• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Budidaya Ikan Nila di Danau Toba Harus Dipertahankan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 21 Desember 2021 - 18:13
in Nusantara
illustrasi - budidaya ikan

illustrasi - budidaya ikan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti dari IPB University mengatakan bahwa budidaya ikan nila melalui keramba jaring apung( KJA) yang ada di Danau Toba harus dipertahankan kendatipun pemerintah telah menetapkan Kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata internasional.

Ketua Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat(LPPM) IPB University Prof Manuntun Parulian Hutagaol dalam webinar yang diselenggarakan oleh Pataka bertajuk”Masyarakat, Ekonomi, dan Lingkungan Kawasan Danau Toba” yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa KJA budidaya ikan nila di Danau Toba sudah ada lebih dari 20 tahun lalu dan berkontribusi besar terhadap perekonomian di wilayah tersebut.

BacaJuga:

Sinergi Bea Cukai Banjarmasin, TNI, dan Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Angkutan Pelajar Gratis Magelang: Terbantu, tapi Armada Kelebihan Muatan

Kantah Tangsel Pangkas Waktu Balik Nama Sertifikat Jadi 10 Hari Kerja Mulai 17 Agustus

Parulian mengatakan omzet dari industri KJA budidaya ikan nila di kawasan Danau Toba bisa mencapai Rp5 triliun per tahun. Selain itu, adanya KJA yang dikelola oleh masyarakat maupun pihak swasta juga berdampak pada perekonomian warga sekitar seperti warung-warung makan.

Baca Juga : Budidaya Ikan Sistem KJA Sukses Majukan Wilayah dan Masyarakat Danau Toba

“KJA ini 40 persen sampai 50 persennya adalah KJA masyarakat yang melibatkan puluhan ribu masyarakat. Artinya ini memberikan pendapatan, menciptakan lapangan kerja, bahkan sampai industri pendukungnya di warung makan,” kata Parulian.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/213/KPTS/2017 tentang Daya Dukung dan Daya Tampung Danau Toba, serta Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/209/KPTS/2017 mengenai Status Trofik Danau Toba. SK itu dikeluarkan guna mendukung program pariwisata super prioritas di kawasan Danau Toba.

Surat keputusan tersebut mengatakan daya dukung Danau Toba untuk KJA menjadi 10. 000 ton ikan per tahun, dengan tujuan agar kualitas air yang terkontaminasi dapat teratasi. Padahal hasil penelitian tahun 2017 hingga 2018 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan daya dukung Danau Toba bisa menghasilkan sekitar 45 ribu hingga 65 ribu ikan nila per tahun.

Selain itu Parulian juga mengatakan bahwa ekspor ikan nila ini juga menyumbang devisa yang cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik(BPS) tahun 2021, volume ekspor ikan nila pada 2020 bisa mencapai 12 ribu ton lebih dengan nilai ekspor mencapai Rp1,5 triliun per tahun, dan Sumatera Utara menjadi wilayah yang melakukan ekspor paling besar secara nasional.

Parulian bersama tim dari IPB University melakukan penelitian mengenai sumber cemaran pada Danau Toba yang mengatakan bahwa KJA bukan satu-satunya sumber cemaran pada Danau Toba. Oleh karena itu membatasi atau bahkan menutup KJA budidaya ikan nila di Danau Toba dinilai sebagai langkah yang tidak tepat untuk mengurangi cemaran di Danau Toba. (mg4)

Tags: budidaya ikan nilaDanau Tobaipb university

Berita Terkait.

Petugas-BC
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Banjarmasin, TNI, dan Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:14
Angkutan
Nusantara

Angkutan Pelajar Gratis Magelang: Terbantu, tapi Armada Kelebihan Muatan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:04
Seto
Nusantara

Kantah Tangsel Pangkas Waktu Balik Nama Sertifikat Jadi 10 Hari Kerja Mulai 17 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:42
Andra-Soni
Nusantara

Bukan Idulfitri, Tradisi Sebulan Penuh Warga Cibaliung Ini Bikin Gubernur Banten Melongo!

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:21
Gempa-Kaltim
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,3 Hantam Tenggara Berau di Kalimantan Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:20
soni
Nusantara

Tinjau Jalan Rusak di Pandeglang, Andra Soni: Oktober 2026 Pembangunan Dimulai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:01

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.