• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN NP Ungkap Kunci Kemitraan Global: Kepercayaan, Komunikasi dan Tata Kelola

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:29
in Ekonomi
np

Teng Yue, Management Partner PT Shenhua Guohua Jawa Bali (kanan), dalam mini talkshow PLN Nusantara Power pada Electricity Connect 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (23/9/2026). Foto: Dokumen PLN NP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Membangun proyek pembangkit listrik bersama mitra dari berbagai negara tidak hanya membutuhkan modal, teknologi, dan kontrak. Bagi PLN Nusantara Power (PLN NP), kepercayaan, komunikasi, dan tata kelola menjadi fondasi penting untuk menyatukan perbedaan budaya dalam kemitraan global.

Pengalaman tersebut dibagikan PLN Nusantara Power Group dalam mini talkshow bertajuk “Investing Beyond Borders – Different Cultures, One Shared Goal” pada gelaran Electricity Connect 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (23/9/2026).

BacaJuga:

HUT ke-45, PDC Kumpulkan 100 Kantong Darah dari Aksi Kemanusiaan

Direktur Pegadaian Berbagi Kisah Karier, Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi

Nanang Hendarno Jadi Bos Baru Telkom, Sejumlah Direksi Ikut Berganti

Tiga praktisi yang terlibat dalam kemitraan internasional PLN NP turut berbagi pengalaman, yakni Portfolio Management Manager PLN Nusantara Renewables (PLN NR) Adrian Akbar Untoro, Senior Manager Asset Management Sembcorp Industries Ltd. Renata Adriani, dan Management Partner PT Shenhua Guohua Jawa Bali (SGPJB) Teng Yue.

Ketiganya membahas bagaimana perbedaan budaya, pola komunikasi, hingga cara pengambilan keputusan dapat dikelola menjadi kekuatan dalam menjalankan proyek bersama.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Nusantara Power Dwi Hartono mengatakan, kemitraan global membutuhkan pendekatan yang lebih luas daripada sekadar mempertemukan kebutuhan pendanaan dengan proyek.

“Kemitraan global bukan hanya tentang mempertemukan modal dengan proyek. Yang lebih penting adalah mempertemukan kekuatan dan keahlian yang berbeda dalam satu tujuan. Di situlah kepercayaan, komunikasi, dan tata kelola menjadi fondasi agar perbedaan dapat berubah menjadi kekuatan,” ujar Dwi.

Salah satu pengalaman tersebut tercermin dalam pengembangan PLTS IKN berkapasitas 50 MW. Proyek energi bersih tersebut dikembangkan melalui kolaborasi PLN Nusantara Renewables dengan Sembcorp Utilities Pte. Ltd. melalui PT Nusantara Sembcorp Solar Energi (NSSE).

Kolaborasi tersebut mempertemukan pengalaman dan keahlian dua perusahaan dengan latar belakang berbeda. Menurut Adrian Akbar Untoro, salah satu kunci dalam menyatukan kepentingan para mitra adalah memastikan seluruh pihak memiliki tujuan yang sama.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun komunikasi dan hubungan dengan mitra. Hal yang paling mendasar adalah membangun kepercayaan. Ketika kepercayaan sudah terbentuk, berbagai persoalan yang muncul dapat dibicarakan dan diselesaikan bersama untuk mencapai target yang sama,” kata Adrian.

Menurut dia, tata kelola yang disepakati sejak awal juga menjadi bagian penting dalam mengelola perbedaan. Kejelasan mengenai peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan jalur komunikasi membantu setiap pihak memahami tanggung jawab masing-masing sehingga perbedaan pandangan tidak menghambat pelaksanaan proyek.

Renata Adriani menambahkan, kemitraan yang sehat bukan berarti seluruh pihak harus selalu memiliki pandangan yang sama. Sebaliknya, perbedaan pendapat dapat menjadi ruang untuk menguji berbagai pilihan sebelum menghasilkan keputusan bersama.

“Perbedaan pendapat merupakan bagian dari hubungan yang sehat. Yang penting adalah kita tetap memiliki tujuan yang sama, saling mendengarkan, memahami perspektif masing-masing, lalu mencari titik tengah yang dapat dijalankan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Teng Yue mengatakan pengalaman bekerja dalam perusahaan patungan Indonesia dan Tiongkok menunjukkan bahwa perbedaan budaya tidak harus dihilangkan untuk mencapai tujuan bersama.

“Budaya yang berbeda tidak harus dibuat sama untuk mencapai tujuan yang sama. Yang penting adalah menghormati konteks lokal, menghargai keahlian masing-masing pihak, serta menyelaraskan komitmen sejak awal,” katanya.

Menurut Teng, kemitraan yang kuat juga tidak berhenti pada penyelesaian proyek. Kolaborasi perlu diarahkan untuk menciptakan manfaat dalam jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.

“Kemitraan yang kuat bukan hanya tentang menyelesaikan proyek, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang,” ujarnya.

Pengalaman kemitraan internasional tersebut menjadi bagian dari upaya PLN NP memperluas portofolio bisnis melalui kolaborasi dengan mitra global. Selain PLTS IKN, PLN NP melalui PLN Nusantara Renewables juga memiliki pengalaman dalam pengembangan PLTS Terapung Cirata dan PLTU Jawa 7.

Pada PLTU Jawa 7, PLN Nusantara Renewables memiliki 30% saham di PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB), perusahaan patungan Indonesia dan Tiongkok.

Dwi mengatakan, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa investasi lintas negara tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pendanaan bagi sebuah proyek. Di dalamnya terdapat proses membangun hubungan, memahami perbedaan, menyepakati tata kelola, hingga menyelesaikan berbagai persoalan secara bersama.

“Kami ingin setiap kemitraan yang dibangun PLN NP memberikan nilai yang lebih besar daripada jika masing-masing pihak berjalan sendiri. Modal dan teknologi memang penting, tetapi ketika keduanya dipadukan dengan pemahaman lokal, pengalaman internasional, dan kepercayaan, di situlah tercipta nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Dwi.

Melalui pengalaman tersebut, PLN NP menempatkan perbedaan latar belakang dan budaya sebagai bagian dari dinamika dalam membangun kemitraan. Dengan tujuan yang disepakati bersama, kolaborasi lintas negara diharapkan dapat mendukung pengembangan proyek energi sekaligus menciptakan nilai jangka panjang. (srv)

Tags: Electricity Connect 2026PLN NPPLN Nusantara Power

Berita Terkait.

donor
Ekonomi

HUT ke-45, PDC Kumpulkan 100 Kantong Darah dari Aksi Kemanusiaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:19
gadai
Ekonomi

Direktur Pegadaian Berbagi Kisah Karier, Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi

Rabu, 30 September 2026 - 22:22
telkom
Ekonomi

Nanang Hendarno Jadi Bos Baru Telkom, Sejumlah Direksi Ikut Berganti

Rabu, 30 September 2026 - 22:12
umkm
Ekonomi

Kementerian UMKM Dorong SHAT Jadi Pintu Akses Pembiayaan Non-KUR

Rabu, 30 September 2026 - 21:21
dipo
Ekonomi

BRI Beberkan Tiga Kunci UMKM Indonesia Menembus Pasar Global

Rabu, 30 September 2026 - 20:32
menkop
Ekonomi

Syarikat Islam Launching Logo Kongres ke-42, Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Koperasi

Rabu, 30 September 2026 - 20:22

OLAHRAGA

made
Olahraga

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

​INDOPOSCO.ID – Srikandi panjat tebing Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengukir prestasi spektakuler di panggung Asian Games...

SelengkapnyaDetails
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.