• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemprov Kalsel Nyatakan Wabah PMK Sudah Terkendali

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 13 Juli 2022 - 14:33
in Nusantara
Petugas-Kesehatan

Petugas kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) saat melakukan vaksinasi hewan ternak sapi untuk menangkal penyakit mulut dan kuku (PMK). Antara/Humas Pemprov Kalsel

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di provinsi tersebut sudah dapat dikendalikan, dari 530 ekor hewan ternak yang terdeteksi PMK, saat ini tinggal 42 ekor.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel Suparmi di Banjarmasin, Rabu (13/7), wabah PMK menyerang hewan ternak di empat kabupaten di provinsi ini.

BacaJuga:

Gandeng KPK dan Pemda se-Sultra, Kementerian ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi hingga Peningkatan Ekonomi Daerah

Sita 14 Ribu Butir Ekstasi, Bea Cukai dan Polri Ringkus Jaringan Ekstasi Antarprovinsi

Dorong Dunia Kerja yang Lebih Inklusif, Mitra Netra Hadirkan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia

Empat kabupaten yang diserang wabah PMK tersebut adalah Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), dan Tabalong.

Baca Juga : Jusuf Kalla Yakini Hewan Kurban Sudah Bebas dari PMK

“Kasus tersebar di 11 kecamatan dan 28 desa di empat kabupaten itu,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Dari 530 ekor hewan ternak yang terpapar PMK tersebut, di Kabupaten Tanah Laut sebanyak 486 ekor, Hulu Sungai Tengah (HST) 33 ekor, Hulu Sungai Utara empat ekor, dan Tabalong tujuh ekor.

Dengan penanganan yang serius sesuai instruksi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, saat ini sudah bisa dikendalikan. Sebab, saat ini tinggal 42 ekor yang masih dirawat (sakit) dan kebanyakan adalah sapi.

Sedangkan sisanya, katanya, sebanyak 462 ekor sembuh, 19 ekor potong paksa dan tujuh ekor mati. “Sejauh ini kasus PMK di provinsi ini tidak ada tambahan lagi, kita sangat serius menangi ini,” ujarnya.

Penanganan yang sudah dilakukan dengan vaksinasi hewan ternak dari bantuan pemerintah pusat sebanyak 4.717 dosis vaksin PMK pada Juni lalu.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Nurul Fajar Desira mengaku bersyukur wabah PMK di Kalsel dapat terkendali, hingga perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah berjalan lancar.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada hari raya Iduladha tahun ini berjalan lancar dan masyarakat dapat melakukan pemotongan hewan kurban dengan aman, dengan pengawasan tim pemeriksa kesehatan hewan kurban provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya.(mg2)

Tags: Pemprov Kalselpenyakit mulut dan kukupmk

Berita Terkait.

ttd
Nusantara

Gandeng KPK dan Pemda se-Sultra, Kementerian ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi hingga Peningkatan Ekonomi Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:04
Petugas
Nusantara

Sita 14 Ribu Butir Ekstasi, Bea Cukai dan Polri Ringkus Jaringan Ekstasi Antarprovinsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nusantara

Dorong Dunia Kerja yang Lebih Inklusif, Mitra Netra Hadirkan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:01
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nusantara

Sambut Kembalinya Penerbangan Internasional di Biak, Bea Cukai Laksanakan Planezoeking

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:01
PLN EPI Dorong Digitalisasi Pembibitan Mangrove untuk Ekonomi Pesisir
Nusantara

PLN EPI Dorong Digitalisasi Pembibitan Mangrove untuk Ekonomi Pesisir

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:02
Abdul-Mu'ti
Nusantara

Mendikdasmen: Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sasar 576 Sekolah di NTT

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:01

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.