• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Perlu Narasi Lebih Kuat Terkait Pembangunan Megaproyek IKN

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 22 September 2022 - 05:23
in Headline
Guru Besar Perencanaan Kota UGM Bakti Setiawan (paling kanan) dan Guru Besar Bidang Sosiologi Nanyang Technological University Sulfikar Amien (dua dari kiri) pada diskusi Skenario IKN di Sleman, Rabu (21/9/22). Foto: ANTARA

Guru Besar Perencanaan Kota UGM Bakti Setiawan (paling kanan) dan Guru Besar Bidang Sosiologi Nanyang Technological University Sulfikar Amien (dua dari kiri) pada diskusi Skenario IKN di Sleman, Rabu (21/9/22). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Perencanaan Kota Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Bakti Setiawan menilai diperlukan narasi-narasi yang lebih kuat terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) agar mega proyek yang digagas Presiden Joko Widodo ini lebih terdengar.

“Saya menilai yang kurang dari pembangunan IKN adalah narasi-narasi yang besar dari Presiden Jokowi,” kata Bakti pada sebuah diskusi “Skenario IKN”, di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (21/9/2022).

BacaJuga:

Berpikir Kritis, Memiliki Literasi Digital Kuat, dan Kokoh di Era Digital Tuntutan Untuk Gen Z

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Menurut dia, dengan banyak narasi maka apa yang menjadi cita-cita besar di balik pembangunan IKN semakin diketahui khalayak. Sebenarnya apa yang diharapkan dari mega proyek tersebut.

“Cita-cita besar di balik pembangunan IKN tersebut sampai saat ini tidak pernah tersampaikan,” katanya.

Menurut dia, pembangunan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, sebenarnya mendapat sambutan baik dari tokoh-tokoh di luar Jawa.

“Banyak yang mendukung IKN, terutama dari luar Jawa karena pembangunan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa,” katanya.

Ia mengatakan pembangunan IKN ini akan berdampak pada pembangunan kota-kota lain di luar Pulau Jawa dan tidak sebatas “Jawa Sentris”.

“Narasi-narasi harus lebih diperkuat. Selama ini yang banyak diketahui masyarakat hanyalah alasan pembangunan IKN karena beban Kota Jakarta yang sudah berat. Tetapi cita-cita besar selain itu tidak pernah tersampaikan,” katanya.

Sedangkan Guru Besar Bidang Sosiologi Nanyang Technological University Singapura Sulfikar Amien mengatakan pembangunan IKN merupakan perwujudan dari keinginan Presiden Jokowi yang ingin memindahkan ibu kota.

“Presiden Jokowi sendiri berangkat dari kota, yakni dari Wali Kota Surakarta dan akan berakhir di IKN. Ingin membuat lingkaran yang sempurna, awal dari kota dan mengakhiri di kota,” katanya.

Ia mengatakan selama ini di Indonesia jarang ada pembangunan kota yang besar, seperti mega proyek pembangunan IKN. “Kalaupun ada itu memperbesar kota atau memindahkan kota,” katanya.

Menurut dia, pembangunan IKN tentunya akan menelan anggaran yang sangat banyak dan pembangunan yang sifatnya panjang.

“Konsekuensinya adalah tingkat ketidakpastian yang sangat tinggi,” katanya. (mg2)

Tags: IKNIKN Nusantaraugm

Berita Terkait.

WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Memiliki Literasi Digital Kuat, dan Kokoh di Era Digital Tuntutan Untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7019 shares
    Share 2808 Tweet 1755
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1765 shares
    Share 706 Tweet 441
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.