• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

UMKM Bidik Pasar Global, Pemerintah Perkuat Standar dan Fasilitasi Ekspor

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 29 September 2026 - 07:07
in Ekonomi
maman

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan sambutan dalam kegiatan Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor dan Pengusaha UMKM Menuju Pasar Global di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (28/9/2026). Foto: Humas Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggandeng Badan Karantina Indonesia (Barantin) untuk meningkatkan kesiapan pengusaha UMKM dalam menembus pasar ekspor, khususnya untuk komoditas hewan, ikan, dan tanaman. Kolaborasi ini diarahkan pada fasilitasi pemenuhan ketentuan karantina sehingga produk UMKM lokal dapat memenuhi persyaratan perdagangan internasional.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala Barantin Abdul Kadir Karding dalam kegiatan Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor dan Pengusaha UMKM Menuju Pasar Global di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (28/9/2026).

BacaJuga:

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi

BCA Expo Jabodetabek 2026 Tarik 39.500 Pengunjung, Promo KPR-KKB Berlanjut Online

“Hari ini, Kementerian UMKM bersama Kementerian Hukum serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bekerja sama dengan Badan Karantina Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan mendukung pertumbuhan UMKM Tanah Air,” ujar Maman.

Maman mengatakan produk UMKM Indonesia memiliki peluang pasar yang besar di luar negeri. Salah satunya terlihat dari petani Sulawesi Tengah yang difasilitasi PT Duco Food Indonesia dan mampu mengekspor 918 ton durian. Sementara itu, PT Sentra Pangan Sejahtera yang menggandeng petani lokal berhasil meraih keuntungan hingga Rp227 miliar dari ekspor durian.

Potensi serupa terlihat dari keikutsertaan 75 pemilik usaha yang difasilitasi Kementerian UMKM dalam China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) 2026 di Guangzhou, China.

Selama pameran, UMKM dengan komoditas antara lain kopi, cocopeat, teripang, kerupuk, dan rendang tercatat menjalin kontrak dagang senilai Rp54,6 miliar, membukukan transaksi business to consumer (B2C) sebesar Rp325,5 juta, serta mencatat potensi transaksi business to business (B2B) mencapai Rp76,9 miliar.

Menurut Maman, capaian tersebut menunjukkan besarnya minat pasar dunia terhadap produk Indonesia. Peluang itu perlu diimbangi dengan perluasan akses pasar, peningkatan kesiapan produk, serta pendampingan usaha agar UMKM mampu memenuhi berbagai ketentuan ekspor yang berlaku di negara tujuan.

“UMKM kita harus memiliki produk berkualitas dan memenuhi standar, serta mencukupi persyaratan karantina negara tujuan ekspor agar siap masuk pasar global dan menjangkau pembeli dari luar negeri,” katanya.

Maman menjelaskan, pemerintah merespons besarnya peluang pasar ekspor dengan membangun ekosistem yang menyelaraskan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM dengan fasilitasi pemenuhan persyaratan karantina.

Sinergi tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta pertukaran data dan informasi untuk meningkatkan daya saing produk sekaligus memperkuat kesiapan UMKM memasuki pasar global.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga yang memiliki kewenangan terkait ekspor. Barantin berperan menyediakan informasi mengenai ketentuan karantina di negara tujuan ekspor sekaligus memberikan asistensi teknis kepada pemilik usaha di Indonesia. Sementara Kementerian UMKM memfasilitasi UMKM agar semakin siap memenuhi berbagai persyaratan tersebut.

Selain memperkuat pendampingan bagi UMKM berorientasi ekspor, Maman menekankan pentingnya monitoring, evaluasi, dan pengawasan terhadap produk impor yang masuk ke Indonesia.

Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk mencegah masuknya produk impor ilegal yang dapat merugikan masyarakat sekaligus melemahkan daya saing UMKM lokal.

Maman menambahkan, berbagai negara menerapkan persyaratan tertentu terhadap produk yang masuk ke pasar mereka. Karena itu, sebagai salah satu institusi yang memiliki peran strategis dalam memastikan pemenuhan persyaratan karantina produk yang masuk ke Indonesia, Barantin diharapkan dapat memperkuat penerapan ketentuan yang berlaku secara konsisten.

Penguatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan bagi pasar domestik, tetapi juga menciptakan hubungan perdagangan yang lebih setara sekaligus memperbesar kesempatan bagi puluhan juta UMKM Indonesia untuk mengakses pasar dunia.

“Sinergi, kebersamaan, dan kekompakan kita pada akhirnya bisa memberikan pelayanan maksimal buat masyarakat Indonesia, terutama UMKM,” tegas Maman.

Menurutnya, perluasan pasar ekspor juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kebutuhan UMKM lokal. Salah satunya melalui sosialisasi berbagai program pemberdayaan UMKM yang disediakan pemerintah agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemilik usaha di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Maman bersama Kepala Barantin, perwakilan Kementerian Hukum, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah, serta 1.200 pengusaha UMKM dan penggerak ekspor juga menyatakan komitmen bersama untuk mencegah penyelundupan komoditas ilegal melalui Deklarasi Perkarantinaan.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Sekretaris Utama Barantin.

Perjanjian kerja sama tersebut mencakup fasilitasi pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan ketertelusuran produk, serta dukungan promosi dan akses pasar internasional bagi UMKM.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung pemberdayaan UMKM agar mampu menghasilkan produk berkualitas unggul sekaligus memenuhi standar internasional yang dipersyaratkan untuk ekspor.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar produk lokal sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian daerah.

“Insyaallah kita akan membentuk klinik ekspor sebagai pusat konsultasi supaya UMKM mengetahui cara ekspor dan standar produk berskala internasional sehingga UMKM sukses memasarkan produk ke luar negeri,” tutup Karding. (her)

Tags: BarantinKementerian UMKMmaman abdurrahman

Berita Terkait.

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Ekonomi

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Selasa, 29 September 2026 - 15:15
mineral
Ekonomi

Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 12:52
bca
Ekonomi

BCA Expo Jabodetabek 2026 Tarik 39.500 Pengunjung, Promo KPR-KKB Berlanjut Online

Selasa, 29 September 2026 - 08:17
saka
Ekonomi

SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1, Bidik Potensi Migas Baru di WK Pekawai

Selasa, 29 September 2026 - 07:55
fuso
Ekonomi

Mitsubishi Fuso Terus Dampingi Konsumen, Canter Euro4 Dapat Pemeriksaan Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 05:05
phr
Ekonomi

PHR Perkuat Fasilitas Produksi, Dukung Ketahanan Energi dari Zona Rokan

Selasa, 29 September 2026 - 02:20

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3910 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3828 shares
    Share 1531 Tweet 957
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1124 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.