INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memanfaatkan energi surya untuk mendukung penyediaan air bersih sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kampung Posa, Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Budidaya Ikan Air Tawar Berbasis Water Solar Treatment”, Pertamina Drilling menghadirkan fasilitas pengolahan air berbasis energi surya yang juga terintegrasi dengan pengembangan budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok.
Program tersebut berada tidak jauh dari lokasi pengeboran Pertamina Drilling. Kehadirannya menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita hadir langsung untuk meresmikan bantuan tersebut. Ia didampingi Field Manager Pertamina EP Zona 14 Ardi Alfaridzi dan disambut masyarakat Kampung Posa, Distrik Klamono.
“Pertamina Drilling sebagai bagian dari Pertamina memiliki kegiatan operasi di berbagai wilayah Indonesia, dari Sumatera hingga Papua. Karena itu, di mana pun kami berada, kami ingin turut memberikan kontribusi dan manfaat kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Avep di Sorong, belum lama ini.
Program Water Solar Treatment tersebut memberikan manfaat langsung kepada 10 kepala keluarga melalui akses air bersih yang disalurkan menggunakan jaringan pipa utama.
Selain itu, ratusan warga Kampung Posa dapat memanfaatkan fasilitas keran umum dan penampungan air hasil filtrasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah satu keunggulan program ini terletak pada pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi untuk mengoperasikan pompa air dan sistem filtrasi. Teknologi tersebut digunakan untuk mendukung proses penyaringan air Sungai Klasafet sekaligus membantu menekan biaya operasional listrik untuk menjalankan pompa berkapasitas besar.
Tak berhenti pada penyediaan air bersih, program TJSL Pertamina Drilling juga diarahkan untuk memperkuat potensi ekonomi masyarakat. Warga Kampung Posa mulai mengembangkan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok, yang saat ini telah memasuki tahap siap jual.
Pengembangan budidaya ikan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kepala Distrik Klamono Octavianus Kolin mengapresiasi dukungan Pertamina Drilling terhadap masyarakat Kampung Posa. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga berpotensi mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
“Hari ini kita meresmikan budidaya ikan nila yang ada di Kampung Posa. Saya sangat berterima kasih kepada Pertamina Drilling yang dalam kegiatan CSR-nya masyarakat di Kampung Posa menerima manfaat dan berkelanjutan sehingga membuat ekonomi masyarakat menjadi maju,” ujar Octavianus.
Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada tahap peresmian, tetapi terus dikembangkan melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Saya berharap kegiatan tidak sampai di peresmian, tapi keberlanjutannya kita sama-sama melakukan keberlanjutan yang luar biasa. Untuk itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi Pertamina Drilling,” katanya.
Melalui integrasi teknologi energi surya, penyediaan air bersih, dan budidaya ikan, program TJSL Pertamina Drilling di Kampung Posa diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi upaya perusahaan dalam menghubungkan kegiatan operasional dengan peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah kerja. (srv)















