INDOPOSCO.ID – Pemerintah Iran mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengecam keras blokade Amerika Serikat serta serangan terhadap dua kapal tanker minyak miliknya yang dinilai melanggar hukum internasional.
Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan, bahwa konsekuensi dari tindakan AS di wilayah tersebut bisa menjadi bencana besar. Hal itu disampaikannya saat bertemu Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres baru-baru ini.
“Tindakan Amerika merupakan eskalasi serius dan berbahaya yang semakin mengguncang wilayah, yang sudah rapuh dan menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional,” kata Amir Saeid Iravani seperti dilansir dari Sky News, Sabtu (9/5/2026).
Iravani turut memperingatkan bahwa konsekuensi dari aksi tersebut dapat meluas hingga ke luar Timur Tengah, dengan Amerika Serikat memikul tanggung jawab penuh atas segala dampaknya.
Oleh karena itu, ia ingin pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump didesak untuk tunduk terhadap hukum internasional dan penghentian tindakan-tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
“Mematuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional dan menahan diri dari tindakan provokatif lebih lanjut,” ucap Iravani.
Militer AS melancarkan serangan udara terhadap dua kapal tanker berbendera Iran pada Kamis (7/5/2026), dengan alasan kapal-kapal tersebut melanggar blokade laut yang diterapkan Washington.
Komando Pusat AS (CENTCOM), yang membawahi pasukan Amerika di Timur Tengah mengonfirmasi sebuah jet tempur F/A-18 Super Hornet melumpuhkan kapal tanker tersebut dengan menembakkan amunisi tepat ke arah cerobong asapnya.(dan)











