• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Peneliti BRIN Ungkap Sengkarut Permasalahan di Provinsi Banten

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 30 Desember 2021 - 17:11
in Nusantara
BRIN

Peneliti BRIN, Lili Romli

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang sudah berumur 21 tahun masih memiliki sengkarut permasalahan serius yang berdampak pada pembangunan daerah.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli mengatakan, masih terdapat permasalahan yang menerpa Provinsi Banten. Ada beberapa aspek strategis yang belum mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM).

BacaJuga:

Buntut Demo di Kaltim, Sekjen Golkar Minta Kader Peka Kondisi Rakyat

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Rangkasbitung di Banten Pagi Ini

Elegan Tanpa Konfrontasi, Gibran Dinilai Kian Matang Bermain Komunikasi

Salah satunya adalah tentang birokrasi. Masih terdapat kepala dinas yang masih jadi Pelaksana Tugas (Plt), seolah sudah tidak ada lagi orang yang mumpuni memimpin instansi.

Baca Juga : Konflik Buruh dan Gubernur Banten, Rektor Untirta Bilang Begini

“Banyak OPD yang kosong, mengisi yang satu, tapi yang satu kosong. Sekda juga mengundurkan diri dan sekarang Plt. Ini harus dilakukan pembenahan nanti oleh Pj (Penjabat) Gubernur Banten karena kewenangannya sama,” katanya di diskusi evaluasi akhir tahun Pemprov Banten, Kamis (30/12/2021).

Kemudian, indikator target pembangunan dalam RPJMD belum terealisasi. Contoh angka pengangguran masih tinggi 8,98 persen, padahal target di RPJMD 7,8 persen.

“Persoalan tiap tahun ini sangat besar, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon penyumbang terbesar (pengangguran). Ini banyak industri tapi tingkat penganggurannya tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga : Belum Ada Izin Open Bidding Sekda, Pemprov Bakal Perpanjang Muhtarom?

Hal itu berbanding terbalik dari jumlah industri di Kabupaten Tangerang 1.031, di Serang itu 236, Kota Cilegon 86. Dari jumlah industri 2.420 di Banten, mestinya bisa menyerap tenaga kerja.

“Tapi di sekolah SMK atau Perguruan Tinggi belum link and match, ini harus dievaluasi. Tempat latiah di BLK (Balai Latihan Kerja) juga belum link and match dengan industri. Pengangguran PR terbesar yang harus diselesaikan,” ucapnya.

Kemudian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) belum tercapai di RPJMD meskipun mengalami kenaikan. Padahal membentuk provinsi alasannya selalu tertinggal secara ekonomi, terbelakang secara pendidikan, tapi IPM lambat naiknya.

“Pembenahan SDM (Sumber Daya Manusia) penting sekali, pengangguran berkolerasi dengan pendidikan. Zaman kolonial, Banten terisolir karena persoalan pendidikan,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti soal kemiskinan di Banten yang belum tercapai target sesuai RPJMD).

“Kemiskinan targetnya 4,74 persen, tapi angka kemiskian masih 6,6 persen. Kemiskinan kita di pandmei ini bisa jadi meningkat. Memang ada BLT (Bantuan Langsung Tunai) tapi belum mencapai sasaran kebijakan ini,” jelasnya. (son)

Tags: BantenBRINPemprov BantenProvinsi Banten

Berita Terkait.

Buntut Demo di Kaltim, Sekjen Golkar Minta Kader Peka Kondisi Rakyat
Nusantara

Buntut Demo di Kaltim, Sekjen Golkar Minta Kader Peka Kondisi Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 - 09:05
Gempa Bumi Dangkal Getarkan Rangkasbitung di Banten Pagi Ini
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Rangkasbitung di Banten Pagi Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31
gibran
Nusantara

Elegan Tanpa Konfrontasi, Gibran Dinilai Kian Matang Bermain Komunikasi

Jumat, 24 April 2026 - 18:08
gadai
Nusantara

PT Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Jumat, 24 April 2026 - 17:17
Minuman
Nusantara

Bea Cukai dan Satpol PP Tindak Puluhan Botol Minuman Beralkohol Ilegal dalam Gudang PJT di Aceh Besar

Jumat, 24 April 2026 - 14:14
Wawan-Gunawan
Nusantara

Pemprov Banten Harap Aglomerasi Jabodetabekpunjur Dapat Perkuat Kerja sama Pembangunan

Jumat, 24 April 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.