• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

IDAI Minta Orangtua Belajar dari Covid-19 di Negara Maju

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 4 Januari 2022 - 22:27
in Nasional
idai

Satgas Imunisasi IDAI Mei Neni Sitaresmi. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta kepada seluruh orang tua yang masih ragu memberikan vaksin kepada anaknya untuk dapat belajar dari kondisi pandemi Covid-19 yang ada di negara maju.

“Hanya sekadar mengingatkan kembali, Covid-19 baik Delta atau Omicron itu masih ada di Indonesia. Setiap hari, sekitar 200 orang masih terkena, di Jakarta meningkat, bahkan belasan meninggal,” tutur anggota Satgas Imunisasi IDAI Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp.A (K),MSi dalam siaran langsung IDAI bertajuk“ Vaksin Covid-19 pada Anak” yang diikuti di Jakarta, Selasa.

BacaJuga:

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

Menanggapi berartinya pemberian vaksin Covid-19 pada anak, Miko mengatakan, saat ini banyak orang tua yang membandingkan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia dengan negara-negara maju, seperti Amerika Serikat yang sudah membuka masker setelah divaksinasi. Sehingga, timbul keraguan apakah vaksin pada anak benar dibutuhkan.

Baca Juga: 34 Pasien Omicron di Indonesia Sembuh

Padahal bila diamati secara teliti, meskipun sudah divaksinasi, dengan membuka masker justru menimbulkan lonjakan kasus di negara maju itu. Dia mengatakan Amerika dapat memiliki 200 ribu hingga 400 ribu kasus baru per harinya. Sama dengan Inggris yang meningkat drastis menjadi 100 ribu kasus per hari.

Maksudnya, penularan dan lonjakan kasus masih terjadi di seluruh dunia, sehingga semua negara harus melakukan hal yang sama dalam menjalankan protokol kesehatan.

Baginya, meskipun kondisi sedang dalam keadaan terkendali, orang tua tetap harus melindungi anak-anaknya dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker dan menjalani vaksinasi. Hal tersebut dikarenakan akan lebih berbahaya bila anak-anak dan penduduk lanjut usia(lansia) terkena Covid-19.

“Jadi, kalau orang tua sudah melihat di tv, di Amerika sudah mulai bebas, justru itulah dampaknya. Jangan ikut-ikutan, kondisi kita sedang bagus-bagusnya. Kita harus pertahankan kerja keras kita semua, jadi tolong tetap pake masker di manapun,” tegas Miko.

Miko menegaskan untuk menjaga kondisi yang baik ini, diharapkan orang tua tidak perlu ragu lagi dalam memberikan anaknya vaksin Covid-19 yang disediakan pemerintah.

Ia menekankan vaksin sudah terbukti lebih banyak khasiatnya, juga diakui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sudah pula melalui sejumlah tahapan uji klinis. Bahkan, pada penelitian di China sebanyak 550 anak yang diberikan vaksin pada saat masa percobaan terbukti aman dan tidak terjadi apa- apa.

“Intinya, kalau vaksin yang sudah dipakai di banyak negara, kita sudah melalui uji klinik fase satu, 2 dan 3. Kemudian dipublikasikan di majalah internasional resmi dan diajukan ke BPOM untuk dikaji aman dan melindungi atau tidak. Akhirnya, dibolehkan oleh BPOM pada bulan Juni untuk usia 12-17 tahun, dilanjutkan bulan November 2021 untuk anak usia 6-11 tahun,” cakap dia. (mg4)

Tags: belajarcovid-19IDAInegara majuOrangtua

Berita Terkait.

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31
Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 
Nasional

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Senin, 27 Juli 2026 - 23:01
Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

Senin, 27 Juli 2026 - 22:45
Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi
Nasional

Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 - 22:32
Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026, Padukan Olahraga dan Edukasi Perawatan Kulit Kepala
Nasional

Uni Eropa Dukung 90 Mahasiswa Indonesia Lanjut Studi Magister Lewat Erasmus Mundus

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Nasional

Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2967 shares
    Share 1187 Tweet 742
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.