• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Limbah PT Indorama Bocor, Warga Karawang Protes

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 12 September 2022 - 21:15
in Nusantara
Mediasi-Warga

Mediasi warga dan perusahaan terkait pencemaran sungai dan kebocoran limbah pabrik di Purwakarta. (ANTARA/Dok Dedi Mulyadi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi memediasi warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dan PT Indorama Synthetics terkait kebocoran limbah pabrik yang menyebabkan bau menyengat dan pencemaran sungai.

“Ada dua kepentingan yang harus dimediasikan, yakni kepentingan warga dan pihak perusahaan,” kata Dedi, di Purwakarta, Senin.

BacaJuga:

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Gempa M 7 Guncang NTT, 2 Ribu Warga Nagekeo Mengungsi

Kondisi Muka Laut Aman, Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa NTT Berakhir

Ia menyampaikan pada dasarnya pihak perusahaan sudah membayar pajak yang besar ke negara sehingga sudah seharusnya negara menerjemahkan untuk membangun berbagai infrastruktur lingkungan.

Baca Juga : Sampah Makanan Buruk bagi Lingkungan, Padahal Bisa Diolah Lagi

Pembangunan infrastruktur lingkungan, kata dia, di antaranya dengan memberikan prioritas kesehatan kepada warga yang hidup berdampingan dengan pabrik. Misalnya di kecamatan yang tak memiliki potensi pencemaran, maka cukup disiapkan satu dokter, sedangkan di daerah potensi pencemaran pabrik maka jumlah dokter harus ditambah empat hingga lima orang.

Selain itu, paparnya, pihak perusahaan harus secara terbuka membuka data dan informasi terkait permasalahan limbah.

“Asumsi di masyarakat kalau hujan perusahaan buang limbah, ini harus diluruskan benar atau tidak. Kemudian persepsinya limbah sudah dibuang hujan tidak jadi, jadinya bau. Ini harus dijelaskan,” kata Dedi.

Ia menyampaikan saat dirinya menjabat sebagai bupati hampir tidak pernah ada bau menyengat dari PT Indorama Synthetics di Kecamatan Jatiluhur. Karena itu pihak perusahaan harus menjelaskan secara ilmiah terkait hal itu.

Dedi mengingatkan warga dan tokoh masyarakat setempat bahwa problem limbah tidak bisa ditukar dengan beras atau sembako lainnya karena problem limbah harus diselesaikan secara ilmiah.

Ia mengaku tak setuju jika setiap ada peristiwa kebocoran limbah atau lainnya ditandai dengan pembagian sembako karena hal itu akan membentuk persepsi masyarakat yang ketergantungan, bahkan berharap terjadi kebocoran agar mendapatkan bantuan dari perusahaan.

“Jadi permintaan kita saat ini problem segera ditemukan. Persoalannya, dulu selama delapan tahun ke belakang tidak ada bau, ini harus dicari solusinya. Kuncinya pada tata kelola limbah,” katanya.

Mediasi yang digelar di PT Indorama Synthetics, Senin, dihadiri sejumlah perwakilan warga dari Desa Kembang Kuning dan Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur yang terdampak limbah. Selain itu turut hadir perwakilan perusahaan Aliaman Saragih.

Dalam mediasi tersebut warga menuntut perusahaan agar memberi jaminan hidup yang baik dan sehat karena kini warga di dua desa tersebut mencium bau menyengat seperti kentut yang berasal dari pabrik.

“Sekarang sudah dua bulan berturut-turut bau. Tolong beri kami jaminan karena masyarakat dilindungi undang-undang dan berhak mendapatkan hidup yang baik dan sehat,” ujar Taufik, salah seorang warga setempat.

Dari hasil investigasi internal, Taufik menyebut terjadi kebocoran karena salah satu instalasi terputus. Selain itu ada tutup pipa yang hilang diduga dicuri sehingga terjadi bau yang sangat menyengat.

Aliaman Saragih dari pihak perusahaan akan transparan terkait apa yang terjadi saat ini. Salah satunya dengan mengundang warga untuk mediasi.

“Mengenai bau kita akui. Ini salah kami, kami akui. Kebocoran itu mengakibatkan bau di satu tempat sehingga ketika ada angin maka terbawa, kalau ada air besar itu terbawa arus,” katanya.

Dari hasil mediasi tersebut, Dedi Mulyadi memastikan perusahaan akan segera menangani masalah kebocoran dengan membangun kawasan wisata edukasi di Sungai Cikembang. Salah satu fungsi taman tersebut adalah menjamin kualitas dan mutu air sungai.

“PT Indorama juga akan membangun jalan senilai Rp9 miliar untuk mendukung kenyamanan transportasi warga,” kata Dedi. (bro)

Tags: limbahprotesPT Indorama BocorWarga Karawang

Berita Terkait.

Petugas-BNPB
Nusantara

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:04
Gempa
Nusantara

Gempa M 7 Guncang NTT, 2 Ribu Warga Nagekeo Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02
Seismograf
Nusantara

Kondisi Muka Laut Aman, Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa NTT Berakhir

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:01
Gempa-NTT
Nusantara

Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Getaran Dirasakan Hingga Makasar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:10
Bea Cukai Ternate Amankan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan
Nusantara

Bea Cukai Ternate Amankan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:02
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Ternate Amankan 64 Ribu Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:47

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3740 shares
    Share 1496 Tweet 935
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.