• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kian Banyak Maskapai Enggan Terbangi Wilayah Ukraina

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 14 Februari 2022 - 15:53
in Internasional
ukraina

Tentara-tentara Ukraina membuka paket rudal Javelin anti tank yang dikirim dengan pesawat, sebagai bagian dari paket bantuan militer dari Amerika Serikat, di Bandara Internasional Boryspil di luar Kiev, Ukraina, Kamis (10/2/2022). Antara/Reuters/Valentyn Ogirenko/tm

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Makin banyak maskapai yang cenderung menghindari wilayah udara Ukraina di tengah masalah asuransi dan keputusan oleh sejumlah maskapai ternama Eropa untuk menghentikan penerbangan, kata perusahaan penasihat penerbangan, Senin (14/2).

Perusahaan tersebut menambahkan kecenderungan untuk menghentikan penerbangan mengemuka setelah Amerika Serikat memperingatkan soal kemungkinan Rusia dapat menyerang kapan saja.

BacaJuga:

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Maskapai Belanda KLM mengatakan pihaknya akan menghentikan penerbangan ke Ukraina dan melintasi ruang udara negara itu, sementara maskapai Jerman Lufthansa mengatakan masih mempertimbangkan penangguhan.

Penerbangan British Airways (BA) antara London dan Asia pada Senin (14/2) terpantau menghindari ruang udara itu, menurut Reuters yang memonitor layanan pelacakan penerbangan, FlightRadar24.

Seorang pilot BA pada Minggu (13/2) di Twitter mengatakan dibutuhkan waktu lebih lama untuk menjalankan layanan kargo dari London ke Bangkok akibat “kondisi geopolitik saat ini”. BA belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.

“Dugaan saya bahwa wilayah Ukraina akan tidak bisa diterbangi dalam waktu dekat jika apa yang kita lihat selama akhir pekan menjadikan beberapa maskapai benar-benar menghentikan operasinya,” kata Mark Zee, pendiri perusahaan penasihat operasi penerbangan OPSGROUP.

“Saya rasa itu bukan saran pemerintah yang melakukan sejauh itu karena penghentian penerbangan itu didasarkan atas ketidaktersediaan asuransi atau maskapai mengamati sikap maskapai-maskapai lain. Jadi, contohnya, kalau KLM, Lufthansa, dan British Airways memutuskan tidak terbang di atas Ukraina sama sekali, kita nyaris kembali ke skenario MH17,” katanya.

Paa 2014, penerbangan Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh di Ukraina timur hingga menewaskan semua 298 orang dalam pesawat. Dua per tiga dari seluruh korban itu adalah warga Belanda.

Beberapa maskapai sudah menghindari wilayah udara negara itu setelah beberapa pesawat militer ditembak jatuh.

Zee mengatakan bahwa menghindari ruang udara Ukraina akan memiliki dampak rute terbesar pada maskapai dari negara tetangga, tetapi diperkirakan tidak meningkatkan biaya penerbangan jarak jauh.

Maskapai Ukraina SkyUp mengatakan bahwa pihaknya harus mengalihkan satu penerbangan dari Portugal ke Ukraina pada Sabtu (12/2) setelah pemilik pesawat melarang pesawat itu memasuki wilayah udara Ukraina.

Kantor berita Ukraina Interfax mengatakan perusahaan asuransi Ukraina sudah menerima pemberitahuan dari perusahaan reasuransi maskapai penerbangan tidak menanggung risiko perang.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmygal pada Minggu (13/2) mengatakan bahwa pemerintah sudah mengalokasikan sebesar 591,98 juta dolar AS atau setara dengan Rp8,5 triliun.

Dana itu disediakan untuk memastikan keamanan penerbangan bagi para perusahaan asuransi serta perusahaan penyewaan guna menjamin kelanjutan penerbangan yang melintasi ruang udaranya. (arm)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: klmkonflik bersenjatamaskapai belandaPerbatasan Ukraina-RusiaRusiaukraina

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1317 shares
    Share 527 Tweet 329
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.