• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekspor Karet Indonesia Melemah Dampak Persaingan Harga Dengan Thailand

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 15 Juni 2022 - 23:53
in Ekonomi
Getah karet

Getah karet. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Permintaan karet ke Indonesia hingga Juni 2022 masih melemah dampak lebih murahnya harga jual dari negara produsen Thailand.

“Ekspor karet dari Sumut selama Januari- Mei 2022, misalnya turun 3,07 persen dibandingkan periode sama tahun 2021 atau menjadi 152.872 ton,” ujar Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah di Medan, seperti dikutip Antara, Rabu (15/6/2022).

BacaJuga:

Kejar Target Cofiring RUPTL, PLN EPI Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat BIODES

Pertamina Drilling Dorong Kemandirian Warga Klamono lewat Air Bersih dan Budidaya Ikan

PDC Perluas Implementasi CMS ISO 37301 ke Seluruh Fungsi Perusahaan

Bahkan, katanya, pada Mei, volume ekspor Sumut turun hingga 17,6 persen dibandingkan April atau menjadi 26.051 ton.

“Kalau tahun 2021, penurunan ekspor terjadi akibat delay shipment yang dipicu kelangkaan kontainer, maka di 2022, pengurangan ekspor dampak persaingan harga karet dengan Thailand,” ujar Edy.

Sebagian pabrik ban di luar negeri, lebih memilih membeli ke Thailand yang menjual lebih murah dari harga karet Indonesia yang berkisar 1,61 dolar AS per kg.

Adapun negara tujuan ekspor karet Sumut pada Mei sebanyak 27 negara karena Rusia belum juga melakukan permintaan.

Dari 27 negara, ada lima negara tujuan ekspor terbesar yakni Jepang sebesar 28,74 persen dari total ekspor Sumut.

Kemudian Amerika Serikat 14,21 persen, Brazil 10,54 persen, Turki 7,34 persen dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) 7,04 persen.

“Harapannya, pembelian dari luar negeri meningkat. Meski produksi di dalam negeri tren menurun,” katanya.

Produksi perkebunan karet di dalam negeri sedikit terganggu karena peningkatan frekuensi curah hujan.

Keputusan China melakukan lockdown berpengaruh besar kepada harga karet di pasar global. Hilangnya permintaan dari Negeri Panda langsung berdampak terhadap harga jual.

Di sisi lain, langkah Thailand yang menjual harga jual komoditas itu lebih murah dibandingkan dengan produk negara produsen karet alam lainnya seperti Indonesia. Akibatnya, pembeli memilih membeli dari negara tersebut. Sementara itu, produktivitas karet Thailand yang lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia memang memungkinkan negara itu menjual harga lebih rendah. (mg2)

Tags: eksporharga karetkaretThailand

Berita Terkait.

epi
Ekonomi

Kejar Target Cofiring RUPTL, PLN EPI Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat BIODES

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:07
driling
Ekonomi

Pertamina Drilling Dorong Kemandirian Warga Klamono lewat Air Bersih dan Budidaya Ikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:31
pdc
Ekonomi

PDC Perluas Implementasi CMS ISO 37301 ke Seluruh Fungsi Perusahaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:11
bca
Ekonomi

Inklusi Keuangan untuk Semua, BCA Syariah Buka JWC 2026 dan Luruskan Miskonsepsi Bank Syariah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:40
np
Ekonomi

PLN NP Ungkap Kunci Kemitraan Global: Kepercayaan, Komunikasi dan Tata Kelola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:29
donor
Ekonomi

HUT ke-45, PDC Kumpulkan 100 Kantong Darah dari Aksi Kemanusiaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:19

OLAHRAGA

Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah
Olahraga

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Editor Laurens Dami
Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyatakan bahwa kans skuad Garuda untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup...

SelengkapnyaDetails
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04
nurisa

Nurisa Dian Ukir Sejarah! Emas Panahan Pertama Indonesia di Asian Games

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:56
made

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3918 shares
    Share 1567 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.