• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Uni Eropa Dukung Pelarangan Pasar Hewan Liar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 9 Februari 2022 - 15:27
in Internasional
pasar hewan liar

Arsip foto - Pemandangan pasar makanan laut Huanan, tempat virus corona diyakini pertama kali muncul, hampir setahun setelah dimulainya wabah COVID-19 di Wuhan, Hubei, China, 8 Desember 2020. ANTARA/Reuters/Aly Song/as.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Uni Eropa (EU) tengah mendorong kesepakatan global untuk mencegah pandemi baru, termasuk melarang pasar hewan liar dan memberi insentif pada negara-negara yang melaporkan kemunculan virus baru, demikian menurut seorang pejabat EU kepada Reuters.

Para perunding internasional akan bertemu pertama kali pada Rabu untuk mempersiapkan pembicaraan tentang perjanjian itu, kata pejabat itu, yang meminta agar namanya dirahasiakan.

BacaJuga:

Trump Tolak Tanggapan Iran Soal Proposal Damai, Teheran Tak Gentar

Timwas DPR Bakal Tinjau Langsung Layanan Haji di Arab Saudi, Kamar Hotel dan Menu Makanan Jadi Sorotan

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Target pembicaraan itu adalah mencapai kesepakatan awal pada Agustus.

Namun, EU sejauh ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat dan negara- negara besar lain, beberapa di antaranya menginginkan perjanjian itu bersifat tidak mengikat.

Seorang juru bicara bagi Charles Michel, presiden Dewan Eropa yang pada November 2020 mengusulkan sebuah perjanjian baru terkait pandemi, mengatakan dia tidak punya komentar baru tentang hal tersebut.

Gedung Putih belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Menurut teori yang diterima secara luas, pandemi Covid-19 dimulai dengan penularan virus SARS-CoV-2 dari seekor hewan ke manusia di pasar hewan liar di China.

Meski Beijing awalnya dipuji oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena dengan cepat mengabarkan soal virus baru tersebut, AS telah menuduh China menahan informasi tentang kemungkinan asal muasal wabah.

Di antara hal-hal yang ingin dimasukkan oleh EU ke dalam perjanjian tersebut adalah penutupan secara bertahap pasar- pasar hewan liar, kata pejabat EU itu.

Insentif bagi negara-negara yang melaporkan virus baru juga dipandang penting untuk membantu mendeteksi secara cepat dan menghindari penutupan informasi.

Tahun lalu, negara- negara di selatan Afrika terdampak oleh pembatasan penerbangan setelah mereka menemukan varian Omicron. Pengalaman itu dikhawatirkan dapat menghalangi pelaporan wabah di masa depan jika insentifnya tidak cukup menarik.

Pejabat EU itu mengatakan insentif dapat mencakup jaminan akses ke obat- obatan dan vaksin yang dikembangkan untuk melawan virus- virus baru, yang sulit diperoleh negara- negara miskin selama pandemi Covid-19 ketika negara-negara kaya berebut mengamankan pasokannya.

Negara- negara yang mendeteksi dan melaporkan sebuah virus baru juga dapat memperoleh dukungan segera, seperti pengiriman peralatan medis dari pasokan global.

Pembicaraan tentang perjanjian itu akan menyertakan delegasi dari enam negara yang mewakili wilayah- wilayah utama, yaitu Jepang, Belanda, Brazil, Afrika Selatan, Mesir dan Thailand, kata pejabat.

Brazil, yang mewakili negara-negara Amerika utara dan selatan, lebih menginginkan perjanjian yang tidak mengikat.

EU, yang diwakili oleh Belanda, ingin mengusulkan kewajiban yang mengikat secara hukum untuk mencegah dan melaporkan wabah virus baru, menurut sebuah dokumen EU yang dilihat oleh Reuters.

Jika kesepakatan tercapai, perjanjian itu diharapkan dapat diteken pada Mei 2024.

Sebagai bagian dari perombakan aturan kesehatan global, negara-negara juga tengah merundingkan penyesuaian dalam Regulasi Kesehatan Internasional, sekumpulan aturan global untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

AS ingin memperkuat aturan- aturan itu untuk meningkatkan transparansi dan memberikan akses cepat kepada WHO ke pusat- pusat wabah, kata dua orang sumber yang mengikuti diskusi tersebut. (mg1)

Tags: Pasar Hewan Liaruni eropa

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Trump Tolak Tanggapan Iran Soal Proposal Damai, Teheran Tak Gentar

Senin, 11 Mei 2026 - 14:34
Cucun-Ahmad-Syamsurijal
Internasional

Timwas DPR Bakal Tinjau Langsung Layanan Haji di Arab Saudi, Kamar Hotel dan Menu Makanan Jadi Sorotan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:18
UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama
Internasional

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:01
Kapal-Tanker
Internasional

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:56
iran
Internasional

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:05
Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.