan meninggal di rumah sakit dalam kurun 1 hingga 3 Mei 2023.

“Kalau kami analisa siapa saja yang mengalami Covid-19 bergejala berat, bahkan meninggal, terutama adalah lansia,” kata Iwan.

Pada kelompok orang dewasa, ia mengatakan, penderita Covid-19 yang mengalami gejala sakit umumnya belum mendapat vaksinasi lengkap maupun penguat. (mg2)

Tags: covid-19EpidemiologKasus Covid-19

Berita Terkait.

ferry
Nasional

Kunjungi Ponpes Habib Rizieq, Menkop: Koperasi Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:46
Bob-Hasan
Nasional

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:06
KBM
Nasional

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45
Netty
Nasional

Sikapi Kasus Pelecehan Santriwati, DPR Tekankan Pentingnya Ruang Aman di Faskes

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:25
Gogot-Suharwoto
Nasional

Bukan Sekadar Afirmasi, Siswa Kurang Mampu Bisa Kuasai 3 Jalur Sekaligus di SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:44
Bus
Nasional

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM, DPR: Jangan Tunda Evaluasi Keselamatan Transportasi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:24

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.