• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

IDAI Minta Orangtua Belajar dari Covid-19 di Negara Maju

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 4 Januari 2022 - 22:27
in Nasional
idai

Satgas Imunisasi IDAI Mei Neni Sitaresmi. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta kepada seluruh orang tua yang masih ragu memberikan vaksin kepada anaknya untuk dapat belajar dari kondisi pandemi Covid-19 yang ada di negara maju.

“Hanya sekadar mengingatkan kembali, Covid-19 baik Delta atau Omicron itu masih ada di Indonesia. Setiap hari, sekitar 200 orang masih terkena, di Jakarta meningkat, bahkan belasan meninggal,” tutur anggota Satgas Imunisasi IDAI Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp.A (K),MSi dalam siaran langsung IDAI bertajuk“ Vaksin Covid-19 pada Anak” yang diikuti di Jakarta, Selasa.

BacaJuga:

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Menanggapi berartinya pemberian vaksin Covid-19 pada anak, Miko mengatakan, saat ini banyak orang tua yang membandingkan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia dengan negara-negara maju, seperti Amerika Serikat yang sudah membuka masker setelah divaksinasi. Sehingga, timbul keraguan apakah vaksin pada anak benar dibutuhkan.

Baca Juga: 34 Pasien Omicron di Indonesia Sembuh

Padahal bila diamati secara teliti, meskipun sudah divaksinasi, dengan membuka masker justru menimbulkan lonjakan kasus di negara maju itu. Dia mengatakan Amerika dapat memiliki 200 ribu hingga 400 ribu kasus baru per harinya. Sama dengan Inggris yang meningkat drastis menjadi 100 ribu kasus per hari.

Maksudnya, penularan dan lonjakan kasus masih terjadi di seluruh dunia, sehingga semua negara harus melakukan hal yang sama dalam menjalankan protokol kesehatan.

Baginya, meskipun kondisi sedang dalam keadaan terkendali, orang tua tetap harus melindungi anak-anaknya dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker dan menjalani vaksinasi. Hal tersebut dikarenakan akan lebih berbahaya bila anak-anak dan penduduk lanjut usia(lansia) terkena Covid-19.

“Jadi, kalau orang tua sudah melihat di tv, di Amerika sudah mulai bebas, justru itulah dampaknya. Jangan ikut-ikutan, kondisi kita sedang bagus-bagusnya. Kita harus pertahankan kerja keras kita semua, jadi tolong tetap pake masker di manapun,” tegas Miko.

Miko menegaskan untuk menjaga kondisi yang baik ini, diharapkan orang tua tidak perlu ragu lagi dalam memberikan anaknya vaksin Covid-19 yang disediakan pemerintah.

Ia menekankan vaksin sudah terbukti lebih banyak khasiatnya, juga diakui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sudah pula melalui sejumlah tahapan uji klinis. Bahkan, pada penelitian di China sebanyak 550 anak yang diberikan vaksin pada saat masa percobaan terbukti aman dan tidak terjadi apa- apa.

“Intinya, kalau vaksin yang sudah dipakai di banyak negara, kita sudah melalui uji klinik fase satu, 2 dan 3. Kemudian dipublikasikan di majalah internasional resmi dan diajukan ke BPOM untuk dikaji aman dan melindungi atau tidak. Akhirnya, dibolehkan oleh BPOM pada bulan Juni untuk usia 12-17 tahun, dilanjutkan bulan November 2021 untuk anak usia 6-11 tahun,” cakap dia. (mg4)

Tags: belajarcovid-19IDAInegara majuOrangtua

Berita Terkait.

ABK
Nasional

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:01
Jemaah-Haji
Nasional

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 25 April 2026 - 21:00
KPK
Nasional

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09
Menkop
Nasional

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26
Mendikdasmen
Nasional

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 17:06
Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Nasional

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 16:05

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1349 shares
    Share 540 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.