• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ketegangan di Ukraina Meningkat, Dolar Naik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:05
in Internasional
Dolar

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar AS naik bersama dengan aset safe-haven lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah Amerika Serikat mengatakan Rusia telah mengumpulkan cukup banyak pasukan di dekat Ukraina untuk melancarkan invasi besar.

Serangan Rusia dapat dimulai kapan saja dan kemungkinan akan dimulai dengan serangan udara, kata penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan dalam jumpa pers.

BacaJuga:

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Dolar telah diperdagangkan sebagian besar menyamping ketika peringatan AS menghantam pasar. Indeks dolar, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,258 persen.

Baca juga : Dolar Merosot Terpicu Ekspektasi Kenaikan Cepat Suku Bunga AS

Minyak mentah berjangka AS melonjak lebih dari 5,0 persen menjadi 94,66 dolar AS per barel, tertinggi sejak 2014, sementara emas naik lebih dari 2,0 persen ke level tertinggi hampir dua bulan pada satu titik.

Kenaikan dolar disebabkan oleh komentar Sullivan, serta laporan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk menyerang Ukraina, yang kemudian dibantah oleh Gedung Putih, kata Bipan Rai, kepala strategi valas di CIBC Capital Markets di Toronto.

Kenaikan itu, bersama dengan pergerakan aset safe-haven lainnya seperti obligasi pemerintah AS dan yen Jepang, menunjukkan pasar semakin khawatir tentang prospek invasi, kata Rai.

“Ini jelas merupakan langkah safe- haven,” katanya, seperti dikutip Antara, Sabtu (12/2/2022).

Yen Jepang menguat 0,63 persen versus greenback di 115,29 per dolar, sementara dolar Kanada melemah karena potensi serangan Rusia yang segera memicu aksi jual aset sensitif risiko.

Mata uang Rusia, sudah lebih rendah untuk hari itu, jatuh lebih jauh di tengah berita. Rubel terakhir turun 2,73 persen versus greenback di 77,00 per dolar.

Washington mendesak semua warga AS untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 48 jam. Negara- negara lain termasuk Inggris, Jepang, Latvia, Norwegia, dan Belanda-meminta warganya untuk segera meninggalkan Ukraina.

Euro, sementara itu, melemah karena pasar memproses berita, dan ditetapkan untuk penurunan mingguan setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa menaikkan suku sekarang tidak akan menurunkan rekor inflasi zona euro tetapi hanya merugikan ekonomi.

Greenback telah berjuang untuk memilih arah pada hari sebelumnya karena investor mencerna indeks sentimen konsumen awal Universitas Michigan untuk Februari.

Laporan itu menemukan bahwa sentimen konsumen AS turun ke level terendah dalam lebih dari satu dekade pada awal Februari, di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan terus meningkat dalam waktu dekat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks naik tipis.

Ketidakjelasan pasar tentang bagaimana kenaikan suku bunga mungkin berkembang telah berkontribusi pada sesi hiruk pikuk minggu ini karena dolar tetap ragu-ragu tentang masa depan, kata Erik Nelson, ahli strategi mata uang di Wells Fargo Securities.

“Saya cenderung berpikir kita berkonsolidasi dalam jangka pendek di sini dan saya masih bias terhadap penurunan euro, kenaikan dolar terhadap sebagian besar mata uang,” katanya.(mg2)

Tags: Amerika Serikatdolarukraina

Berita Terkait.

jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
KBRI
Internasional

Perkuat Kemitraan, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3745 shares
    Share 1498 Tweet 936
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.