• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ramadhan, Perajin Rebana Kota Malang Banjir Pesanan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 9 April 2022 - 17:35
in Nusantara
Perajin Rebana
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perajin alat musik berbentuk bundar dan pipih atau yang biasa dikenal dengan sebutan rebana yang ada di wilayah Kota Malang, Jawa Timur mengaku kebanjiran pesanan pada Ramadhan kali ini.

Seorang perajin rebana Arif Priyadi di Kota Malang, Sabtu mengatakan bahwa pada bulan suci Ramadhan kali ini, bisnis yang digelutinya sejak 2013 tersebut mendapatkan pesanan rebana cukup banyak dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

BacaJuga:

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

“Untuk Ramadhan kali ini berbeda ada pesanan rebana dan jumlahnya meningkat. Ini berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Arif.

Arif menjelaskan, selama kurang lebih sembilan tahun berprofesi sebagai perajin rebana, pada 2022 khususnya pada saat Ramadhan ia melayani pesanan dari sejumlah kalangan seperti sekolah-sekolah dan warga yang mayoritas berasal dari wilayah Kabupaten Malang.

Baca Juga : Selama Ramadhan, PMI Ajak Non-muslim Donor Darah

Menurutnya, pada Ramadhan lalu tidak ada pesanan produk rebana yang diterima oleh usaha yang dilakukan di kawasan Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang itu. Selama Ramadhan, kebanyakan hanya melayani servis rebana dari pelanggan sebelumnya.

“Saya sudah menjadi perajin rebana selama sembilan tahun. Biasanya, selama delapan tahun pada saat Ramadhan itu sepi pesanan. Tapi untuk tahun ini pesanan banyak dan servis juga banyak,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kondisi normal ia mampu memproduksi kurang lebih sebanyak 30 unit rebana per bulan. Pada Ramadhan kali ini, ia mendapatkan pesanan hingga 50 unit rebana belum termasuk para konsumen yang membutuhkan jasa servis rebana.

Dengan adanya peningkatan permintaan tersebut, lanjutnya, ia juga harus menambah satu pekerja untuk membantu proses produksi. Sebelumnya, produksi rebana hanya dilakukan oleh tiga orang termasuk dirinya.

Ia mengaku tidak pernah mencatat berapa besar omzet yang ia dapatkan pada tiap bulannya. Namun, pesanan rebana dari berbagai wilayah di Jawa Timur itu biasanya berkisar dari 30-50 unit per bulan dengan harga satuan sebesar Rp350.000.

“Omzet per bulan saya tidak pernah menghitung. Tapi per bulan kira-kira 30 rebana, kadang juga 50 buah. Saat ini karena banyak pesanan, saya menambah satu orang tenaga kerja,” katanya.

Para konsumen rebana buatannya tersebut mayoritas berasal dari wilayah Kabupaten Malang. Namun, pesanan juga biasanya datang dari wilayah lain seperti Kediri, Blitar dan kabupaten kota yang berada tidak jauh dari wilayah Kota Malang.

Sementara untuk bahan baku pembuatan rebana tersebut, untuk kayu menggunakan kayu nangka dan kayu mahoni yang didatangkan dari Blitar dan Jepara. Kulit yang dipergunakan adalah kulit kambing betina yang didatangkan dari Cirebon dan Ponorogo.

“Namun, pemain profesional saya memproses sendiri kulit kambing itu. Karena tidak ada yang menjual.

Pada Ramadhan kali ini, ia mengaku tidak memiliki stok rebana yang bisa langsung dijual ke pasaran. Saat ini, ia bersama tiga orang pekerja yang ada pada bengkel rumahan miliknya itu tengah menyelesaikan sejumlah pesanan dan servis rebana milik konsumen.

“Biasanya saat Ramadhan itu stok penuh. Tapi untuk saat ini saya hanya menyelesaikan pesanan saja dan tidak ada stok,” katanya. (bro)

Tags: Jawa timurkota malangPerajin Rebanaramadhan

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7139 shares
    Share 2856 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1093 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.