• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Anomali Cuaca, Petani Tomat di Madiun Merugi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 21 Juni 2022 - 03:33
in Daerah
madiun

Panen tomat di Madiun yang gagal karena faktor cuaca. Foto: antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Petani tomat di Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merugi akibat kondisi anomali cuaca pada musim kemarau yang melanda saat ini.

Petani tomat setempat, Jaenuri mengatakan, kondisi cuaca di Madiun yang tidak menentu selama beberapa bulan terakhir telah membuat tomat yang ditanamnya rusak.

BacaJuga:

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

139 Calon Pekerja Migran Nonprosedural Dicegat di Pelabuhan Nunukan

Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

“Tanaman tomat saya banyak yang rusak. Baik daun, akar, dan buahnya terserang hama ulat dan virus,” ujar Jaenuri di Madiun, Senin.

Menurut dia, kondisi curah hujan yang masih tinggi meski sudah masuk musim kemarau saat ini membuat tanaman tomatnya yang siap panen mudah terserang hama dan membusuk.

Kondisi cuaca yang panas, berangin, hujan di tengah kemarau, dan fluktuasi suhu yang ekstrem antara siang dan malam membuat tanaman tomat tidak tumbuh maksimal dan mudah terserang hama serta penyakit.

Baca Juga: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Provinsi

“Akibatnya petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena hasil panen merosot drastis,” kata dia lanjut.

Padahal harga tomat di pasaran saat ini sedang bagus yakni di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Namun, pihak petani tomat serta hortikultura lainnya merugi karena banyak tanaman yang tidak dapat dipanen karena rusak.

Jaenuri menjelaskan, dari 1.000 benih yang ditanamnya, pada saat normal bisa menghasilkan hingga 3 kuintal tomat saat panen. Namun, karena anomali cuaca ia hanya bisa memanen 1 kuintal saja.

Para petani mengaku sudah melakukan penyemprotan hama untuk membasmi hama ulat. Namun, hasilnya tetap nihil.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Supriyadi mengatakan tanaman hortikultura memang sangat berdampak pada anomali cuaca atau kemarau basah yang terjadi saat ini.

Anomali cuaca membuat tanaman menjadi stres dan mudah terserang hama serta penyakit. Hal itu, karena tanaman terganggu fungsi fisiologinya mulai dari penyerapan unsur hara, metabolisme, dan sistem fotosintesisnya.

Selain itu, anomali cuaca juga berdampak pada percepatan pertumbuhan populasi organisme pengganggu tanaman (OPT). Karena itu, ia meminta kepada petani untuk mewaspadai timbulnya OPT pada musim tanam kali ini.

“Dampak anomali cuaca pada komoditas hortikultura utamanya cabai dan tomat adalah banyaknya serangan OPT dan muncul jenis OPT yang baru. Yang sebelumnya belum ada, begitu anomali cuaca, maka muncul OPT yang baru. OPT ini pada dasarnya menyerang daun dan buah,” kata Supriyadi.

Guna membantu petani mengantisipasi serangan OPT saat anomali cuaca pada tanaman hortikultura, pihaknya telah meminta penyuluh lapangan untuk melakukan pendampingan. Hal itu karena tanaman hortikultura sangat lemah terhadap perubahan iklim yang ekstrem. (bro)

Tags: cuacaMadiunPetaniPetani Tomat

Berita Terkait.

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Daerah

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Kamis, 24 September 2026 - 16:15
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

139 Calon Pekerja Migran Nonprosedural Dicegat di Pelabuhan Nunukan

Kamis, 24 September 2026 - 15:05
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

Kamis, 24 September 2026 - 14:25
Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026
Daerah

Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

Kamis, 24 September 2026 - 14:04
harison
Daerah

Hantaru 2026, Kakanwil BPN Banten Harison Mocodompis: Transformasi Melayani Lebih Pasti Bukan Sekadar Slogan

Kamis, 24 September 2026 - 13:37
bc
Daerah

Perusahaan Asal Semarang Sukses Ekspor Perdana 4.400 Boneka Klasik ke Negeri Paman Sam

Kamis, 24 September 2026 - 13:13

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.