• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kisah Pemuda yang Beralih dari Alat Musik Khas Minang ke Ladang Bisnis

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 11 April 2022 - 01:31
in Ekonomi
sumbar

Pemilik usaha Galeri Tuo Ade Putra Timbun (kiri) bersama pengrajin alat musik tiup khas Sumatera Barat Zulmasdi (kanan) saat membuat suliang di Kota Padang, Sumatera Barat. Foto : Antara/Kuntum Riswan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 membuat Ade Putra Timbun, seorang pemain alat musik tiup asal Bungus, Padang harus memutar otak agar bisa bertahan hidup. Pembatasan kegiatan selama pandemi Covid-19 membuatnya tidak lagi bisa berkeliling bersama tim sanggarnya memainkan alat musik yang telah dipelajarinya secara otodidak sejak usia sekolah menengah.

Pria 32 tahun itu telah menjadi musisi alat musik tiup sejak 2007. Ia pun bisa memainkan semua jenis alat musik tiup tradisional Minangkabau, mulai dari suliang, bansi, sarunai, sampelong hingga pupuik tanduak.

BacaJuga:

OMODA O4 EV Resmi Meluncur di GIIAS 2026, 1.000 Pembeli Pertama Dapat Benefit Rp50 Juta

Tak Sekadar Kelola Sampah, PGN Bangun Rantai Nilai Ekonomi Sirkular hingga Hilirisasi di Cilegon

bank bjb Bukukan Laba Rp783 Miliar pada Semester I 2026, Tumbuh 58,8 Persen

Bermodalkan hobi dan kecintaannya terhadap alat musik dari bambu tersebut, Ade mendirikan Galeri Tuo yang menjual beraneka jenis alat musik tiup khas Ranah Minang tersebut. Dikarenakan tak memiliki ilmu mengenai pembuatan alat musik tiup, ia bermitra dengan teman sesama musisi yang juga tamatan Institut Seni Indonesia Padangpanjang Sumatera Barat bernama Zulmasdi.

Alat musik tiup pun dipilih sebagai ladang bisnis karena ketersediaan bahan baku yang berlimpah di sekitar rumah Zulmasdi. Bambu yang digunakan juga tak bisa sembarangan. Bambu yang sudah tua, kering dan tidak tebal menjadi bahan baku terbaik untuk pembuatan alat musik tiup dengan bunyi yang nyaring.

Baca Juga: Musik Bisa Jadi Pendidikan Dasar Anak Usia Dini

“Kalau alat musik lain jarang ada bahannya di sini, seperti gendang dari kayu besar, itu jarang. Alat musik tiup Minang beda ada ciri khasnya, bunyinya beda notasinya beda,” kata Ade.

Dalam sehari Galeri Tuo mampu membuat 5 alat musik. Namun dikarenakan pasarnya belum luas, Galeri Tuo hanya membuat alat musik sesuai pesanan. “Kita masih UMKM kecil banget lah, kalau ada yang pesan baru kita bikin,” ujar Ade.

Ade mulai memasarkan produk buatannya pada awal 2020 melalui e-commerce Shopee dengan nama Galeri Tuo. Ia mematok harga dari Rp110 ribu-Rp120 ribu.

Selain dikarenakan tidak mau mengambil risiko dengan mengeluarkan modal lebih besar dengan menyewa toko, Ade memantapkan hati untuk memasarkan produknya secara daring berkat rekomendasi temannya yang sudah terlebih dahulu meraup keuntungan dari berjualan secara daring.

Tiga bulan pertama merupakan masa yang berat untuk Galeri Tuo karena produk yang mereka jual bukan kebutuhan sehari-hari. “Jadi bagaimana kita melakukan upaya agar ini bisa diterima oleh banyak orang. Kita main ukiran, bikin nama, bisa dijadikan souvenir mata,” tutur Ade.

Meski rata-rata penjualan bulanan Ade baru mencapai 20 buah, namun ia mengaku penghasilan tersebut cukup untuk membiayai kehidupan sehari-harinya.

Dampak positif lainnya yang dipetik dari berjualan lewat e-commerce, pembeli alat musik andalan Urang Awak tersebut itu pun berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga ke Singapura dan Malaysia.

Melalui penjualan daring, ia juga ingin membawa misi menusantarakan alat musik Minangkabau. Menurutnya, di zaman penuh teknologi, budaya khas daerah memang kurang diminati. Bahkan, tidak dapat dipungkiri bahwa generasi zaman kini tidak tahu nama apalagi bentuk alat tiup kebanggaan daerah asal Rendang tersebut.

Kendati hingga kini ia masih meraba-raba pasar yang tepat, Ade yakin kekuatan teknologi digital mampu membawanya ke pintu kesuksesan.

“Paling banyak dibeli bansi karena itu kebutuhan dasar alat musik tiup dan paling mudah digunakan. Kalau penjualan pernah 1 hari itu pesanan banyak datang, engga tau alasannya tiba-tiba banyak saja,” cerita Ade.

Guna meningkatkan penjualan, Ade berencana untuk merambah alat musik lainnya dan menggarap bisnis souvenir alat musik sebagai oleh-oleh khas Sumatera Barat.

Gernas BBI

Ade sebenarnya sangat terkendala terkait pembiayaan, namun ia belum berani mengajukan kredit dikarenakan tidak mempunyai link ke perbankan maupun pemasaran produk.

Berdasarkan pengakuan Ade, ia belum pernah mendapat pembinaan dari pemerintah, lembaga maupun perbankan setempat. Sejauh ini dirinya hanya mendapat bantuan dari pemerintah berupa Bantuan Presiden untuk pelaku UMKM serta promosi dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padanh.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Fery Erviyan Rinaldi menyampaikan bahwa pihaknya telah membantu Ade dengan memfasilitasi pemasaran yang lebih luas secara online. “Dan juga dalam design seruling sehingga tampilannya jadi menarik termasuk untuk bahan baku bambu yang berkualitas,” ujarnya dilansir Antara.

Kendati usahanya belum besar dan omzet yang didapatnya hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, nasib baik berpihak kepada Ade. Ia terpilih sebagai satu dari 45 UMKM yang terkurasi untuk mengikuti ajang Gerakan Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Maju Berkah Basamo UMKM di Sumatera Barat pada April-Juni 2022.

Gernas BBI merupakan Gerakan Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk buatan dalam negeri serta membangkitkan UMKM. Acara yang dipimpin langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi tersebut telah diluncurkan sejak 2020 dan rutin digelar setiap bulan di berbagai provinsi yang berbeda sejak 2021.

Kegiatan dalam Gernas BBI Sumatera Barat juga beragam, mulai dari Grand Opening yang dilaksanakan pada 12 April di Jam Gadang Bukittinggi. Kemudian ada showcase dan bazar, podcast, live shopping, lelang dan donasi. Lalu fashion show busana muslim hingga ke business matching dan pendampingan.

Khusus untuk Galeri Tuo, Ade dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam Gernas BBI Maju Berkah Basamo yang akan dilaksanakan pada Juni yang berlokasi di Padang. Ade yakin Gernas BBI dapat menjadi ajang promosi yang tepat bagi brand-nya agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas sehingga bisa meningkatkan penjualan.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini bisa sebagai penunjang usaha saya dan kawan-kawan semua. Serta juga bisa memperkenalkan alat musik yang kami buat dan bisa menjangkau seluruh Indonesia,” ucapnya.

Jika nantinya omzetnya telah meningkat, ia memiliki rencana untuk mengajukan kredit ke perbankan untuk memperluas usaha. “Saya pribadi ada niat untuk serius tapi masih menunggu keadaan normal dulu baru berani kredit. Harapannya dengan keikutsertaan di BBI ini promosinya bisa lebih kencang,” harap Ade. (aro)

Tags: Alat Musik Khas MinangLadang BisnispadangsumbarUKMUMKM

Berita Terkait.

D4
Ekonomi

OMODA O4 EV Resmi Meluncur di GIIAS 2026, 1.000 Pembeli Pertama Dapat Benefit Rp50 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:03
Petugas-Pengolahan
Ekonomi

Tak Sekadar Kelola Sampah, PGN Bangun Rantai Nilai Ekonomi Sirkular hingga Hilirisasi di Cilegon

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22
Public-Expose
Ekonomi

bank bjb Bukukan Laba Rp783 Miliar pada Semester I 2026, Tumbuh 58,8 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:02
Lepas-L8
Ekonomi

LEPAS E4 EV Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Spesial GIIAS 2026 Mulai Rp339 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:41
XL7
Ekonomi

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Tampil Lebih Gagah dengan Fitur Keselamatan Baru

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21
Helvi-Moraza
Ekonomi

KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Ekosistem UMKM dari Legalitas hingga Akses Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:20

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3057 shares
    Share 1223 Tweet 764
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    784 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.