INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak tanggapan Iran atas proposal perdamaian yang diajukan Washington. Keputusan itu memupuskan harapan akan berakhirnya perang yang telah berkecamuk selama lebih dari dua bulan tersebut.
“Saya baru saja membaca tanggapan dari apa yang disebut ‘Perwakilan Iran’. Saya tidak menyukainya,” kata Trump melalui platform Truth Social pribadinya @realDonaldTrump seperti dilansir dari Sky News, Senin (11/5/2026).
“Sama sekali tidak dapat diterima! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini,” tambahnya.
Sementara itu, kantor berita semi-resmi Tasnim mengutip sumber informasi yang mengatakan bahwa tanggapan Iran atas proposal yang diajukan AS menekankan hak-hak dasar bangsa Iran.
“Kami memiliki lebih banyak tentang reaksi Iran terhadap penolakan Trump terhadap tawaran perdamaian terbaru Teheran,” tulis sumber itu dari laporan Tasnim seperti dilansir dari Al Jazeera.
Sumber itu mengatakan tanggapan tersebut menolak rencana Washington sebelumnya, yang dipandang Teheran sebagai upaya untuk memaksa penyerahan terhadap tuntutan Trump yang berlebihan.
“Tidak ada seorang pun di Iran yang menulis rencana untuk menyenangkan Trump. Tim negosiasi menulis hanya untuk hak-hak bangsa Iran. Jika Trump tidak senang dengan itu, itu sebenarnya lebih baik,” jelas sumber itu.
“Trump sama sekali tidak menyukai kenyataan; itulah mengapa dia terus kalah dari Iran,” sambungnya.
Menlu Iran Abbas Araghchi mengkritik AS karena selalu mengedepankan aksi militer yang gegabah di saat negosiasi diplomatik tengah diupayakan.
“Setiap kali solusi diplomatik adalah di atas meja, AS memilih untuk nekat petualangan militer. Apakah ini taktik tekanan yang kasar? Atau hasil dari spoiler sekali lagi pembodohan POTUS (President of the United States) ke rawa lain?,” kritik Araghchi melalui akun X pribadinya @araghchi seperti dilansir dari Sky News, Jumat (8/5/2026).(dan)











