• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pakar: NFT Peluang Usaha Baru tapi Ada Risikonya

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 15 Januari 2022 - 01:00
in Ekonomi
NFT

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar Budaya dan Komunikasi Digital Universitas Indonesia, Dr Firman Kurniawan mengatakan kehadiran Non-Fungible Token atau NFT selain membuka peluang berkreasi baru di ranah digital, juga tak lepas dari risiko digital yang mengintai di belakangnya.

Firman kepada ANTARA, Jumat, mengatakan ketika berbicara tentang blockchain, NFT, crypto adalah tentang informasi dan nilai yang diberikan pada informasi tersebut.

BacaJuga:

Raksasa Emirates A380 Mendarat Perdana di Soetta, Pertamina Patra Niaga Tunjukkan Kesiapan Layanan Avtur Pesawat Berbadan Besar

Perluas Akses Pasar Pariwisata, BAKTI Komdigi dan Atourin Latih Pelaku Wisata Sumbawa

Docking 12 Kapal Rampung, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi Nasional

Apakah jejaring mengapresiasi informasi yang diproduksi dan distribusi seseorang dengan nilai tinggi sehingga patut diteruskan, atau nilai yang tak penting sehingga patut diabaikan, sangat dipengaruhi oleh penilaian masyarakat dalam jejaring.

“Hal apa yang harus diantispasi ketika budaya manusia telah berupa sehingga seperti itu : informasi adalah komoditas yang berharga. Sesuatu yang tampak tak penting di dunia nyata, misalnya foto diri yang kita pajang tanpa tujuan tertentu, bisa punya nilai menakjubkan ketika didistribusikan di ruang dan waktu baru, semesta digital,” kata Firman, seperti dikutip Antara, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga : On Us Asia Akuisisi Ananta Kreasi Indonesia 51 Persen

“Keadaan di atas di satu sisi menciptakan peluang baru dalam penciptaan nilai. Baik nilai ekonomi, sosial, politik dan budaya. Ini pada gilirannya memberikan kesempatan menciptakan ruang-ruang kreasi baru. Namun di satu lain, informasi yang jadi berharga bisa jadi ancaman keamanan baru bagi seseorang. Bukankah sesuatu yang bernilai, menimbulkan kompetisi legal maupun ilegal untuk menguasainya?” imbuhnya.

Menilik fenomena Ghozali Ghozalu yang menjadi viral karena kebiasaannya melakukan swafoto dan diunggah di marketplace NFT, OpenSea, Firman mengatakan hal itu menjadi sebuah contoh dimana swafoto yang di dunia nyata mungkin tak memiliki nilai, namun ketika diedarkan di semesta digital menjadi bernilai.

“Sebab foto diri tadi adalah data, yang ketika diolah secara sistematis akan menjadi informasi, dan informasi yang digabungkan dengan informasi lain akan menjadi pengetahuan,” kata dia.

Ia melanjutkan, pada ruang dan waktu di semesta digital, nilai pada konten( informasi) digital, misalnya NFT atau cryptocurrency, proses pemberian dan pengakuan nilai oleh jejaring berjalan lebih masif.

Ini terjadi akibat individu-individu yang berkumpul di dalam jejaring, diprasaranai oleh mikro elektronik seperti perangkat pintar beserta platform digitalnya, yang makin terjangkau dan dimiliki masyarakat secara global.

“Bayangkan saja selfie Ghozali yang konsisten dilakukan setiap hari selama 5 tahun, terkumpul jadi sekitar 930 foto serta ditawarkan sebagai NFT di semesta digital. Ditawarkan sebagai NFT artinya, konten( informasi) digital yang siap diberi nilai oleh masyarakat dalam jejaring konsumen NFT,” kata Firman.

“Manakala salah satu konsumen mengakui bahwa konsistensi Ghozali dalam bentuk NFT-nya patut mendapat nilai yang tinggi, dan pengakuan itu tersebar di dalam jejaring, maka naiklah nilai NFT Ghozali. Sesederhana itu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sebaliknya manakala pengakuan terhadap nilai yang tinggi ramai-ramai dicabut oleh masyarakat dalam jejaring konsumen, selesailah nilai NFT tertentu, seperti NFT “Squid Game” yang sebelumnya bernilai sangat tinggi, dalam hitungan hari menjadi komoditas digital yang tak bernilai apa pun.(mg2)

Tags: budayadigitalNFTnon fungible tokenUniversitas Indonesia

Berita Terkait.

Airbus
Ekonomi

Raksasa Emirates A380 Mendarat Perdana di Soetta, Pertamina Patra Niaga Tunjukkan Kesiapan Layanan Avtur Pesawat Berbadan Besar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:02
Pelatihan
Ekonomi

Perluas Akses Pasar Pariwisata, BAKTI Komdigi dan Atourin Latih Pelaku Wisata Sumbawa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:41
Kapal-Tanker
Ekonomi

Docking 12 Kapal Rampung, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi Nasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:11
3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit
Ekonomi

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:36
274 BUMN Ditutup, DPR Soroti Arah Penyehatan Perusahaan Negara
Ekonomi

274 BUMN Ditutup, DPR Soroti Arah Penyehatan Perusahaan Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:31
Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas
Ekonomi

Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2208 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1078 shares
    Share 431 Tweet 270
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.