• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ketegangan di Ukraina Meningkat, Dolar Naik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:05
in Internasional
Dolar

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar AS naik bersama dengan aset safe-haven lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah Amerika Serikat mengatakan Rusia telah mengumpulkan cukup banyak pasukan di dekat Ukraina untuk melancarkan invasi besar.

Serangan Rusia dapat dimulai kapan saja dan kemungkinan akan dimulai dengan serangan udara, kata penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan dalam jumpa pers.

BacaJuga:

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Dolar telah diperdagangkan sebagian besar menyamping ketika peringatan AS menghantam pasar. Indeks dolar, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,258 persen.

Baca juga : Dolar Merosot Terpicu Ekspektasi Kenaikan Cepat Suku Bunga AS

Minyak mentah berjangka AS melonjak lebih dari 5,0 persen menjadi 94,66 dolar AS per barel, tertinggi sejak 2014, sementara emas naik lebih dari 2,0 persen ke level tertinggi hampir dua bulan pada satu titik.

Kenaikan dolar disebabkan oleh komentar Sullivan, serta laporan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk menyerang Ukraina, yang kemudian dibantah oleh Gedung Putih, kata Bipan Rai, kepala strategi valas di CIBC Capital Markets di Toronto.

Kenaikan itu, bersama dengan pergerakan aset safe-haven lainnya seperti obligasi pemerintah AS dan yen Jepang, menunjukkan pasar semakin khawatir tentang prospek invasi, kata Rai.

“Ini jelas merupakan langkah safe- haven,” katanya, seperti dikutip Antara, Sabtu (12/2/2022).

Yen Jepang menguat 0,63 persen versus greenback di 115,29 per dolar, sementara dolar Kanada melemah karena potensi serangan Rusia yang segera memicu aksi jual aset sensitif risiko.

Mata uang Rusia, sudah lebih rendah untuk hari itu, jatuh lebih jauh di tengah berita. Rubel terakhir turun 2,73 persen versus greenback di 77,00 per dolar.

Washington mendesak semua warga AS untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 48 jam. Negara- negara lain termasuk Inggris, Jepang, Latvia, Norwegia, dan Belanda-meminta warganya untuk segera meninggalkan Ukraina.

Euro, sementara itu, melemah karena pasar memproses berita, dan ditetapkan untuk penurunan mingguan setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa menaikkan suku sekarang tidak akan menurunkan rekor inflasi zona euro tetapi hanya merugikan ekonomi.

Greenback telah berjuang untuk memilih arah pada hari sebelumnya karena investor mencerna indeks sentimen konsumen awal Universitas Michigan untuk Februari.

Laporan itu menemukan bahwa sentimen konsumen AS turun ke level terendah dalam lebih dari satu dekade pada awal Februari, di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan terus meningkat dalam waktu dekat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks naik tipis.

Ketidakjelasan pasar tentang bagaimana kenaikan suku bunga mungkin berkembang telah berkontribusi pada sesi hiruk pikuk minggu ini karena dolar tetap ragu-ragu tentang masa depan, kata Erik Nelson, ahli strategi mata uang di Wells Fargo Securities.

“Saya cenderung berpikir kita berkonsolidasi dalam jangka pendek di sini dan saya masih bias terhadap penurunan euro, kenaikan dolar terhadap sebagian besar mata uang,” katanya.(mg2)

Tags: Amerika Serikatdolarukraina

Berita Terkait.

pancasila
Internasional

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:05
Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai
Internasional

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:17
Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati
Internasional

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31
1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46
udin
Internasional

Bidik Pasar Portugal, Menteri P2MI Perkuat Pemetaan Kebutuhan Pekerja Migran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:20
riyadh
Internasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1667 shares
    Share 667 Tweet 417
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5158 shares
    Share 2063 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.