INDOPOSCO.ID – Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat yang dialiri Sungai Ciliwung mengalami kenaikan tinggi muka air (TMA) hingga mencapai 110 cm, sehingga berstatus siaga 2. Dan hal ini bisa menimbulkan banjir di Jakarta pada Senin (6/6) malam.
Petugas jaga Bendung Katulampa Jaenudin, hujan sedang hingga deras di kawasan Puncak Bogor, Kabupaten Bogor dan wilayah Bogor pada umumnya sejak sore hari membuat arus Sungai Ciliwung meningkat.
“Hujan sedang sampai deras terjadi sore sampai petang di Puncak Bogor khususnya membuat TMA aliran Sungai Ciliwung meningkat di Bendung Katulampa ,” kata Jaenudin seperti dikutip Antara, Senin (6/6/2022).

Jaenudin menyebut, status Siaga 3 di Bendung Katulampa dengan ketinggian 110 cm tercatat pada pukul 19.36 WIB. Kenaikan mulai terjadi ketika hujan sedang hingga deras mulai mengguyur wilayah hulu Sungai Ciliwung, yakni di Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor. Derasnya aliran Sungai Ciliwung itu akan melintasi wilayah Jakarta diperkirakan pada malam hari.
Baca Juga: Hujan Deras, Sebuah Jembatan di Bandung Roboh
Menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di situs resminya, Senin (6/6) wilayah Puncak Bogor di Gadog, Cibinong, Kabupaten Bogor hingga wilayah Kota Bogor pada pukul 16.00 WIB hujan sedang hingga lebat hingga pukul 19.00 WIB malam.
Begitupun wilayah hulu Sungai Ciliwung di Puncak Kabupaten Bogor. Hujan bertahan sejak sore dengan intensitas yang naik turun hingga pukul 19.00 WIB, membuat air sungai itu cukup deras hingga TMA mencapai siaga 3 banjir Jakarta.
BMKG memprakirakan cuaca akan cerah pada malam hari pukul 22.00 WIB dan selanjutnya. Kondisi tersebut berlaku di seluruh wilayah kabupaten dan Kota Bogor lainnya.
Akan tetapi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, Jaenudin mengimbau warga sekitar bantaran Sungai Ciliwung agar waspada terhadap potensi banjir tersebut. “Tetap waspada, aliran air bisa saja sampai tengah malam. Warga bantaran Sungai Ciliwung agar waspada,” ujarnya. (wib)











