• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

DPR Ingatkan Pemerintah akan Ancaman Krisis Pangan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 24 Juni 2022 - 19:37
in Headline
Hermanto

Anggota DPR Hermanto. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Sumatera Barat (Sumbar) Hermanto meminta pemerintah serius dalam mengantisipasi krisis pangan di Tanah Air.

“Saat ini tanda-tanda krisis pangan tersebut sudah terasa, pemerintah harus mengantisipasi dengan berbagai cara dan program,” kata Hermanto dalam kunjungan di Padang, seperti dikutip Antara, Jumat (24/6/2022).

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Menurut dia, tanda-tanda tersebut terlihat dari alih fungsi lahan pertanian, terjadinya perubahan iklim, maraknya produk pangan impor, minimnya alokasi anggaran negara pada sektor pangan, minimnya teknologi pertanian, dan tidak konsistennya penerapan program mewujudkan kedaulatan pangan.

Baca Juga : Bahas Pemekaran Papua, Komisi II Gelar Rapat Tertutup

Alih fungsi lahan pertanian, katanya, menjadi ancaman serius bagi krisis pangan, karena saat konversi lahan dilakukan besar-besaran, luas lahan pertanian pasti akan berkurang, sehingga produktivitas hasil pertanian akan turun.

Ia menilai perubahan iklim sulit dikontrol, karena faktor perubahan iklim global akibat industri dan efek rumah kaca.

“Oleh sebab itu, pemerintah harus kerja keras meminimalkan efek perubahan iklim global dengan cara mewujudkan program Indonesia hijau,” katanya.

Ia melihat produk pangan impor semakin tak terkendali masuk ke pasar domestik demi memenuhi kebutuhan industri. “Di saat yang sama, produk pangan domestik tidak terserap oleh industri, karena alasan standardisasi produk membuat masyarakat tergantung pada produk pangan impor,” ujarnya.

Ia memaparkan rencana anggaran negara pada 2023 untuk sektor pangan tersebar di Kementerian Pertanian sebesar Rp13,7 triliun, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rp6,1 triliun serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rp6,18 triliun.

“Anggaran sebesar itu tidak cukup untuk menghadapi krisis pangan. Sangat rendah dibandingkan sektor lain yang tidak ada hubungannya dengan pangan,” katanya.

Apalagi, belanja negara sektor pangan yang minim itu didominasi untuk daya dukung manajemen, sehingga belanja yang bersentuhan langsung dengan produktivitas pangan sangat rendah.

Kemudian, temuan dan terapan teknologi pertanian saat ini belum memadai untuk menjadi daya dukung peningkatan produktivitas dan kualitas produk pangan.

“Agenda dan kerja pemerintah serta para pelaku usaha tidak fokus dalam mewujudkan kedaulatan pangan,” katanya.

Ia mendesak pemerintah agar serius dan punya strategi besar untuk menyelesaikan persoalan tersebut, terutama dalam hal memperbesar anggaran, mengembangkan teknologi pertanian tepat guna, mendorong produktivitas pangan domestik dan serapannya, serta sekuat tenaga mengurangi impor pangan.

“Yang tak kalah penting, fokus mewujudkan kedaulatan pangan,” kata dia.(mg2)

Tags: Ancaman Krisis PanganDapil IDPRSumatera Barat

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7119 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1099 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.