• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tak Perlu ke Luar Negeri Bogor Punya Wisata Budha Tidur

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 7 Februari 2022 - 13:30
in Megapolitan
Patung Buddha

Ket foto : Patung Budha Tidur di Kampung Jati, Desa Tonjong, Kec. Tanjur Halang, Bogor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hampir dua tahun pandemi Covid 19 melanda Indonesia, sejak Maret 2020 silam. Selama itu pula pergerakan masyatakat dibatasi pemerintah dengan harapan pandemi segera berlalu. Namun dampaknya pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor porak poranda termasuk pariwisata. Kepenatan masyarakat pun sudah memuncak, butuh refresing, akan tetapi pergerakan wisatawan masih dibatasi, banyak syarat yang harus dipenuhi kalau ingin bepergian keluar negeri. Hal ini membuat banyak masyarakat mengurungkan niat untuk bepergian.

Tak perlu khawatir, dan tidak perlu harus ke luar negeri, Indonesia memiliki segudang tempat melepas penat. Sebut saja Kabupaten Bogor yang memiliki Sleeping Budha (Budha tidur) di Vihara Buddha Darma & 8 Pou Sat, salah satu Patung Budha Tidur terbesar di Indonesia. Selama ini wisatawan Indonesia harus ke Thailand untuk menikmati pemandangan itu. Sementara Sleeping Buddha salah satu obyek wisata religi di Bogor. Tepatnya di Kampung Jati, Desa Tonjong, Kec. Tanjur Halang, Bogor.

BacaJuga:

Akhir Pekan Ini Cuaca di Jakarta Cenderung Cerah dan Suhu Menghangat

Mantan Pengacara Dipolisikan karena Diduga Lakukan Penipuan 

Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan

Dibangun pada 2010, keberadaan patung Buddha berbaring sepanjang 18 meter dan tinggi 4,75 meter menjadi daya tarik minat wisatawan berkunjung ke Bogor. Patung terlindungi oleh atap bangunan Vihara, patung Budha berwarna emas ini seolah sedang tidur dengan tangan kanan menopang kepala. Di sisi lain deretan miniatur Buddha duduk di lemari kaca. Patung-patung ini merupakan bentuk tugu peringatan bagi para donatur vihara.

Menurut Andre Salim, salah satu pengelola vihara, posisi patung Buddha ini bukan tidur, melainkan meditasi. Dikatakan sebagai Buddha berbaring, karena Buddha dibangun dengan posisi berbaring menghadap ke kanan.

Baca Juga : Tak Ada Barongsai, Umat Sembahyang di Vihara Avalokitesvara, Banten

“Ada filosofi dibalik posisi tidur menghadap ke kanan, itu posisi terbaik untuk jantung karena tidak memiliki beban,” Kata Andre

Andre menceritakan lebih lanjut, pada awal pembangunan vihara, Ade Suwanto Dhanujaya selaku Ketua Yayasan Dharma dan 8 Pho Sat mendapat wangsit dalam bentuk meditasi. Kemudian, keluarga, dan teman- teman ketua yayasan setuju membangun kuil Buddha untuk hari Sabtu Dharma dan Delapan Buddha, serta patung Buddha tidur.

Disebut “8 Pou Sat” karena ada 8 umat Buddha di kuil selain Siddhartha Gautama. Pho Sat berarti “Pencerahan Tertinggi”.

Proses pembangunan “Buddha Dharma dan 8 Pou Sat” Vihara memakan waktu sekitar kurang lebih 8 bulan. Uniknya, para pekerja pembuat patungnya harus melaksanakan pola makan Vegetarian.

“Tujuannya agar nafsu atau energi negatif yang ada dalam tubuh para pekerja menyingkir,” lanjut Andre.

Budha tidur ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan satu-satunya di Jawa Barat. Ada patung serupa di Mojokerto di Jawa Timur. Begitu pula dengan patung Buddha tidur di luar negeri, seperti China, Thailand, dan Malaysia.

Perbedaan dengan seni pahat lainnya terletak pada bahan dasar pembuatan arca yaitu bahan alam yang langsung diukir.

Patung Buddha Berbaring Vihara Buddha Dharma dan 8 Pou Sat ini dibuat oleh pematung di Bandung, Jawa Barat. Kumpulkan metode pembuatan batuan sungai dan buat berbentuk seperti patung dengan ukuran yang ditentukan. Kemudian di cor dan proses penyelesaiannya dipahat dan dicat. Karena terlindung atap, patung Buddha Tidur di Bogor ini tidak memerlukan biaya pemeliharaan, karena itu lah jika ada wisatawan datang untuk berkunjung ke Vihara Buddha Dharma dan 8 Pou Sat tidak dipungut biaya apapun.

“Bentuk pemeliharaan yang kami lakukan lebih pada kebersihan, jadi untuk berkunjung tidak perlu tiket,” pungkas Andre.(ney)

Tags: bogorBuddhaviharawisata

Berita Terkait.

Cerah
Megapolitan

Akhir Pekan Ini Cuaca di Jakarta Cenderung Cerah dan Suhu Menghangat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:20
Mantan Pengacara Dipolisikan karena Diduga Lakukan Penipuan 
Megapolitan

Mantan Pengacara Dipolisikan karena Diduga Lakukan Penipuan 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:31
Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan
Megapolitan

Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:04
BLU
Megapolitan

Perkuat Akses Pendidikan Tinggi, Universitas Budi Luhur Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL S1 dan S2

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:08
Pemusnahan
Megapolitan

Bea Cukai Bogor Musnahkan 10,2 Juta Batang Rokok Ilegal dan 642 Kilogram Tekstil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:22
Aparat
Megapolitan

8.095 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Sidang Tahunan DPR/MPR dan Demo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:21

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3731 shares
    Share 1492 Tweet 933
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.