• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Mulai Awal 2023, Depo Sampah Yogyakarta Selektif Terima Sampah

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 27 November 2022 - 15:29
in Daerah
Dokumentasi - Kegiatan di salah satu depo sampah di Yogyakarta yang berada di dekat Stadion Mandala Krida Yogyakarta, (24/11/2022). (ANTARA)

Dokumentasi - Kegiatan di salah satu depo sampah di Yogyakarta yang berada di dekat Stadion Mandala Krida Yogyakarta, (24/11/2022). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta mengarahkan seluruh depo sampah di kota tersebut, 13 depo, untuk selektif menerima sampah mulai Januari 2023, yaitu hanya menerima sampah organik.

“Masyarakat diwajibkan untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga. Hanya bisa membuang sampah organik ke depo sampah, sedangkan sampah anorganik harus selesai ditangani sejak dari sumbernya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto di Yogyakarta, Minggu (27/11).

BacaJuga:

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Tak Sekadar Layani Transaksi Perbankan, BRILink Agen di Semarang Aktif Edukasi Masyarakat Cegah Penipuan

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan 140 Ribu Rokok Ilegal dan Belasan Liter Minuman Beralkohol

Menurut dia, kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kota Yogyakarta untuk nol sampah anorganik, sehingga volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan bisa berkurang.

Saat ini, lanjut Sugeng, DLH Kota Yogyakarta terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait kebijakan nol sampah anorganik tersebut, sehingga masyarakat memahami dan melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Selain ke masyarakat, sosialisasi mengenai kebijakan nol sampah anorganik tersebut, juga akan dilakukan kepada pengawas atau mandor yang bertugas di depo dan tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta, termasuk ke penggerobak.

Penggerobak adalah petugas yang mengambil sampah dari permukiman warga untuk dibuang ke depo atau tempat pembuangan sampah sementara.

“Biasanya, penggerobak sudah melakukan pemilahan, karena ada nilai ekonomi dari sampah anorganik yang diperoleh. Jika saat membuang belum melakukan pemilahan, penggerobak harus bisa bertanggung jawab untuk melakukan pemilahan,” ujarnya.

Sampah anorganik yang dihasilkan masyarakat dapat dikelola secara mandiri atau melalui bank sampah terdekat yang ada di lingkungan mereka. Saat ini di Kota Yogyakarta terdapat 565 bank sampah.

“Sampah anorganik yang terkumpul bisa dijual ke pelapak atau pemulung,” katanya.

Sugeng menambahkan dimungkinkan masih ada warga yang enggan memilah sampah sejak dari rumah tangga. “Tetapi, dengan pola ‘pemaksaan’ seperti ini, kami berharap ada budaya baru yang terbentuk di masyarakat, yaitu memilah sampah sejak dari rumah,” ujarnya.

Pemilahan yang dilakukan pun sederhana, yaitu memisahkan sampah organik dan anorganik, sehingga masyarakat tidak akan menemukan kesulitan.

“Mungkin ada beberapa jenis sampah anorganik yang tidak bisa dikelola, seperti popok sekali pakai atau pembalut. Untuk residu seperti ini, kami akan mencoba melakukan upaya penanganan,” ucapnya seperti dikutip dari Antara, Minggu (27/11/2022).

Setiap hari, Kota Yogyakarta rata-rata membuang sekitar 260 ton ke TPA Piyungan, terdiri atas 60 persen sampah organik dan 40 persen sampah anorganik.

Dengan upaya kebijakan nol sampah anorganik, diharapkan dapat menurunkan volume sampah ke TPA Piyungan menjadi rata-rata sekitar 150 ton per hari. (mg1)

Tags: DLH Kota Yogyakartasampahyogyakarta

Berita Terkait.

bbri
Daerah

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Rabu, 30 September 2026 - 22:02
bri
Daerah

Tak Sekadar Layani Transaksi Perbankan, BRILink Agen di Semarang Aktif Edukasi Masyarakat Cegah Penipuan

Rabu, 30 September 2026 - 19:39
bc2
Daerah

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan 140 Ribu Rokok Ilegal dan Belasan Liter Minuman Beralkohol

Rabu, 30 September 2026 - 16:16
bc
Daerah

Bea Cukai dan TNI Ungkap Penyelundupan Pakaian Bekas dan Miras Tanpa Pemilik di Entikong

Rabu, 30 September 2026 - 15:05
Beri Kuliah Umum di Sesko AU, Wamendagri Tekankan Ketahanan Energi Menuju Negara Maju
Daerah

Beri Kuliah Umum di Sesko AU, Wamendagri Tekankan Ketahanan Energi Menuju Negara Maju

Rabu, 30 September 2026 - 13:15
Bea Cukai dan Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 65 Kg Sabu Asal Malaysia
Daerah

Bea Cukai dan Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 65 Kg Sabu Asal Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 13:05

OLAHRAGA

gp
Olahraga

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Editor Dilianto
Rabu, 30 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Indonesia kembali menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober...

SelengkapnyaDetails
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3888 shares
    Share 1555 Tweet 972
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.