• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Alat Musik Sasando dan Sherpa G20

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 11 Juli 2022 - 23:32
in Gaya Hidup
sasando

Seniman Sasando Jegril Pah (42) memainkan Sasando dalam ajang Spouse Program pada Pertemuan Kedua Sherpa G20 di Plataran, Atlantis Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (11/7/2022) Foto : Antara/HO-Kominfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sasando yang menjadi alat musik tradisional dari Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkenalkan lewat dentingan merdunya dalam ajang Spouse Program pada Pertemuan Kedua Sherpa G20 di Plataran, Atlantis Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

“Meski banyak alat musik dari luar, kita harus melestarikan alat musik tradisional. Orang luar saja sangat antusias dengan alat musik Sasando, seharusnya pula kita sebagai anak bangsa bisa melestarikan dan memperkenalkan keunikan budaya sendiri ke kancah internasional,” kata Seniman Sasando Jegril Pah (42) dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Senin (11/7/2022).

BacaJuga:

Anti Ribet Patungan Makan dan Ngopi, ShopeePay Luncurkan Fitur Split Bill Real-Time

Festival Generasi Cerdas 2026: Wadah Apresiasi Inovasi Guru dan Siswa Binaan

GAGA Bawa Teh Melati Indonesia Naik Kelas Lewat JAWARA Tea Series

Sasando merupakan alat musik yang bentuknya serupa sayap dan dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar atau harpa. Bagian utama Sasando berbentuk tabung panjang seperti harpa yang biasanya terbuat dari bambu. Sasando mempunyai ruang resonansi suara yang terbuat dari anyaman daun lontar yang sering disebut haik.

Jegril mengatakan secara harfiah nama Sasando berasal dari bahasa Rote yaitu “Sasandu” yang berarti “bergetar atau berbunyi”. Sasando sering dimainkan untuk mengiringi nyanyian, syair, tarian tradisional dan menghibur keluarga yang berduka.

Baca Juga: KBRI Tokyo Perkenalkan Angklung Kayu Pertama Di Dunia

Kisah terciptanya Sasando dimulai dari dua penggembala yang membawa ternak ke sebuah danau untuk meminum air. Ketika ternaknya sudah minum, salah satu gembala juga ingin minum. Mereka menjadikan daun lontar di sekitar mereka sebagai wadah minum. Daun lontar dilipat hingga membentuk seperti mangkuk. Ketika melipat daun lontar tersebut, ada serat daun yang melintang dan terbentang.

“Ketika serat daun yang melintang tersebut tersentuh ibu jari si gembala, ternyata mengeluarkan bunyi,” ujarnya.

Namun, ada versi lain juga yang menceritakan sejarah tentang alat musik itu. Sebagai pengrajin Sasando, dia menyebut alat musik Sasando mencerminkan bahwa manusia tidak bisa terlepas dari alam meskipun perkembangan teknologi sudah maju. Oleh karena itu, manusia wajib melestarikan apa yang ada di alam ini.

“Bahan Sasando terdiri atas bahan yang bisa didapatkan secara alami yakni daun lontar, bambu, dan kayu. Sedangkan string (dawai) dan tautannya merupakan hasil dari sebuah teknologi. Perpaduan antara bahan yang natural dan bahan hasil dari teknologi ini memberikan kita pelajaran bahwa kita tidak pernah bisa lepas alam, kelestarian alam harus kita jaga,” ujarnya dilansir Antara.

Jegril pun berharap, Sherpa G20 ini bisa menjadi momentum untuk memperkenalkan Sasando di tingkat internasional. Dia juga berharap kegiatan internasional ini dapat mendorong semangat generasi muda NTT untuk melestarikan, mengembangkan, dan melindungi alat musik ini sebagai kebanggaan daerah.

Kegiatan Sherpa G20 di Labuan Bajo diikuti seluruh negara anggota G20 dengan 19 anggota G20 hadir secara fisik dan 1 secara virtual. Turut hadir juga 6 negara undangan dan 9 organisasi internasional. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 13 Juli 2022. (aro)

Tags: nttsasando

Berita Terkait.

Sokong Indonesia ASRI, Mendagri dan Menteri PKP Geber 2.200 Rumah di Papua Hingga Gerakan Gentengisasi ​
Gaya Hidup

Anti Ribet Patungan Makan dan Ngopi, ShopeePay Luncurkan Fitur Split Bill Real-Time

Rabu, 30 September 2026 - 11:02
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Gaya Hidup

Festival Generasi Cerdas 2026: Wadah Apresiasi Inovasi Guru dan Siswa Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 09:31
Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
Gaya Hidup

GAGA Bawa Teh Melati Indonesia Naik Kelas Lewat JAWARA Tea Series

Rabu, 30 September 2026 - 02:14
hni
Gaya Hidup

HNI Ajak Ribuan Warga Bekasi Bangun Kebersamaan Lewat Jalan Sehat

Selasa, 29 September 2026 - 12:22
the grove
Gaya Hidup

Usung Tema “60’s to Tokyo”, The Grove Suites by Grand Aston Gelar Aktivasi Radio Day

Selasa, 29 September 2026 - 12:12
geely
Gaya Hidup

Apresiasi 12 Ribu Konsumen di Indonesia, Geely Perkuat Layanan Purnajual dan Komunitas

Selasa, 29 September 2026 - 11:31

OLAHRAGA

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Olahraga

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 30 September 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID – Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keberhasilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel...

SelengkapnyaDetails
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3915 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3884 shares
    Share 1554 Tweet 971
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.