• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ketegangan di Ukraina Meningkat, Dolar Naik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:05
in Internasional
Dolar

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar AS naik bersama dengan aset safe-haven lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah Amerika Serikat mengatakan Rusia telah mengumpulkan cukup banyak pasukan di dekat Ukraina untuk melancarkan invasi besar.

Serangan Rusia dapat dimulai kapan saja dan kemungkinan akan dimulai dengan serangan udara, kata penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan dalam jumpa pers.

BacaJuga:

Bea Cukai dan Singapore Police Coast Guard Perkuat Kerja Sama Pengawasan melalui Pertemuan Bilateral Ketiga

Trump Tolak Tanggapan Iran Soal Proposal Damai, Teheran Tak Gentar

Timwas DPR Bakal Tinjau Langsung Layanan Haji di Arab Saudi, Kamar Hotel dan Menu Makanan Jadi Sorotan

Dolar telah diperdagangkan sebagian besar menyamping ketika peringatan AS menghantam pasar. Indeks dolar, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,258 persen.

Baca juga : Dolar Merosot Terpicu Ekspektasi Kenaikan Cepat Suku Bunga AS

Minyak mentah berjangka AS melonjak lebih dari 5,0 persen menjadi 94,66 dolar AS per barel, tertinggi sejak 2014, sementara emas naik lebih dari 2,0 persen ke level tertinggi hampir dua bulan pada satu titik.

Kenaikan dolar disebabkan oleh komentar Sullivan, serta laporan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk menyerang Ukraina, yang kemudian dibantah oleh Gedung Putih, kata Bipan Rai, kepala strategi valas di CIBC Capital Markets di Toronto.

Kenaikan itu, bersama dengan pergerakan aset safe-haven lainnya seperti obligasi pemerintah AS dan yen Jepang, menunjukkan pasar semakin khawatir tentang prospek invasi, kata Rai.

“Ini jelas merupakan langkah safe- haven,” katanya, seperti dikutip Antara, Sabtu (12/2/2022).

Yen Jepang menguat 0,63 persen versus greenback di 115,29 per dolar, sementara dolar Kanada melemah karena potensi serangan Rusia yang segera memicu aksi jual aset sensitif risiko.

Mata uang Rusia, sudah lebih rendah untuk hari itu, jatuh lebih jauh di tengah berita. Rubel terakhir turun 2,73 persen versus greenback di 77,00 per dolar.

Washington mendesak semua warga AS untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 48 jam. Negara- negara lain termasuk Inggris, Jepang, Latvia, Norwegia, dan Belanda-meminta warganya untuk segera meninggalkan Ukraina.

Euro, sementara itu, melemah karena pasar memproses berita, dan ditetapkan untuk penurunan mingguan setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa menaikkan suku sekarang tidak akan menurunkan rekor inflasi zona euro tetapi hanya merugikan ekonomi.

Greenback telah berjuang untuk memilih arah pada hari sebelumnya karena investor mencerna indeks sentimen konsumen awal Universitas Michigan untuk Februari.

Laporan itu menemukan bahwa sentimen konsumen AS turun ke level terendah dalam lebih dari satu dekade pada awal Februari, di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan terus meningkat dalam waktu dekat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks naik tipis.

Ketidakjelasan pasar tentang bagaimana kenaikan suku bunga mungkin berkembang telah berkontribusi pada sesi hiruk pikuk minggu ini karena dolar tetap ragu-ragu tentang masa depan, kata Erik Nelson, ahli strategi mata uang di Wells Fargo Securities.

“Saya cenderung berpikir kita berkonsolidasi dalam jangka pendek di sini dan saya masih bias terhadap penurunan euro, kenaikan dolar terhadap sebagian besar mata uang,” katanya.(mg2)

Tags: Amerika Serikatdolarukraina

Berita Terkait.

Pertemuan
Internasional

Bea Cukai dan Singapore Police Coast Guard Perkuat Kerja Sama Pengawasan melalui Pertemuan Bilateral Ketiga

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:40
Trump
Internasional

Trump Tolak Tanggapan Iran Soal Proposal Damai, Teheran Tak Gentar

Senin, 11 Mei 2026 - 14:34
Cucun-Ahmad-Syamsurijal
Internasional

Timwas DPR Bakal Tinjau Langsung Layanan Haji di Arab Saudi, Kamar Hotel dan Menu Makanan Jadi Sorotan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:18
UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama
Internasional

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:01
Kapal-Tanker
Internasional

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:56
iran
Internasional

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.