• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Anomali Cuaca, Petani Tomat di Madiun Merugi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 21 Juni 2022 - 03:33
in Nusantara
madiun

Panen tomat di Madiun yang gagal karena faktor cuaca. Foto: antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Petani tomat di Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merugi akibat kondisi anomali cuaca pada musim kemarau yang melanda saat ini.

Petani tomat setempat, Jaenuri mengatakan, kondisi cuaca di Madiun yang tidak menentu selama beberapa bulan terakhir telah membuat tomat yang ditanamnya rusak.

BacaJuga:

Gandeng KPK dan Pemda se-Sultra, Kementerian ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi hingga Peningkatan Ekonomi Daerah

Penataan Tata Ruang Perbatasan Nunukan, Komisi II: Perkuat Kedaulatan dan Dongkrak Ekonomi Warga

Sita 14 Ribu Butir Ekstasi, Bea Cukai dan Polri Ringkus Jaringan Ekstasi Antarprovinsi

“Tanaman tomat saya banyak yang rusak. Baik daun, akar, dan buahnya terserang hama ulat dan virus,” ujar Jaenuri di Madiun, Senin.

Menurut dia, kondisi curah hujan yang masih tinggi meski sudah masuk musim kemarau saat ini membuat tanaman tomatnya yang siap panen mudah terserang hama dan membusuk.

Kondisi cuaca yang panas, berangin, hujan di tengah kemarau, dan fluktuasi suhu yang ekstrem antara siang dan malam membuat tanaman tomat tidak tumbuh maksimal dan mudah terserang hama serta penyakit.

Baca Juga: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Provinsi

“Akibatnya petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena hasil panen merosot drastis,” kata dia lanjut.

Padahal harga tomat di pasaran saat ini sedang bagus yakni di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Namun, pihak petani tomat serta hortikultura lainnya merugi karena banyak tanaman yang tidak dapat dipanen karena rusak.

Jaenuri menjelaskan, dari 1.000 benih yang ditanamnya, pada saat normal bisa menghasilkan hingga 3 kuintal tomat saat panen. Namun, karena anomali cuaca ia hanya bisa memanen 1 kuintal saja.

Para petani mengaku sudah melakukan penyemprotan hama untuk membasmi hama ulat. Namun, hasilnya tetap nihil.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Supriyadi mengatakan tanaman hortikultura memang sangat berdampak pada anomali cuaca atau kemarau basah yang terjadi saat ini.

Anomali cuaca membuat tanaman menjadi stres dan mudah terserang hama serta penyakit. Hal itu, karena tanaman terganggu fungsi fisiologinya mulai dari penyerapan unsur hara, metabolisme, dan sistem fotosintesisnya.

Selain itu, anomali cuaca juga berdampak pada percepatan pertumbuhan populasi organisme pengganggu tanaman (OPT). Karena itu, ia meminta kepada petani untuk mewaspadai timbulnya OPT pada musim tanam kali ini.

“Dampak anomali cuaca pada komoditas hortikultura utamanya cabai dan tomat adalah banyaknya serangan OPT dan muncul jenis OPT yang baru. Yang sebelumnya belum ada, begitu anomali cuaca, maka muncul OPT yang baru. OPT ini pada dasarnya menyerang daun dan buah,” kata Supriyadi.

Guna membantu petani mengantisipasi serangan OPT saat anomali cuaca pada tanaman hortikultura, pihaknya telah meminta penyuluh lapangan untuk melakukan pendampingan. Hal itu karena tanaman hortikultura sangat lemah terhadap perubahan iklim yang ekstrem. (bro)

Tags: cuacaMadiunPetaniPetani Tomat

Berita Terkait.

ttd
Nusantara

Gandeng KPK dan Pemda se-Sultra, Kementerian ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi hingga Peningkatan Ekonomi Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:04
Aher
Nusantara

Penataan Tata Ruang Perbatasan Nunukan, Komisi II: Perkuat Kedaulatan dan Dongkrak Ekonomi Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:42
Petugas
Nusantara

Sita 14 Ribu Butir Ekstasi, Bea Cukai dan Polri Ringkus Jaringan Ekstasi Antarprovinsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nusantara

Dorong Dunia Kerja yang Lebih Inklusif, Mitra Netra Hadirkan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:01
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nusantara

Bea Cukai Bogor Menindak 286 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Maung Padjajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:31
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nusantara

Sambut Kembalinya Penerbangan Internasional di Biak, Bea Cukai Laksanakan Planezoeking

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:01

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.