• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Menyantap Sajian Langka Warisan Nusantara di Bulan Puasa

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 2 April 2022 - 21:37
in Gaya Hidup
makanan

Beraneka ragam hidangan khas Nusantara yang dikemas dalam edisi khusus Ramadan Culinary Rijsttafel, go local eat global. Foto : Antara/Nabila Charisty

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lombok kian populer setelah menjadi lokasi resmi penyelenggaraan seri kejuaraan dunia MotoGP 2022. Salah satu hal istimewa yang tak boleh dilewatkan dari Lombok adalah kuliner khasnya yang dikenal legendaris dan kaya rasa.

Nasi gurih, ikan bakar tanjung, sate pusut, gecok babat, ebatan, hingga sambal beberuk adalah beberapa di antaranya. Namun, apa jadinya bila semua menu tersebut dapat dinikmati secara bersamaan dalam satu cecap? Tentu, ada keunikan rasa tersendiri.

BacaJuga:

Lee Min Jung dan Kim Ji Seok Hadapi Krisis Rumah Tangga dalam Teaser “OK, Let’s Get Divorced”

Girl Group Baru HYBE Disorot, Netizen Nilai Visual Antaranggota Kurang Serasi

Bukan Sekadar Canggih, Changan Deepal S05 dan Nevo Q05 Bikin Pengunjung GIIAS Terpukau

Inilah kombinasi sajian makanan lokal jalanan favorit dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dikemas menjadi Mandalika Rijsttafel.

Mandalika Rijsttafel ini menjadi salah satu hidangan kuliner lokal Nusantara yang belum banyak dikenal atau ‘Unexplored Recipes’ yang dipersembahkan secara khusus oleh Executive Sous Chef Heri Purnama dan tim untuk pengunjung yang ingin menikmati kuliner Ramadan di Restoran Signatures, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Nama Mandalika Rijsttafel tersebut sengaja diciptakan oleh Chef Heri yang ingin bercerita soal kisah menarik di balik Mandalika melalui sentuhan makanan yang dipersembahkannya.

Baca Juga: Nasi Balap Puyung Bagi Pencinta Sensasi Kuliner Pedas

“Sebenernya Mandalika Ritjstafel ini saya ciptakan ketika menang kompetisi di salah satu hotel, jauh hari sebelum event Mandalika MotoGP. Ide ini merupakan kombinasi dari makanan lokal jalanan terfavorit dari Lombok, NTT.”

“Nama Mandalika itu sendiri sudah unik, oleh karena saya pernah tinggal di sana, bekerja di sana, dan banyak kisah di dalamnya, maka saya menciptakannya dalam Mandalika Rijsttafel, yang kebetulan momennya lagi ramai karena MotoGP. Saya merasa beruntung sih,” kata Chef Heri.

Agar momen Ramadan semakin terasa spesial, Chef Heri dan tim juga menciptakan menu baru lainnya yang berada dalam kesatuan tema “Ramadan Culinary Rijsttafel, go local eat global”, dengan mengeksplorasi kekayaan alam dari Nusa Tenggara Timur, mulai dari sei sapi dan ayam serta pa’piong.

Pa’piong adalah masakan khas Toraja yang terdiri atas daun miana dicampur dengan ayam kampung atau ikan mas. Daging di dalamnya bercampur dengan parutan kelapa yang menguning karena bumbu yang dikemas dan dibakar bersama batang pohon pisang.

Biasanya, pa’piong sering dijadikan sebagai sajian hidangan untuk acara besar, seperti upacara kematian, hingga acara syukuran perkawinan. Pa’piong inilah yang menurut Chef Heri banyak diminati oleh para turis asing saat berkunjung ke Restoran Signatures, oleh karena proses memasaknya dan cerita di balik uniknya tradisi masyarakat Toraja.

Selain menu masakan khas dari wilayah timur Indonesia, Chef Heri juga menyajikan menu khusus khas Pati, Jawa Tengah dengan menggunakan rempah-rempah yang jarang ditemui di pasaran. Menu nasi gandul dan nasi rames komplit ciptaannya itu dijamin tidak biasa dan dapat memenuhi selera lidah lokal hingga orang asing.

Hidangan nasi rames, menjadi salah satu menu kudapan khas Nusantara yang identik sebagai makanan rakyat kecil. Hal ini lantaran nasi rames menggunakan bahan-bahan yang murah dan porsinya sangat sedikit, yang umumnya sering dikonsumsi oleh masyarakat dari kalangan ekonomi bawah.

Sedikit berbeda dari nasi rames biasanya, Restoran Signatures Hotel Indonesia Kempinski menambahkan menu opor ayam berkuah santan ringan, dan semur daging sapi cabe hijau. Perpaduan itu dikombinasikan sebagai wujud memeriahkan nuansa berlebaran meski di bulan Ramadan.

“Saya membuat menu khas Nusantara ini dengan teknik pengolahan yang berbeda, ditambah lagi bahan-bahan dan bumbu rempah yang tidak biasa, bahkan sangat jarang ditemui di pasaran. Namun, beruntungnya saya punya banyak koneksi dengan warga daerah di pelosok yang masih menanam rempah-rempah tersebut,” ujar Heri dalam wawancara khusus dengan ANTARA, Rabu (23/3).

Saat ANTARA berkesempatan mencicipi hidangan spesial buatan chef yang pernah menyajikan menu tradisional Indonesia kepada Queen of England Ratu Elizabeth saat berulang tahun di tahun 2014 itu, memang rasanya patut diacungi jempol.

Sentuhan bumbu rempah yang meresap hingga ke setiap lapisan membuat tekstur dagingnya lembut dan menyatu dalam setiap gigitan. Rempah- rempah yang berpadu dalam resep yang jarang dieksplorasi oleh publik itu seakan memberikan cerita sendiri berbagai kisah legendaris.

Signatures Restaurant Hotel Indonesia Kempinski memadukan suasana segar dengan sentuhan embellishment Indonesia, yang membawa pengunjungnya bisa menjelajahi kuliner legendaris Nusantara seperti dilansir Antara.

Selain sajian beragam menu, mulai dari Mandalika Rijsttafel hingga nasi rames komplit yang sudah dijelaskan Cher Heri, restoran ini juga memiliki hidangan andalan bubur ayam yang legendaris.

Upaya Chef Heri mengangkat kekayaan kuliner Nusantara ini patut diapresiasi karena dengan melestarikan dan mengenalkannya kepada khalayak, makanan khas Indonesia bakal semakin digemari, tidak hanya oleh bangsa ini tapi bahkan wisatawan asing. (aro)

Tags: KulinermakananpuasaRamadanramadhan

Berita Terkait.

Lee-Min-Jung
Gaya Hidup

Lee Min Jung dan Kim Ji Seok Hadapi Krisis Rumah Tangga dalam Teaser “OK, Let’s Get Divorced”

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:04
HYBE
Gaya Hidup

Girl Group Baru HYBE Disorot, Netizen Nilai Visual Antaranggota Kurang Serasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03
changan
Gaya Hidup

Bukan Sekadar Canggih, Changan Deepal S05 dan Nevo Q05 Bikin Pengunjung GIIAS Terpukau

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:44
icar
Gaya Hidup

iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:20
ertiga
Gaya Hidup

Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:30
geely
Gaya Hidup

Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2201 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.